<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Program Beli Kreatif Danau Toba Pacu Produk UMKM Tembus Pasar Global</title><description>Angela Tanoesoedibjo berharap program Beli Kreatif Danau Toba berdampak positif terhadap ekonomi kreatif dan UMKM lokal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/20/455/2365455/program-beli-kreatif-danau-toba-pacu-produk-umkm-tembus-pasar-global</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/20/455/2365455/program-beli-kreatif-danau-toba-pacu-produk-umkm-tembus-pasar-global"/><item><title>Program Beli Kreatif Danau Toba Pacu Produk UMKM Tembus Pasar Global</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/20/455/2365455/program-beli-kreatif-danau-toba-pacu-produk-umkm-tembus-pasar-global</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/20/455/2365455/program-beli-kreatif-danau-toba-pacu-produk-umkm-tembus-pasar-global</guid><pubDate>Sabtu 20 Februari 2021 16:44 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdi Rantung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/20/455/2365455/program-beli-kreatif-danau-toba-pacu-produk-umkm-tembus-pasar-global-Icke4xSdAs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wamenparekraf Angela (Foto: Kemenparekraf)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/20/455/2365455/program-beli-kreatif-danau-toba-pacu-produk-umkm-tembus-pasar-global-Icke4xSdAs.jpg</image><title>Wamenparekraf Angela (Foto: Kemenparekraf)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo berharap program Beli Kreatif Danau Toba berdampak positif terhadap ekonomi kreatif dan UMKM lokal. Dia ingin program ini bisa meningkatkan omset pelaku UMKM hingga pasar internasional.
&quot;Saya berharap, program beli kreatif danau Toba ini dapat meningkatkan omzet pelaku UMKM, menambah penyerapan tenaga kerja dan pada akhirnya para peserta mampu menembus pasar internasional,&quot; katanya dalam sambutannya yang disampaikan Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf, M. Neil El Himam, Sabtu (20/2/2021).
Baca Juga: Beli Kreatif Danau Toba, Omzet UMKM Bakal Naik
 
Melalui program ini,  para pelaku UMKM akan diberikan berbagai pelatihan. Mulai dari perluasan akses pasar melalui digital, optimalisasi transaksi,  hibah desain hingga bedah gerai.
&amp;ldquo;Berbagai program secara online maupun offline yang akan diadakan sepanjang tahun 2021,&quot; ujarnya.
Baca Juga: Jokowi: Beli Kreatif Danau Toba, Waktunya Pariwisata Tumbuh Bersama Ekonomi Kreatif
 
Saat ini sudah  500 peserta UMKM artisanal di Sumatera Utara, telah berpartisipasi dalam program pre-launching dan grand launching. Kemenparekraf menargetkan program beli kreatif danau Toba ini dapat di ikuti oleh 5700 peserta.
&quot;Program beli kreatif danau Toba dirancang dengan harapan dapat mendorong pelaku ekonomi kreatif di danau Toba. Sehingga pada akhirnya juga turut membantu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19,&quot; tandasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMi8xOS8yMC8xMjkxODAvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif  Kemenparekraf, M. Neil El Himam mengatakan bahwa sejak diluncurkan pada  14 mei 2020 lalu,  transformasi digital para pelaku ekonomi kreatif UMKM  telah mencapai target.
&quot;Kami waktu itu ditargetkan oleh pak Presiden pada tahun 2020 itu  menambah 2 juta dari 8 juta jadi 10 juta pada akhir tahun 2020, atas  perintah dan arahan Pak Luhut,&quot; ungkapnya.
Namun, lanjut Neil, selain transformasi digital,   pemerintah juga  menargetkan peningkatan transaksi oleh pelaku UMKM. Diharapkan dengan  adanya program ini transaksi UMKM dapat tumbuh.
&quot; Saya berharap program beli kreatif Danau Toba ini dapat menjadi  ruang dan peluang untuk menjadi bagian dari program pemulihan ekonomi  nasional dan tingkatan konsumsi produk domestik dan juga UMKM di Danau  Toba dalam bertransformasi digital agar dapat bersaing baik di pasar  nasional maupun di pasar global,&quot; tutup Neil.
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo berharap program Beli Kreatif Danau Toba berdampak positif terhadap ekonomi kreatif dan UMKM lokal. Dia ingin program ini bisa meningkatkan omset pelaku UMKM hingga pasar internasional.
&quot;Saya berharap, program beli kreatif danau Toba ini dapat meningkatkan omzet pelaku UMKM, menambah penyerapan tenaga kerja dan pada akhirnya para peserta mampu menembus pasar internasional,&quot; katanya dalam sambutannya yang disampaikan Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf, M. Neil El Himam, Sabtu (20/2/2021).
Baca Juga: Beli Kreatif Danau Toba, Omzet UMKM Bakal Naik
 
Melalui program ini,  para pelaku UMKM akan diberikan berbagai pelatihan. Mulai dari perluasan akses pasar melalui digital, optimalisasi transaksi,  hibah desain hingga bedah gerai.
&amp;ldquo;Berbagai program secara online maupun offline yang akan diadakan sepanjang tahun 2021,&quot; ujarnya.
Baca Juga: Jokowi: Beli Kreatif Danau Toba, Waktunya Pariwisata Tumbuh Bersama Ekonomi Kreatif
 
Saat ini sudah  500 peserta UMKM artisanal di Sumatera Utara, telah berpartisipasi dalam program pre-launching dan grand launching. Kemenparekraf menargetkan program beli kreatif danau Toba ini dapat di ikuti oleh 5700 peserta.
&quot;Program beli kreatif danau Toba dirancang dengan harapan dapat mendorong pelaku ekonomi kreatif di danau Toba. Sehingga pada akhirnya juga turut membantu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19,&quot; tandasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMi8xOS8yMC8xMjkxODAvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif  Kemenparekraf, M. Neil El Himam mengatakan bahwa sejak diluncurkan pada  14 mei 2020 lalu,  transformasi digital para pelaku ekonomi kreatif UMKM  telah mencapai target.
&quot;Kami waktu itu ditargetkan oleh pak Presiden pada tahun 2020 itu  menambah 2 juta dari 8 juta jadi 10 juta pada akhir tahun 2020, atas  perintah dan arahan Pak Luhut,&quot; ungkapnya.
Namun, lanjut Neil, selain transformasi digital,   pemerintah juga  menargetkan peningkatan transaksi oleh pelaku UMKM. Diharapkan dengan  adanya program ini transaksi UMKM dapat tumbuh.
&quot; Saya berharap program beli kreatif Danau Toba ini dapat menjadi  ruang dan peluang untuk menjadi bagian dari program pemulihan ekonomi  nasional dan tingkatan konsumsi produk domestik dan juga UMKM di Danau  Toba dalam bertransformasi digital agar dapat bersaing baik di pasar  nasional maupun di pasar global,&quot; tutup Neil.
</content:encoded></item></channel></rss>
