<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sandiaga Uno Beberkan Tren Pariwisata Pasca-Pandemi Covid-19</title><description>Sandiaga Uno mengatakan bahwa peran sektor parekraf sangat strategis dan krusial dalam memulihkan ekonomi Indonesia pasca pandemi Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/26/320/2369009/sandiaga-uno-beberkan-tren-pariwisata-pasca-pandemi-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/26/320/2369009/sandiaga-uno-beberkan-tren-pariwisata-pasca-pandemi-covid-19"/><item><title>Sandiaga Uno Beberkan Tren Pariwisata Pasca-Pandemi Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/26/320/2369009/sandiaga-uno-beberkan-tren-pariwisata-pasca-pandemi-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/26/320/2369009/sandiaga-uno-beberkan-tren-pariwisata-pasca-pandemi-covid-19</guid><pubDate>Jum'at 26 Februari 2021 17:59 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/26/320/2369009/sandiaga-uno-beberkan-tren-pariwisata-pasca-pandemi-covid-19-pWRQ9dbfij.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sandiaga Uno (Manager Forum)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/26/320/2369009/sandiaga-uno-beberkan-tren-pariwisata-pasca-pandemi-covid-19-pWRQ9dbfij.jpg</image><title>Sandiaga Uno (Manager Forum)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan bahwa peran sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) sangat strategis dan krusial dalam memulihkan ekonomi Indonesia pasca pandemi Covid-19.
&quot;Saya melihat tren parekraf sedang menuju unstoppable trend, yang salah satunya termasuk digitalisasi yang inevitable,&quot; ujar Sandi dalam Manager Forum LIV (54th) bertajuk 'Strategi Kemenparekraf/Baparekraf Dalam Pemulihan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia&quot; secara virtual di Jakarta, Jumat(26/2/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Tren Pariwisata Pasca-Pandemi Corona Versi Menparekraf Sandiaga Uno
Dia menyebutkan, wisata domestik lebih menjadi preferensi karena objek wisata yang lebih murah. Driving tourism juga diutamakan untuk mengurangi risiko penggunaan transportasi umum. &quot;Juga muncul solidaritas untuk mendukung industri pariwisata dalam negeri,&quot; ucap Sandi.
Selain itu, perjalanan wisata di alam dengan bertema kesehatan juga akan menjadi tren. Hal ini karena adanya rasa tidak aman dari berada di lingkungan yang padat pengunjung.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sandiaga: KEK MNC Lido City Pusat Pertumbuhan Baru Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
&quot;Wisatawan muda dari kalangan menengah atas juga lebih bersemangat untuk  bepergian, karena persepsi mengenai dampak Covid-19 yang lebih ringan pada orang-orang berusia muda,&quot; tambah Sandi.
Dia mengatakan, kalangan menengah atas merasa lebih mampu untuk menghadapi risiko yang datang dari Covid-19. Ditambah lagi, golongan milenial merasa lebih terkekang di masa lockdown.&quot;Konsumen juga memerlukan pengalaman wisata baru dan individual  based. Covid-19 mengubah paradigma culture of sharing menjadi culture of  distancing,&quot; ungkap Sandi.
Para wisatawan cenderung lebih memilih untuk berlibur di tempat yang  menyediakan pengalaman &quot;berjarak&quot;, contoh staycation di hotel atau villa  yang jauh dari keramaian.
&quot;Dulu pariwisata kita number oriented, sekarang fokus kita ke quality  dan sustainability. Kita ingin memperbaiki dari tourism experience,  juga dampak ke lingkungan, devisa, daya dukung lingkungan, dan citra  kita sebagai tujuan wisata,&quot; tandasnya.
Sandi menyampaikan, untuk pariwisata, pulau Bali kembali menjadi  tulang punggung, dan sedang dikembangkan untuk wisata yoga. &quot;Ditambah  dengan hadirnya KEK MNC Lido City di Bogor, semoga parekraf kita bisa  bangkit, dan thriving,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan bahwa peran sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) sangat strategis dan krusial dalam memulihkan ekonomi Indonesia pasca pandemi Covid-19.
&quot;Saya melihat tren parekraf sedang menuju unstoppable trend, yang salah satunya termasuk digitalisasi yang inevitable,&quot; ujar Sandi dalam Manager Forum LIV (54th) bertajuk 'Strategi Kemenparekraf/Baparekraf Dalam Pemulihan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia&quot; secara virtual di Jakarta, Jumat(26/2/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Tren Pariwisata Pasca-Pandemi Corona Versi Menparekraf Sandiaga Uno
Dia menyebutkan, wisata domestik lebih menjadi preferensi karena objek wisata yang lebih murah. Driving tourism juga diutamakan untuk mengurangi risiko penggunaan transportasi umum. &quot;Juga muncul solidaritas untuk mendukung industri pariwisata dalam negeri,&quot; ucap Sandi.
Selain itu, perjalanan wisata di alam dengan bertema kesehatan juga akan menjadi tren. Hal ini karena adanya rasa tidak aman dari berada di lingkungan yang padat pengunjung.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sandiaga: KEK MNC Lido City Pusat Pertumbuhan Baru Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
&quot;Wisatawan muda dari kalangan menengah atas juga lebih bersemangat untuk  bepergian, karena persepsi mengenai dampak Covid-19 yang lebih ringan pada orang-orang berusia muda,&quot; tambah Sandi.
Dia mengatakan, kalangan menengah atas merasa lebih mampu untuk menghadapi risiko yang datang dari Covid-19. Ditambah lagi, golongan milenial merasa lebih terkekang di masa lockdown.&quot;Konsumen juga memerlukan pengalaman wisata baru dan individual  based. Covid-19 mengubah paradigma culture of sharing menjadi culture of  distancing,&quot; ungkap Sandi.
Para wisatawan cenderung lebih memilih untuk berlibur di tempat yang  menyediakan pengalaman &quot;berjarak&quot;, contoh staycation di hotel atau villa  yang jauh dari keramaian.
&quot;Dulu pariwisata kita number oriented, sekarang fokus kita ke quality  dan sustainability. Kita ingin memperbaiki dari tourism experience,  juga dampak ke lingkungan, devisa, daya dukung lingkungan, dan citra  kita sebagai tujuan wisata,&quot; tandasnya.
Sandi menyampaikan, untuk pariwisata, pulau Bali kembali menjadi  tulang punggung, dan sedang dikembangkan untuk wisata yoga. &quot;Ditambah  dengan hadirnya KEK MNC Lido City di Bogor, semoga parekraf kita bisa  bangkit, dan thriving,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
