<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kawasan Rebana Metropolitan Bakal Serap 4,39 Juta Tenaga Kerja</title><description>Bandara Kertajati atau Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB)  diharapkan bisa menjadi salah satu penunjang perekonomian Jawa Barat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/24/470/2367426/kawasan-rebana-metropolitan-bakal-serap-4-39-juta-tenaga-kerja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/24/470/2367426/kawasan-rebana-metropolitan-bakal-serap-4-39-juta-tenaga-kerja"/><item><title>Kawasan Rebana Metropolitan Bakal Serap 4,39 Juta Tenaga Kerja</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/24/470/2367426/kawasan-rebana-metropolitan-bakal-serap-4-39-juta-tenaga-kerja</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/24/470/2367426/kawasan-rebana-metropolitan-bakal-serap-4-39-juta-tenaga-kerja</guid><pubDate>Rabu 24 Februari 2021 12:03 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/24/470/2367426/kawasan-rebana-metropolitan-bakal-serap-4-39-juta-tenaga-kerja-EScZVTTdjC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Perkotaan (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/24/470/2367426/kawasan-rebana-metropolitan-bakal-serap-4-39-juta-tenaga-kerja-EScZVTTdjC.jpg</image><title>Ilustrasi Perkotaan (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Bandara Kertajati atau Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) diharapkan bisa menjadi salah satu penunjang perekonomian Jawa Barat. Apalagi pemerintah Jawa Barat juga berencana untuk membentuk kawasan metropolitan rebana di daerah sekitar Kertajati, Majalengka.
Gubernur Provinsi Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, Bandara Kertajati bisa menjadi salah satu unsur penunjang dari terbentuknya tata ruang terintegrasi metropolitan rebana. Adapun kawasan ini akan mengusung konsep live, work and play.
Baca Juga: Miliki Udara Bersih dan Penduduk Panjang Umur, Ini Kota-Kota Tersehat di Dunia
 
Metropolitan baru Jawa Barat ini pada tahun 2030 diprediksi dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 4,39 juta. Tak hanya itu, kawasan metropolitan baru ini juga diperkirakan bisa mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi menjadi sebesar 6,83% serta laju investasi sebesar 6,07%.
Apalagi, saat ini juga Bandara Kertajati yang ada di kawasan tersebut sudah memiliki layanan kargo yang dibuka oleh maskapai penerbangan Garuda Indonesia  dengan rute Kertajati-Batam. Pria yang kerap disapa Kang Emil itu berharap, adanya kawasan metropolitan dan fasilitas penunjangnya bisa berperan dalam pemulihan ekonomi daerah.
Baca Juga: Daftar Negara dengan Anggaran Kesehatan Terbesar Dunia, Ada Rp47,8 Kuadriliun
 
&amp;ldquo;Pada kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih kepada tim pemulihan ekonomi daerah khususnya dari sub divisi transportasi dan logistik, Dirut PT. Kawan Sinergi Berkarya, para pengusaha transportasi dan kargo serta kepada Dirut Garuda yang telah berkolaborasi untuk upaya pemulihan ekonomi daerah,&amp;rdquo; ujarnya dalam keterangannya, Rabu (25/2/2021).
Asal tahu saja, maskapai milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) resmi membuka layanan penerbangan kargo di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) atau yang lebih dikenal Bandara Kertajati. Rute layanan kargo yang dibuka adalah dari Bandara BIJB menuju Bandara Hang Nadim, Batam lewat layanan penerbangan charter.Penerbangan charter perdana tersebut mengangkut komoditas unggulan  serta produk UMKM Provinsi Jawa Barat. Di mana penerbangan tersebut   dilayani dengan menggunakan armada Boeing 737-800 yang memiliki  kapasitas daya angkut hingga 10 ton.
&amp;ldquo;Saya berharap para pelaku usaha domestik dan ekspor impor yang  berlokasi di provinsi Jawa Barat maupun provinsi lainnya di pulau Jawa  dapat memanfaatkan pelayanan penerbangan kargo melalui Bandara  Interansional Kertajati,&amp;rdquo; kata Ridwan Kamil
Sementara itu, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra  mengatakan, pembukaan layanan kargo ini juga sejalan dengan komitmen  kerja sama yang terjalin antara Garuda Indonesia dan Pemerintah Provinsi  Jawa Barat untuk mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi Jawa Barat.  Tak hanya itu, langkah ini juga guna mendukung target Jawa Barat untuk  menjadikan Bandara Kertajati sebagai pusat logistik nasional melalui  pengoperasian layanan penerbangan charter khusus kargo tersebut.
&amp;ldquo;Tentunya kami optimistis pengoperasian penerbangan kargo dari  Bandara Kertajati dapat menjadi momentum tersendiri dalam menunjang  pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat melalui layanan penerbangan langsung  dengan waktu dan jarak yang lebih singkat dengan cost logistik yang  lebih kompetitif,&amp;rdquo; jelas Irfan.</description><content:encoded>JAKARTA - Bandara Kertajati atau Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) diharapkan bisa menjadi salah satu penunjang perekonomian Jawa Barat. Apalagi pemerintah Jawa Barat juga berencana untuk membentuk kawasan metropolitan rebana di daerah sekitar Kertajati, Majalengka.
Gubernur Provinsi Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, Bandara Kertajati bisa menjadi salah satu unsur penunjang dari terbentuknya tata ruang terintegrasi metropolitan rebana. Adapun kawasan ini akan mengusung konsep live, work and play.
Baca Juga: Miliki Udara Bersih dan Penduduk Panjang Umur, Ini Kota-Kota Tersehat di Dunia
 
Metropolitan baru Jawa Barat ini pada tahun 2030 diprediksi dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 4,39 juta. Tak hanya itu, kawasan metropolitan baru ini juga diperkirakan bisa mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi menjadi sebesar 6,83% serta laju investasi sebesar 6,07%.
Apalagi, saat ini juga Bandara Kertajati yang ada di kawasan tersebut sudah memiliki layanan kargo yang dibuka oleh maskapai penerbangan Garuda Indonesia  dengan rute Kertajati-Batam. Pria yang kerap disapa Kang Emil itu berharap, adanya kawasan metropolitan dan fasilitas penunjangnya bisa berperan dalam pemulihan ekonomi daerah.
Baca Juga: Daftar Negara dengan Anggaran Kesehatan Terbesar Dunia, Ada Rp47,8 Kuadriliun
 
&amp;ldquo;Pada kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih kepada tim pemulihan ekonomi daerah khususnya dari sub divisi transportasi dan logistik, Dirut PT. Kawan Sinergi Berkarya, para pengusaha transportasi dan kargo serta kepada Dirut Garuda yang telah berkolaborasi untuk upaya pemulihan ekonomi daerah,&amp;rdquo; ujarnya dalam keterangannya, Rabu (25/2/2021).
Asal tahu saja, maskapai milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) resmi membuka layanan penerbangan kargo di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) atau yang lebih dikenal Bandara Kertajati. Rute layanan kargo yang dibuka adalah dari Bandara BIJB menuju Bandara Hang Nadim, Batam lewat layanan penerbangan charter.Penerbangan charter perdana tersebut mengangkut komoditas unggulan  serta produk UMKM Provinsi Jawa Barat. Di mana penerbangan tersebut   dilayani dengan menggunakan armada Boeing 737-800 yang memiliki  kapasitas daya angkut hingga 10 ton.
&amp;ldquo;Saya berharap para pelaku usaha domestik dan ekspor impor yang  berlokasi di provinsi Jawa Barat maupun provinsi lainnya di pulau Jawa  dapat memanfaatkan pelayanan penerbangan kargo melalui Bandara  Interansional Kertajati,&amp;rdquo; kata Ridwan Kamil
Sementara itu, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra  mengatakan, pembukaan layanan kargo ini juga sejalan dengan komitmen  kerja sama yang terjalin antara Garuda Indonesia dan Pemerintah Provinsi  Jawa Barat untuk mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi Jawa Barat.  Tak hanya itu, langkah ini juga guna mendukung target Jawa Barat untuk  menjadikan Bandara Kertajati sebagai pusat logistik nasional melalui  pengoperasian layanan penerbangan charter khusus kargo tersebut.
&amp;ldquo;Tentunya kami optimistis pengoperasian penerbangan kargo dari  Bandara Kertajati dapat menjadi momentum tersendiri dalam menunjang  pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat melalui layanan penerbangan langsung  dengan waktu dan jarak yang lebih singkat dengan cost logistik yang  lebih kompetitif,&amp;rdquo; jelas Irfan.</content:encoded></item></channel></rss>
