<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPS: Inflasi Februari 0,10%</title><description>Inflasi pada bulan Februari 2021 mencapai 0,10%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/01/320/2370055/bps-inflasi-februari-0-10</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/01/320/2370055/bps-inflasi-februari-0-10"/><item><title>BPS: Inflasi Februari 0,10%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/01/320/2370055/bps-inflasi-februari-0-10</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/01/320/2370055/bps-inflasi-februari-0-10</guid><pubDate>Senin 01 Maret 2021 11:21 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/01/320/2370055/bps-inflasi-februari-0-10-Me6APfnRVe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Inflasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/01/320/2370055/bps-inflasi-februari-0-10-Me6APfnRVe.jpg</image><title>Inflasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Inflasi pada bulan Februari 2021 mencapai 0,10%. Dari 90 kota yang terdata IHK (indeks harga konsumen), 56 kota mengalami inflasi dan 34 kota mengalami deflasi.

Tingkat inflasi secara tahun kalender (month on month/mom) sebeaae 0,36% sedangkan tahunan (year-on-year/yoy) mencapai 1,38%

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, inflasi ini disebabkan rata-rata harga komoditas yang mengalami kenaikan.

&quot;Terjadi kenaikan inflasinya sebesar 0,10% ujar Suhariyanto dalam virtual, Senin (1/3/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Inflasi Februari Diperkirakan 0,10% Dipengaruhi Turunnya Harga Emas&amp;nbsp;
Dia merinci, inflasi tertinggi di Mamuju yaitu Sulawesi Barat yang mencapai 1,12%. Lalu, inflasi rendah terjadi pada Tasikmalaya dan Sumenap sebesar 0,02%

&quot;Inflasi terjadi karena ada peningkatan harga pada komoditas ikan. Serta ada kenaikan tarif angkutan udara,&quot; katanya.

Deflasi tertinggi pada Gunung Sitoli, sebesar minus 1,55%. Sedangkan deflasi terendah pada Malang dan Taraka 0,01%.

&quot;Deflasi ini terjadi karena terjadi penurunan komoditas. Seperti daging ayam ras,&quot; bebernya

Dia menambahkan inflasi tahun 2021 ini lebih lambat dibandingkan tahun 2020. Pasalnya dampak Covid-19 belum mereda di semua negara, termasuk Indonesia.

&quot;Roda ekonomi masih melambat karena pandemi Covid-19 belum mereda,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Inflasi pada bulan Februari 2021 mencapai 0,10%. Dari 90 kota yang terdata IHK (indeks harga konsumen), 56 kota mengalami inflasi dan 34 kota mengalami deflasi.

Tingkat inflasi secara tahun kalender (month on month/mom) sebeaae 0,36% sedangkan tahunan (year-on-year/yoy) mencapai 1,38%

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, inflasi ini disebabkan rata-rata harga komoditas yang mengalami kenaikan.

&quot;Terjadi kenaikan inflasinya sebesar 0,10% ujar Suhariyanto dalam virtual, Senin (1/3/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Inflasi Februari Diperkirakan 0,10% Dipengaruhi Turunnya Harga Emas&amp;nbsp;
Dia merinci, inflasi tertinggi di Mamuju yaitu Sulawesi Barat yang mencapai 1,12%. Lalu, inflasi rendah terjadi pada Tasikmalaya dan Sumenap sebesar 0,02%

&quot;Inflasi terjadi karena ada peningkatan harga pada komoditas ikan. Serta ada kenaikan tarif angkutan udara,&quot; katanya.

Deflasi tertinggi pada Gunung Sitoli, sebesar minus 1,55%. Sedangkan deflasi terendah pada Malang dan Taraka 0,01%.

&quot;Deflasi ini terjadi karena terjadi penurunan komoditas. Seperti daging ayam ras,&quot; bebernya

Dia menambahkan inflasi tahun 2021 ini lebih lambat dibandingkan tahun 2020. Pasalnya dampak Covid-19 belum mereda di semua negara, termasuk Indonesia.

&quot;Roda ekonomi masih melambat karena pandemi Covid-19 belum mereda,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
