<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dear Masyarakat RI, Sri Mulyani: Sekarang Saatnya Beli Mobil Baru</title><description>Sri Mulyani meminta masyarakat berpendapatan menengah segera membeli mobil baru mulai Maret 2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/01/320/2370388/dear-masyarakat-ri-sri-mulyani-sekarang-saatnya-beli-mobil-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/01/320/2370388/dear-masyarakat-ri-sri-mulyani-sekarang-saatnya-beli-mobil-baru"/><item><title>Dear Masyarakat RI, Sri Mulyani: Sekarang Saatnya Beli Mobil Baru</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/01/320/2370388/dear-masyarakat-ri-sri-mulyani-sekarang-saatnya-beli-mobil-baru</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/01/320/2370388/dear-masyarakat-ri-sri-mulyani-sekarang-saatnya-beli-mobil-baru</guid><pubDate>Senin 01 Maret 2021 18:15 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/01/320/2370388/dear-masyarakat-ri-sri-mulyani-sekarang-saatnya-beli-mobil-baru-P2AamErXKM.png" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani (Foto: Instagram Sri Mulyani/@smindrawati)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/01/320/2370388/dear-masyarakat-ri-sri-mulyani-sekarang-saatnya-beli-mobil-baru-P2AamErXKM.png</image><title>Sri Mulyani (Foto: Instagram Sri Mulyani/@smindrawati)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani meminta masyarakat berpendapatan menengah segera membeli mobil baru mulai Maret 2021.

&quot;Sekarang saatnya beli mobil baru, kalau menunggu setelah Mei, harga berbeda karena PPnBM yang ditanggung pemerintah pada Juni Agustus 2021 hanya sebesar 50%, lalu pada September-Desember 2021 25%,&quot; jelas Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (1/3/2021).

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan saat pandemi covid-19, masyarakat kelas atas cenderung menabung lebih banyak dibandingkan masyarakat kelas bawah.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani Terbitkan Aturan Diskon Pajak Mobil Baru&amp;nbsp;
Di samping itu, belanja masyarakat kelas atas juga cenderung berkurang signifikan dibandingkan dengan masyarakat kelas bawah.

&quot;Kita lihat jumlah tabungan berdasarkan kliring nominal, di atas Rp2 miliar hingga Rp5 miliar tumbuh 5,7%. Sementara yang di atas Rp5 miliar tumbuh 14,2%,&quot; katanya.


Menurutnya, fenomena tersebut yang mendasari pemerintah memberikan insentif kepada kelompok masyarakat kelas atas. Pemerintah menginginkan kelompok masyarakat itu melakukan belanja lebih banyak sehingga akan berimplikasi pada roda perekonomian.

&quot;Pemerintah terus berupaya memberikan berbagai insentif agar kelompok masyarakat ini bisa berbelanja,&quot; katanya.

Sebelumnya. Pemerintah mengeluarkan kebijakan stimulus pajak penjualan atas kendaraan mewah (PPnBM) 0% yang berlaku 1 Maret 2021. Insentif ini agar pemulihan ekonomi nasional bisa berjalan dengan cepat.

Sebab, industri manufaktur mempunyai peran yang cukup signifikan bagi perekonomian yang memberikan kontribusi sebesar 19% terhadap PDB
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani meminta masyarakat berpendapatan menengah segera membeli mobil baru mulai Maret 2021.

&quot;Sekarang saatnya beli mobil baru, kalau menunggu setelah Mei, harga berbeda karena PPnBM yang ditanggung pemerintah pada Juni Agustus 2021 hanya sebesar 50%, lalu pada September-Desember 2021 25%,&quot; jelas Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (1/3/2021).

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan saat pandemi covid-19, masyarakat kelas atas cenderung menabung lebih banyak dibandingkan masyarakat kelas bawah.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani Terbitkan Aturan Diskon Pajak Mobil Baru&amp;nbsp;
Di samping itu, belanja masyarakat kelas atas juga cenderung berkurang signifikan dibandingkan dengan masyarakat kelas bawah.

&quot;Kita lihat jumlah tabungan berdasarkan kliring nominal, di atas Rp2 miliar hingga Rp5 miliar tumbuh 5,7%. Sementara yang di atas Rp5 miliar tumbuh 14,2%,&quot; katanya.


Menurutnya, fenomena tersebut yang mendasari pemerintah memberikan insentif kepada kelompok masyarakat kelas atas. Pemerintah menginginkan kelompok masyarakat itu melakukan belanja lebih banyak sehingga akan berimplikasi pada roda perekonomian.

&quot;Pemerintah terus berupaya memberikan berbagai insentif agar kelompok masyarakat ini bisa berbelanja,&quot; katanya.

Sebelumnya. Pemerintah mengeluarkan kebijakan stimulus pajak penjualan atas kendaraan mewah (PPnBM) 0% yang berlaku 1 Maret 2021. Insentif ini agar pemulihan ekonomi nasional bisa berjalan dengan cepat.

Sebab, industri manufaktur mempunyai peran yang cukup signifikan bagi perekonomian yang memberikan kontribusi sebesar 19% terhadap PDB
</content:encoded></item></channel></rss>
