<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jumlah Investor Pasar Modal Naik, Generasi Milenial dan Z Mendominasi</title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebut bahwa generasi milenial dan generasi  Z sebagai pendorong kebangkitan investor saham domestik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/23/278/2367106/jumlah-investor-pasar-modal-naik-generasi-milenial-dan-z-mendominasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/23/278/2367106/jumlah-investor-pasar-modal-naik-generasi-milenial-dan-z-mendominasi"/><item><title>Jumlah Investor Pasar Modal Naik, Generasi Milenial dan Z Mendominasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/23/278/2367106/jumlah-investor-pasar-modal-naik-generasi-milenial-dan-z-mendominasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/23/278/2367106/jumlah-investor-pasar-modal-naik-generasi-milenial-dan-z-mendominasi</guid><pubDate>Selasa 23 Februari 2021 19:41 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/23/278/2367106/jumlah-investor-pasar-modal-naik-generasi-milenial-dan-z-mendominasi-DBbTAuSzr5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">saham (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/23/278/2367106/jumlah-investor-pasar-modal-naik-generasi-milenial-dan-z-mendominasi-DBbTAuSzr5.jpg</image><title>saham (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebut bahwa generasi milenial dan generasi Z sebagai pendorong kebangkitan investor saham domestik. Pertumbuhan investor dalam tiga tahun terakhir datang dari investor berusia muda.

Direktur Pengembangan BEI, Hasan Fawzi mengatakan, pertumbuhan terbesar ada dari investor di bawah usia 25 tahun, kemudian pertumbuhan tertinggi berikutnya adalah investor di antara 26 sampai 30 tahun, berikutnya investor dengan usia 31-40 tahun dan terakhir investor di atas 40 tahun.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Pahami Risiko Investasi, Sebelum Membeli Saham
&quot;Jadi, semua segmen investor ini mengalami kenaikan tapi tingkat percepatan pertumbuhan sekarang jauh lebih didominasi oleh investor generasi Z kita yang di bawah usia 25 tahun, diikuti investor milenial. Sehingga secara total jumlah investor muda kita di bawah usia 40 tahun sekarang sama dengan 70 persen dari total investor saham yang ada di Indonesia itu angkanya mencapai hampir 1,4 juta investor,&quot; ujar Hasan dalam acara Edukasi Wartawan BEI, Selasa (23/2/2021).

Hasan menambahkan, menurut data BEI per Januari 2021 masih mencatatkan tren yang sama, dimana jumlah investor baru di tahun ini 50,7 persennya datang dari segmen usia 18 sampai 25 tahun.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Pas untuk Akhir Pekan, Ini Rekomendasi 3 Bacaan Asik Cerdas Berinvestasi dari MNC Sekuritas
&quot;Jadi, biasanya memang terus menunjukkan bagaimana para milenial kita para generasi Z kita yang kemudian terus masuk ke pasar modal dan terus bergabung menjadi investor baru atau investor pemula kita,&quot; kata dia.Dia menyebut, generasi milenial dan Z memang sangat cocok dengan  ekosistem, kemudahan dan kenyamanan yang ditawarkan BEI untuk  berinvestasi di pasar modal. Sebab, di pasar modal Indonesia banyak  sekali berita-berita terkini yang terus muncul dan sangat diminati oleh  para milenial dan generasi Z untuk terus mengikuti perkembangan dari  waktu ke waktu.

Kemudian, transaksi di pasar modal Indonesia bahkan jauh sebelum  pandemi Covid-19 telah mengadopsi transaksi secara online. Penggunaan  teknologi smartphone betul-betul dekat dengan para milenial dan generasi  Z dan seperti melatih perencanaan keuangan, berorientasi keuntungan  juga saat ini dekat dengan karakter milenial yang merupakan kelompok  dengan goal and achievement oriented mereka betul-betul pingin mencapai  suatu tujuan yang ditentukan spesifik.

&quot;Ini semua yang kita rasa menjadi tren yang menggembirakan dan tentu  kami di Bursa jadi punya PR untuk terus-menerus harus menyesuaikan dari  waktu ke waktu cara-cara melakukan literasi edukasi agar tidak  ketinggalan dengan tren pertumbuhan generasi usia muda ini dalam konteks  investor baru sehingga kami tentu menyesuaikan strategi dan media yang  digunakan untuk melakukan edukasi kepada mereka,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebut bahwa generasi milenial dan generasi Z sebagai pendorong kebangkitan investor saham domestik. Pertumbuhan investor dalam tiga tahun terakhir datang dari investor berusia muda.

Direktur Pengembangan BEI, Hasan Fawzi mengatakan, pertumbuhan terbesar ada dari investor di bawah usia 25 tahun, kemudian pertumbuhan tertinggi berikutnya adalah investor di antara 26 sampai 30 tahun, berikutnya investor dengan usia 31-40 tahun dan terakhir investor di atas 40 tahun.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Pahami Risiko Investasi, Sebelum Membeli Saham
&quot;Jadi, semua segmen investor ini mengalami kenaikan tapi tingkat percepatan pertumbuhan sekarang jauh lebih didominasi oleh investor generasi Z kita yang di bawah usia 25 tahun, diikuti investor milenial. Sehingga secara total jumlah investor muda kita di bawah usia 40 tahun sekarang sama dengan 70 persen dari total investor saham yang ada di Indonesia itu angkanya mencapai hampir 1,4 juta investor,&quot; ujar Hasan dalam acara Edukasi Wartawan BEI, Selasa (23/2/2021).

Hasan menambahkan, menurut data BEI per Januari 2021 masih mencatatkan tren yang sama, dimana jumlah investor baru di tahun ini 50,7 persennya datang dari segmen usia 18 sampai 25 tahun.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Pas untuk Akhir Pekan, Ini Rekomendasi 3 Bacaan Asik Cerdas Berinvestasi dari MNC Sekuritas
&quot;Jadi, biasanya memang terus menunjukkan bagaimana para milenial kita para generasi Z kita yang kemudian terus masuk ke pasar modal dan terus bergabung menjadi investor baru atau investor pemula kita,&quot; kata dia.Dia menyebut, generasi milenial dan Z memang sangat cocok dengan  ekosistem, kemudahan dan kenyamanan yang ditawarkan BEI untuk  berinvestasi di pasar modal. Sebab, di pasar modal Indonesia banyak  sekali berita-berita terkini yang terus muncul dan sangat diminati oleh  para milenial dan generasi Z untuk terus mengikuti perkembangan dari  waktu ke waktu.

Kemudian, transaksi di pasar modal Indonesia bahkan jauh sebelum  pandemi Covid-19 telah mengadopsi transaksi secara online. Penggunaan  teknologi smartphone betul-betul dekat dengan para milenial dan generasi  Z dan seperti melatih perencanaan keuangan, berorientasi keuntungan  juga saat ini dekat dengan karakter milenial yang merupakan kelompok  dengan goal and achievement oriented mereka betul-betul pingin mencapai  suatu tujuan yang ditentukan spesifik.

&quot;Ini semua yang kita rasa menjadi tren yang menggembirakan dan tentu  kami di Bursa jadi punya PR untuk terus-menerus harus menyesuaikan dari  waktu ke waktu cara-cara melakukan literasi edukasi agar tidak  ketinggalan dengan tren pertumbuhan generasi usia muda ini dalam konteks  investor baru sehingga kami tentu menyesuaikan strategi dan media yang  digunakan untuk melakukan edukasi kepada mereka,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
