<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Bahas Talenta Digital, Sudah Ada Lowongan Kerjanya?</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan transformasi digital adalah kunci untuk bertahan di era pandemi ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/25/320/2368375/jokowi-bahas-talenta-digital-sudah-ada-lowongan-kerjanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/25/320/2368375/jokowi-bahas-talenta-digital-sudah-ada-lowongan-kerjanya"/><item><title>Jokowi Bahas Talenta Digital, Sudah Ada Lowongan Kerjanya?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/25/320/2368375/jokowi-bahas-talenta-digital-sudah-ada-lowongan-kerjanya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/25/320/2368375/jokowi-bahas-talenta-digital-sudah-ada-lowongan-kerjanya</guid><pubDate>Kamis 25 Februari 2021 18:41 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/25/320/2368375/jokowi-bahas-talenta-digital-sudah-ada-lowongan-kerjanya-3eT6fsEgm1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/25/320/2368375/jokowi-bahas-talenta-digital-sudah-ada-lowongan-kerjanya-3eT6fsEgm1.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan transformasi digital adalah kunci untuk bertahan di era pandemi ini. Dia ingin pandemi ini dijadikan momentum percepatan transformasi digital di Indonesia.

&amp;ldquo;Kita juga harus gunakan momentum pandemi ini untuk mendorong percepatan transformasi digital.  Mulai dari digital government, digital economy sampai dengan digital Society dan digital infrastruktur,&amp;rdquo; katanya dalam acara Devcon21, Kamis (25/2/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Clubhouse Aplikasi yang Dipakai Elon Musk Belum Terdaftar di Kominfo
Jokowi mengatakan bahwa Indonesia saat ini memiliki potensi pasar digital yang besar dan menjanjikan. Pasalnya Indonesia merupakan negara terbesar keempat di dunia. Kemudian penetrasi internet juga terus tumbuh sejalan dengan pembangunan infrastruktur digital di tanah air.

Jokowi berharap potensi besar ini bisa ditangkap oleh perusahaan digital dalam negeri maupun global. Dengan begitu nantinya membuka lapangan kerja baru sebanyak-banyaknya.  Apalagi setiap tahunnya terdapat 2,9 juta anak muda yang masuk pasar kerja.
 
&amp;nbsp;Baca juga: BI Ajak MNC Group Digitalisasi Sistem Pembayaran Nasional 
&amp;ldquo;Kita harus bisa siapkan mereka dengan baik. Salah satunya menjadi talent digital,&amp;rdquo;  tuturnya.

Menurutnya upaya melahirkan talent digital membutuhkan langkah-langkah yang terencana, detail dan sistematis.&amp;ldquo;Harus dimulai dari hulu yakni penanaman literasi digital. Khususnya  di institusi pendidikan, pelatihan guru dan siswa untuk semakin mengenal  dunia digital,&amp;rdquo; tuturnya.

Jokowi menegaskan bahwa hal ini tak bisa dilakukan oleh pemerintah  sendiri. Dibutuhkan partisipasi aktif dari seluruh komunitas digital  indonesia. Baik melalui investasi pembangunan pusat data, mempercepat  program literasi digital dan yang tidak kalah pentingnya adalah  pengembangan talent digital secara masif.

Literasi digital  mendapatkan momentum yang tepat di masa pandemi  ini. Karena semua aktivitas termasuk proses pembelajaran sebagian besar  dilakukan secara daring. Saya minta momentum ini digunakan  sebaik-baiknya dengan melibatkan komunitas digital indonesia,&amp;rdquo;  pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan transformasi digital adalah kunci untuk bertahan di era pandemi ini. Dia ingin pandemi ini dijadikan momentum percepatan transformasi digital di Indonesia.

&amp;ldquo;Kita juga harus gunakan momentum pandemi ini untuk mendorong percepatan transformasi digital.  Mulai dari digital government, digital economy sampai dengan digital Society dan digital infrastruktur,&amp;rdquo; katanya dalam acara Devcon21, Kamis (25/2/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Clubhouse Aplikasi yang Dipakai Elon Musk Belum Terdaftar di Kominfo
Jokowi mengatakan bahwa Indonesia saat ini memiliki potensi pasar digital yang besar dan menjanjikan. Pasalnya Indonesia merupakan negara terbesar keempat di dunia. Kemudian penetrasi internet juga terus tumbuh sejalan dengan pembangunan infrastruktur digital di tanah air.

Jokowi berharap potensi besar ini bisa ditangkap oleh perusahaan digital dalam negeri maupun global. Dengan begitu nantinya membuka lapangan kerja baru sebanyak-banyaknya.  Apalagi setiap tahunnya terdapat 2,9 juta anak muda yang masuk pasar kerja.
 
&amp;nbsp;Baca juga: BI Ajak MNC Group Digitalisasi Sistem Pembayaran Nasional 
&amp;ldquo;Kita harus bisa siapkan mereka dengan baik. Salah satunya menjadi talent digital,&amp;rdquo;  tuturnya.

Menurutnya upaya melahirkan talent digital membutuhkan langkah-langkah yang terencana, detail dan sistematis.&amp;ldquo;Harus dimulai dari hulu yakni penanaman literasi digital. Khususnya  di institusi pendidikan, pelatihan guru dan siswa untuk semakin mengenal  dunia digital,&amp;rdquo; tuturnya.

Jokowi menegaskan bahwa hal ini tak bisa dilakukan oleh pemerintah  sendiri. Dibutuhkan partisipasi aktif dari seluruh komunitas digital  indonesia. Baik melalui investasi pembangunan pusat data, mempercepat  program literasi digital dan yang tidak kalah pentingnya adalah  pengembangan talent digital secara masif.

Literasi digital  mendapatkan momentum yang tepat di masa pandemi  ini. Karena semua aktivitas termasuk proses pembelajaran sebagian besar  dilakukan secara daring. Saya minta momentum ini digunakan  sebaik-baiknya dengan melibatkan komunitas digital indonesia,&amp;rdquo;  pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
