<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BSI Biayai Proyek Jalintim Sumsel, Wapres: Kepercayaan Makin Besar</title><description>Bank Syariah Indonesia (BSI) mditunjuk sebagai Mandated Lead Arranger  (MLA) dalam pembiayaan sindikasi PT Jalintim Adhi Abipraya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/25/320/2368154/bsi-biayai-proyek-jalintim-sumsel-wapres-kepercayaan-makin-besar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/25/320/2368154/bsi-biayai-proyek-jalintim-sumsel-wapres-kepercayaan-makin-besar"/><item><title>BSI Biayai Proyek Jalintim Sumsel, Wapres: Kepercayaan Makin Besar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/25/320/2368154/bsi-biayai-proyek-jalintim-sumsel-wapres-kepercayaan-makin-besar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/25/320/2368154/bsi-biayai-proyek-jalintim-sumsel-wapres-kepercayaan-makin-besar</guid><pubDate>Kamis 25 Februari 2021 13:49 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/25/320/2368154/bsi-biayai-proyek-jalintim-sumsel-wapres-kepercayaan-makin-besar-dIdeKaSefg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan Tol (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/25/320/2368154/bsi-biayai-proyek-jalintim-sumsel-wapres-kepercayaan-makin-besar-dIdeKaSefg.jpg</image><title>Jalan Tol (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bank Syariah Indonesia (BSI) mditunjuk sebagai Mandated Lead Arranger (MLA) dalam pembiayaan sindikasi PT Jalintim Adhi Abipraya. Total plafon pembiayaan sindikasi yang akan disalurkan dalam proyek ini sebesar Rp644 miliar dengan jangka waktu pembiayaan selama 10 tahun.
Pemberian sindikasi tersebut mendapatkan apresiasi dari Wakil Presiden Ma&amp;rsquo;ruf Amin. Karena meskipun masih baru saja terbentuk, namun bisa memberikan kontribusi pada pembiayaan infrastruktur dalam hal ini Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera.
Baca Juga: Terungkap Fakta! Banyak Pimpinan Bank Tak Paham Sistem Syariah
 
Sebagai gambaran, Bank Syariah Indonesia sendiri diluncurkan pada tanggal 1 Februari yang lalu. Adapun acara peluncuran dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.
&amp;ldquo;Dalam kaitan ini saya menyampaikan apresiasi atas keberhasilan BSI memperoleh kepercayaan menjadi pemimpin sindikasi pembiayaan jalan lintas timur (Jalintim) Sumatera,&amp;rdquo; ujarnya dalam acara Rakernas BSI, Kamis (25/2/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp; Pesan Wapres untuk BSI: Kalian Bukan Lagi Bank Syariah Mandiri atau BRI Syariah
 
Ma&amp;rsquo;ruf Amin pun mengharapkan agar pemberian pembiayaan dari BSI tidak hanya berhenti di sini. Diharapkan untuk beberapa proyek infrastruktur lainya juga bisa melibatkan BSI.
&amp;ldquo;Diharapkan ke depan kepercayaan yang diberikan kepada BSI akan semakin besar,&amp;rdquo; kata Ma&amp;rsquo;ruf.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xMS82Ny8xMjU4NjkvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selain itu, Ma&amp;rsquo;ruf Amin juga berharap agar BSI harus dapat melayani  semua segmen dari nasabah mikro dan kecil, retail, sampai nasabah  korporasi. Dan pesan ini diikuti dengan penekanan bahwa BSI harus dapat  menjadikan nasabah mikro dan kecil agar naik kelas.
Hal ini juga sama dengan apa yang disampaikan oleh Presiden Joko  Widodo saat peluncuran BSI. Presiden Jokowi tidak ingin berpuas diri  jika BSI hanya melayani segmen mikro dan kecil.
&amp;ldquo;Pesan beliau yang saya anggap sangat penting adalah bahwa tidak  menginginkan bahwa kita cukup berpuas diri dengan melayani segmen mikro  dan kecil, tetapi kita harus dapat membuatnya naik kelas menjadi usaha  yang lebih produktif agar usaha mikro tidak mengalami stunting,&amp;rdquo; jelas  Ma&amp;rsquo;ruf.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Syariah Indonesia (BSI) mditunjuk sebagai Mandated Lead Arranger (MLA) dalam pembiayaan sindikasi PT Jalintim Adhi Abipraya. Total plafon pembiayaan sindikasi yang akan disalurkan dalam proyek ini sebesar Rp644 miliar dengan jangka waktu pembiayaan selama 10 tahun.
Pemberian sindikasi tersebut mendapatkan apresiasi dari Wakil Presiden Ma&amp;rsquo;ruf Amin. Karena meskipun masih baru saja terbentuk, namun bisa memberikan kontribusi pada pembiayaan infrastruktur dalam hal ini Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera.
Baca Juga: Terungkap Fakta! Banyak Pimpinan Bank Tak Paham Sistem Syariah
 
Sebagai gambaran, Bank Syariah Indonesia sendiri diluncurkan pada tanggal 1 Februari yang lalu. Adapun acara peluncuran dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.
&amp;ldquo;Dalam kaitan ini saya menyampaikan apresiasi atas keberhasilan BSI memperoleh kepercayaan menjadi pemimpin sindikasi pembiayaan jalan lintas timur (Jalintim) Sumatera,&amp;rdquo; ujarnya dalam acara Rakernas BSI, Kamis (25/2/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp; Pesan Wapres untuk BSI: Kalian Bukan Lagi Bank Syariah Mandiri atau BRI Syariah
 
Ma&amp;rsquo;ruf Amin pun mengharapkan agar pemberian pembiayaan dari BSI tidak hanya berhenti di sini. Diharapkan untuk beberapa proyek infrastruktur lainya juga bisa melibatkan BSI.
&amp;ldquo;Diharapkan ke depan kepercayaan yang diberikan kepada BSI akan semakin besar,&amp;rdquo; kata Ma&amp;rsquo;ruf.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xMS82Ny8xMjU4NjkvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selain itu, Ma&amp;rsquo;ruf Amin juga berharap agar BSI harus dapat melayani  semua segmen dari nasabah mikro dan kecil, retail, sampai nasabah  korporasi. Dan pesan ini diikuti dengan penekanan bahwa BSI harus dapat  menjadikan nasabah mikro dan kecil agar naik kelas.
Hal ini juga sama dengan apa yang disampaikan oleh Presiden Joko  Widodo saat peluncuran BSI. Presiden Jokowi tidak ingin berpuas diri  jika BSI hanya melayani segmen mikro dan kecil.
&amp;ldquo;Pesan beliau yang saya anggap sangat penting adalah bahwa tidak  menginginkan bahwa kita cukup berpuas diri dengan melayani segmen mikro  dan kecil, tetapi kita harus dapat membuatnya naik kelas menjadi usaha  yang lebih produktif agar usaha mikro tidak mengalami stunting,&amp;rdquo; jelas  Ma&amp;rsquo;ruf.</content:encoded></item></channel></rss>
