<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Merger, Dirut Pelindo II: Bisa Kurangi Biaya Logistik</title><description>merrger Pelindo I hingga Pelindo IV bisa mengurangi biaya logistik di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/27/320/2369452/merger-dirut-pelindo-ii-bisa-kurangi-biaya-logistik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/27/320/2369452/merger-dirut-pelindo-ii-bisa-kurangi-biaya-logistik"/><item><title>Merger, Dirut Pelindo II: Bisa Kurangi Biaya Logistik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/27/320/2369452/merger-dirut-pelindo-ii-bisa-kurangi-biaya-logistik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/27/320/2369452/merger-dirut-pelindo-ii-bisa-kurangi-biaya-logistik</guid><pubDate>Sabtu 27 Februari 2021 17:21 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/27/320/2369452/merger-dirut-pelindo-ii-bisa-kurangi-biaya-logistik-8dgoDxnjQN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Merger Pelabuhan Indonesia. (Foto: Okezone.com/Pelindo I)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/27/320/2369452/merger-dirut-pelindo-ii-bisa-kurangi-biaya-logistik-8dgoDxnjQN.jpg</image><title>Merger Pelabuhan Indonesia. (Foto: Okezone.com/Pelindo I)</title></images><description>JAKARTA - Direktur Utama Pelabuhan Indonesia II (Persero) Arif Suhartono mengatakan pihaknya sambut baik rencana merger perusahaan pengelola pelabuhan milik pemerintah yakni Pelindo I, Pelindo II, Pelindo III, dan Pelindo IV.
Menurutnya, merger Pelindo I hingga Pelindo IV bisa mengurangi biaya logistik di Indonesia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Rencana Merger Pelindo I-IV, Ini Penjelasan Kementerian BUMN
&quot;Jadi kami (Pelindo II), sangat mendukung ide tersebut. Pasalnya merger ini akan sangat untung apabila logistic cost juga bagus,&quot; ujar dia di Kanal YouTube Kementerian BUMN, Sabtu (27/2/2021).
Kemudian, kata dia dampak merger tidak hanya mengurangi biasa logistik saja, melainkan juga berdampak baik untuk performance pelabuhan di Indonesia. Maka itu, klaster peti kemas, non-peti kemas, marine, logistik, dan cluster equipment pengelolaannya akan menjadi satu manajemen.
Baca Juga:&amp;nbsp;Terminal Terbesar di Kalimantan Bakal Dioperasikan Bulan Ini
&quot;Maka itu, dari sisi ekonomi adalah bagaimana menjadikan pelabuhan tersebut menjadi pelabuhan yang secara performance tinggi dan reliable,&quot; ungkap dia.
Dia juga menambahkan, saat ini performance dan capability setiap pelabuhan itu berbeda-beda. &quot;Maka itu intensitasnya pun masing-masing berbeda,&quot; tandas dia.
</description><content:encoded>JAKARTA - Direktur Utama Pelabuhan Indonesia II (Persero) Arif Suhartono mengatakan pihaknya sambut baik rencana merger perusahaan pengelola pelabuhan milik pemerintah yakni Pelindo I, Pelindo II, Pelindo III, dan Pelindo IV.
Menurutnya, merger Pelindo I hingga Pelindo IV bisa mengurangi biaya logistik di Indonesia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Rencana Merger Pelindo I-IV, Ini Penjelasan Kementerian BUMN
&quot;Jadi kami (Pelindo II), sangat mendukung ide tersebut. Pasalnya merger ini akan sangat untung apabila logistic cost juga bagus,&quot; ujar dia di Kanal YouTube Kementerian BUMN, Sabtu (27/2/2021).
Kemudian, kata dia dampak merger tidak hanya mengurangi biasa logistik saja, melainkan juga berdampak baik untuk performance pelabuhan di Indonesia. Maka itu, klaster peti kemas, non-peti kemas, marine, logistik, dan cluster equipment pengelolaannya akan menjadi satu manajemen.
Baca Juga:&amp;nbsp;Terminal Terbesar di Kalimantan Bakal Dioperasikan Bulan Ini
&quot;Maka itu, dari sisi ekonomi adalah bagaimana menjadikan pelabuhan tersebut menjadi pelabuhan yang secara performance tinggi dan reliable,&quot; ungkap dia.
Dia juga menambahkan, saat ini performance dan capability setiap pelabuhan itu berbeda-beda. &quot;Maka itu intensitasnya pun masing-masing berbeda,&quot; tandas dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
