<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BLT Subsidi Gaji Kok Belum Cair? Netizen: Kena Prank</title><description>Pemerintah berencana menuntaskan BLT subsidi gaji tahun 2020 yang belum tersalurkan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/01/320/2370373/blt-subsidi-gaji-kok-belum-cair-netizen-kena-prank</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/01/320/2370373/blt-subsidi-gaji-kok-belum-cair-netizen-kena-prank"/><item><title>BLT Subsidi Gaji Kok Belum Cair? Netizen: Kena Prank</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/01/320/2370373/blt-subsidi-gaji-kok-belum-cair-netizen-kena-prank</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/01/320/2370373/blt-subsidi-gaji-kok-belum-cair-netizen-kena-prank</guid><pubDate>Senin 01 Maret 2021 18:01 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/01/320/2370373/blt-subsidi-gaji-kok-belum-cair-netizen-kena-prank-GK8GEF3qkq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BLT (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/01/320/2370373/blt-subsidi-gaji-kok-belum-cair-netizen-kena-prank-GK8GEF3qkq.jpg</image><title>BLT (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah berencana menuntaskan BLT subsidi gaji tahun 2020 yang belum tersalurkan pada tahun ini. Hal itu karena hingga saat ini proses pencairan BLT subsidi gaji belum mencapai 100%.

Target penerimaan BLT gaji tahun 2020 sendiri sebanyak 12.403.896 orang dengan anggaran sebesar Rp29.769.350.400.000. Namun, hingga 31 Desember 2020, anggaran itu baru terealisasi sebesar Rp29.416.358.400.000 atau 98,81%. Artinya, dana sisa yang dikembalikan ke kas negara sebesar Rp352.992.000.000.

Anggaran yang sebelumnya sudah dimasukkan ke kas negara, nantinya akan diupayakan untuk menuntaskan program BLT gaji agar mencapai 100%. Tapi kenyataannya hingga saat ini, dana segar sebesar Rp2,4 juta belum juga dicairkan kepada pekerja yang terdaftar sebagai peneriman.
Baca Juga:&amp;nbsp;Daftar Bansos hingga BLT yang Bakal Cair Maret 2021&amp;nbsp;
Lambannya proses pencairan tersebut membuat sejumlah warganet menghujani protes keras di dalam kolom komentar akun Instagram @Kemnaker. Mereka menyebut kalau ini hanya sebuah janji-janji surga Menteri Ketenagakerjaan kepada masyarakat.

&quot;Kena prank katanya bsu yg belum dapet bakalan dicairan lagi, udah bulan Maret ini,&quot; tulis akun Instagram itastroberry yang dikutip Okezone, Senin (1/3/2021).

&quot;@itastroberry semoga cair mbk..doaku juga sama kok..thun lalu blm kebagian..semoga tahun ini aamiin,&quot; balas akun Instagram @dwi_martiani13.

Sementara itu, ada juga netizen yang meminta agar Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dan jajarannya memberikan penjelasan ihwal masalah tersebut.

&quot;Kenapa ya BSU saya di termin I dan 2 blm cair. Kemarin di sistem kemnaker ada pemberitahuan akan ditransfer ke rekening blabla (rek saya) sampai pemberitahuan itu hilang dan saya belum ditransfer juga ???? Bisa pencerahannya ibu bpk Mentri???,&quot; tulis akun Instagram @nunikekawati.

&quot;Min bsu saya belum dapat dari terminal 1 dan 2 padahal sangat membutuhkan &amp;#128546; revisi rekening sudah ... Pengaduan di akun kemnaker sudah. Tolong min,&quot; tulis akun Instagram @fatmaazzahra0110.

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengaku akan mengupayakan sisa pencairan BLT tersebut pada tahun ini. Sehingga, nanti diharapkan mereka yang terdaftar sebagai penerima akan menerima haknya.

&quot;Realisasi kita sudah 98,92%, jadi sudah hampir 100%. Ada sedikit yang karena kita sudah tutup buku harus dikembalikan pada kas negara, jika memang sudah memenuhi syarat kami akan ajukan kembali ke Kementerian Keuangan untuk bisa diproses,&quot; kata Ida di Jakarta, Kamis (18/2/2021).

Politikus PKB itu memastikan bagi mereka yang memang telah memenuhi syarat, maka pihaknya akan mengusahakan untuk mendapatkan BLT tersebut.

&quot;Yang tersisa sepanjang memenuhi syarat maka akan kami mintakan kembali kepada Kementerian Keuangan,&quot; ujar Ida.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah berencana menuntaskan BLT subsidi gaji tahun 2020 yang belum tersalurkan pada tahun ini. Hal itu karena hingga saat ini proses pencairan BLT subsidi gaji belum mencapai 100%.

Target penerimaan BLT gaji tahun 2020 sendiri sebanyak 12.403.896 orang dengan anggaran sebesar Rp29.769.350.400.000. Namun, hingga 31 Desember 2020, anggaran itu baru terealisasi sebesar Rp29.416.358.400.000 atau 98,81%. Artinya, dana sisa yang dikembalikan ke kas negara sebesar Rp352.992.000.000.

Anggaran yang sebelumnya sudah dimasukkan ke kas negara, nantinya akan diupayakan untuk menuntaskan program BLT gaji agar mencapai 100%. Tapi kenyataannya hingga saat ini, dana segar sebesar Rp2,4 juta belum juga dicairkan kepada pekerja yang terdaftar sebagai peneriman.
Baca Juga:&amp;nbsp;Daftar Bansos hingga BLT yang Bakal Cair Maret 2021&amp;nbsp;
Lambannya proses pencairan tersebut membuat sejumlah warganet menghujani protes keras di dalam kolom komentar akun Instagram @Kemnaker. Mereka menyebut kalau ini hanya sebuah janji-janji surga Menteri Ketenagakerjaan kepada masyarakat.

&quot;Kena prank katanya bsu yg belum dapet bakalan dicairan lagi, udah bulan Maret ini,&quot; tulis akun Instagram itastroberry yang dikutip Okezone, Senin (1/3/2021).

&quot;@itastroberry semoga cair mbk..doaku juga sama kok..thun lalu blm kebagian..semoga tahun ini aamiin,&quot; balas akun Instagram @dwi_martiani13.

Sementara itu, ada juga netizen yang meminta agar Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dan jajarannya memberikan penjelasan ihwal masalah tersebut.

&quot;Kenapa ya BSU saya di termin I dan 2 blm cair. Kemarin di sistem kemnaker ada pemberitahuan akan ditransfer ke rekening blabla (rek saya) sampai pemberitahuan itu hilang dan saya belum ditransfer juga ???? Bisa pencerahannya ibu bpk Mentri???,&quot; tulis akun Instagram @nunikekawati.

&quot;Min bsu saya belum dapat dari terminal 1 dan 2 padahal sangat membutuhkan &amp;#128546; revisi rekening sudah ... Pengaduan di akun kemnaker sudah. Tolong min,&quot; tulis akun Instagram @fatmaazzahra0110.

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengaku akan mengupayakan sisa pencairan BLT tersebut pada tahun ini. Sehingga, nanti diharapkan mereka yang terdaftar sebagai penerima akan menerima haknya.

&quot;Realisasi kita sudah 98,92%, jadi sudah hampir 100%. Ada sedikit yang karena kita sudah tutup buku harus dikembalikan pada kas negara, jika memang sudah memenuhi syarat kami akan ajukan kembali ke Kementerian Keuangan untuk bisa diproses,&quot; kata Ida di Jakarta, Kamis (18/2/2021).

Politikus PKB itu memastikan bagi mereka yang memang telah memenuhi syarat, maka pihaknya akan mengusahakan untuk mendapatkan BLT tersebut.

&quot;Yang tersisa sepanjang memenuhi syarat maka akan kami mintakan kembali kepada Kementerian Keuangan,&quot; ujar Ida.</content:encoded></item></channel></rss>
