<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekspor Turun, Mendag: Karena Musim Liburan</title><description>Ekspor Indonesia pada Januari 2021 mengalami penurunan dibanding dengan Desember 2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/25/320/2368406/ekspor-turun-mendag-karena-musim-liburan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/25/320/2368406/ekspor-turun-mendag-karena-musim-liburan"/><item><title>Ekspor Turun, Mendag: Karena Musim Liburan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/25/320/2368406/ekspor-turun-mendag-karena-musim-liburan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/25/320/2368406/ekspor-turun-mendag-karena-musim-liburan</guid><pubDate>Kamis 25 Februari 2021 19:35 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdi Rantung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/25/320/2368406/ekspor-turun-mendag-karena-musim-liburan-gmuBGInAkg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi (Foto: KBRI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/25/320/2368406/ekspor-turun-mendag-karena-musim-liburan-gmuBGInAkg.jpg</image><title>Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi (Foto: KBRI)</title></images><description>JAKARTA - Ekspor Indonesia pada Januari 2021 mengalami penurunan dibanding dengan Desember 2020. Ekspor turun sebanyak 7,48% pada Januari 2021. Begitu juga dengan impor, yang turun sebanyak 7,59% dibanding Desember 2020.
Kendati demikian, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi  mengatakan bahwa kinerja perdagangan Indonesia mengalami perbaikan di Januari 2021. Meskipun secara month to month (MTM) mengalami koreksi.
Baca Juga: Erick Thohir Tak Rela Nikel Cs Langsung Diekspor
&quot;Saya melihat secara  daripada tren yang terjadi Januari ini kita melihat ada beberapa angka yang menunjukkan perbaikan,&quot; kata dia dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (24/2/2021)
&quot;Penurunan ini terjadi karena musim liburan di akhir dan awal tahun. Lutfi mengatakan, dari tahun ke tahun (yoy) mengalami perbaikan.Tapi secara yoy kita mendapat perbaikan terutama ekspor migas dan non migas,&quot; ujarnya.
Baca Juga: RI Ekspor Perdana Produk Olahan Unggas ke Qatar, Mentan: Saya Bangga
 
Dia memaparkan, perbaikan terjadi jika dibandingkan pada Ekspor Januari tahun 2020 sebelum adanya Covid -19. Ekspor 2021 naik sebanyak 12,24% dibanding Januari 2020.
&quot;Ekspor secara keseluruhan terjadi pertumbuhan yang sehat 12,24%  antara Januari 2021 dibanding Januari 2020. Seperti diketahui Januari 2020 masih belum terjadi pandemi tapi angka ekspor sudah melampaui lebih dari 12%,&quot; terangnya.
Kemudian, terkait penurunan impor, Dia mengatakan bahwa pada Bulan  Desember dan Januari itu musim liburan. Sehingga tidak bisa menjadi  gambaran keseluruhan perdagangan.
Sebelumnya, Dia mengatakan penurunan impor ini menandakan kapasitas  industri yang belum jalan. Namun, untuk awal tahun ini belum bisa  menggambarkannya.
&quot;Impor pada 2021 ini meskipun turun tapi turunnya non migas sebenarnya tipis turun kira-kira 4%,&quot; ujarnya</description><content:encoded>JAKARTA - Ekspor Indonesia pada Januari 2021 mengalami penurunan dibanding dengan Desember 2020. Ekspor turun sebanyak 7,48% pada Januari 2021. Begitu juga dengan impor, yang turun sebanyak 7,59% dibanding Desember 2020.
Kendati demikian, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi  mengatakan bahwa kinerja perdagangan Indonesia mengalami perbaikan di Januari 2021. Meskipun secara month to month (MTM) mengalami koreksi.
Baca Juga: Erick Thohir Tak Rela Nikel Cs Langsung Diekspor
&quot;Saya melihat secara  daripada tren yang terjadi Januari ini kita melihat ada beberapa angka yang menunjukkan perbaikan,&quot; kata dia dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (24/2/2021)
&quot;Penurunan ini terjadi karena musim liburan di akhir dan awal tahun. Lutfi mengatakan, dari tahun ke tahun (yoy) mengalami perbaikan.Tapi secara yoy kita mendapat perbaikan terutama ekspor migas dan non migas,&quot; ujarnya.
Baca Juga: RI Ekspor Perdana Produk Olahan Unggas ke Qatar, Mentan: Saya Bangga
 
Dia memaparkan, perbaikan terjadi jika dibandingkan pada Ekspor Januari tahun 2020 sebelum adanya Covid -19. Ekspor 2021 naik sebanyak 12,24% dibanding Januari 2020.
&quot;Ekspor secara keseluruhan terjadi pertumbuhan yang sehat 12,24%  antara Januari 2021 dibanding Januari 2020. Seperti diketahui Januari 2020 masih belum terjadi pandemi tapi angka ekspor sudah melampaui lebih dari 12%,&quot; terangnya.
Kemudian, terkait penurunan impor, Dia mengatakan bahwa pada Bulan  Desember dan Januari itu musim liburan. Sehingga tidak bisa menjadi  gambaran keseluruhan perdagangan.
Sebelumnya, Dia mengatakan penurunan impor ini menandakan kapasitas  industri yang belum jalan. Namun, untuk awal tahun ini belum bisa  menggambarkannya.
&quot;Impor pada 2021 ini meskipun turun tapi turunnya non migas sebenarnya tipis turun kira-kira 4%,&quot; ujarnya</content:encoded></item></channel></rss>
