<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ternyata Lahan Sawah Mulai Menipis sejak 1990</title><description>Lahan sawah di Indonesia setiap tahunnya terus berkurang</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/22/320/2366221/ternyata-lahan-sawah-mulai-menipis-sejak-1990</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/22/320/2366221/ternyata-lahan-sawah-mulai-menipis-sejak-1990"/><item><title>Ternyata Lahan Sawah Mulai Menipis sejak 1990</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/22/320/2366221/ternyata-lahan-sawah-mulai-menipis-sejak-1990</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/22/320/2366221/ternyata-lahan-sawah-mulai-menipis-sejak-1990</guid><pubDate>Senin 22 Februari 2021 13:59 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/22/320/2366221/ternyata-lahan-sawah-mulai-menipis-sejak-1990-xTJQ1OE5oN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alih Fungsi Lahan Pertanian. (Foto: Okezone.com/Kementan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/22/320/2366221/ternyata-lahan-sawah-mulai-menipis-sejak-1990-xTJQ1OE5oN.jpg</image><title>Alih Fungsi Lahan Pertanian. (Foto: Okezone.com/Kementan)</title></images><description>JAKARTA - Lahan sawah di Indonesia setiap tahunnya terus berkurang. Ada sekitar 90.000 lahan persawahan yang mengalami alih fungsi.
Direktur Pengendalian Hak Tanah, Alih Fungsi Lahan, Kepulauan dan Wilayah Tertentu Kementerian ATR/BPN Asnawati mengatakan, alih fungsi lahan persawahan tak hanya terjadi pada hari ini saja. Akan tetapi kejadian alih fungsi lahan sudah terjadi sejak 1990 hingga 2018 yang lalu.
Baca Juga:&amp;nbsp;Gawat Nih! Indonesia Kehilangan 90.000 Hektare Sawah Tiap Tahun
&amp;ldquo;Mulai dari 1990 sampai 2018, alih fungsi lahan sawah terus terjadi,&amp;rdquo; ujarnya dalam acara Webinar PPTR Expo, Senin (22/2/2021).
Atas dasar itu pula, pemerintah mulai melakukan pengendalian alih fungsi lahan persawahan. Setidaknya ada tiga skenario yang telah disiapkan untuk mengurangi atau bahkan memutus alih fungsi lahan persawahan.
&amp;ldquo;Oleh karena itu ada tiga skenario yang akan terjadi,&amp;rdquo; ucapnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sektor Pertanian Jadi Lokomotif Ekonomi RI di Tengah Pandemi Covid-19
Skenarioa pertama adalah tanpa intervensi yang menyebabkan lahan sawah terus berkurang. Kemudian yang kedua adaah kebertahanan dan yang ketiga adalah keberpihakan pemerintah terhadap ketahanan pangan.
&amp;ldquo;Pertama adalah skenario tanpa intervensi yang menyebabkan lahan sawah terus berkurang dengan laju yang cukup besar. Kebertahanan dan yang paling atas keberpihakan pemerintah twrhadap ketahan pangan,&amp;rdquo; jelasnya.Asnawati pun menjelaskan kondisi terkini dari lahan pertanian yang ada di Indonesia. Dari lahan pertanian yang ada jumlah terbesar merupakan komoditas padi-padian dengan presentase 65,76%.
&amp;ldquo;Sementara dari kebutuhan padi inilah momentum pengendalian alih fugnsi lahan sawah,&amp;rdquo; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Lahan sawah di Indonesia setiap tahunnya terus berkurang. Ada sekitar 90.000 lahan persawahan yang mengalami alih fungsi.
Direktur Pengendalian Hak Tanah, Alih Fungsi Lahan, Kepulauan dan Wilayah Tertentu Kementerian ATR/BPN Asnawati mengatakan, alih fungsi lahan persawahan tak hanya terjadi pada hari ini saja. Akan tetapi kejadian alih fungsi lahan sudah terjadi sejak 1990 hingga 2018 yang lalu.
Baca Juga:&amp;nbsp;Gawat Nih! Indonesia Kehilangan 90.000 Hektare Sawah Tiap Tahun
&amp;ldquo;Mulai dari 1990 sampai 2018, alih fungsi lahan sawah terus terjadi,&amp;rdquo; ujarnya dalam acara Webinar PPTR Expo, Senin (22/2/2021).
Atas dasar itu pula, pemerintah mulai melakukan pengendalian alih fungsi lahan persawahan. Setidaknya ada tiga skenario yang telah disiapkan untuk mengurangi atau bahkan memutus alih fungsi lahan persawahan.
&amp;ldquo;Oleh karena itu ada tiga skenario yang akan terjadi,&amp;rdquo; ucapnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sektor Pertanian Jadi Lokomotif Ekonomi RI di Tengah Pandemi Covid-19
Skenarioa pertama adalah tanpa intervensi yang menyebabkan lahan sawah terus berkurang. Kemudian yang kedua adaah kebertahanan dan yang ketiga adalah keberpihakan pemerintah terhadap ketahanan pangan.
&amp;ldquo;Pertama adalah skenario tanpa intervensi yang menyebabkan lahan sawah terus berkurang dengan laju yang cukup besar. Kebertahanan dan yang paling atas keberpihakan pemerintah twrhadap ketahan pangan,&amp;rdquo; jelasnya.Asnawati pun menjelaskan kondisi terkini dari lahan pertanian yang ada di Indonesia. Dari lahan pertanian yang ada jumlah terbesar merupakan komoditas padi-padian dengan presentase 65,76%.
&amp;ldquo;Sementara dari kebutuhan padi inilah momentum pengendalian alih fugnsi lahan sawah,&amp;rdquo; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
