<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bunga Kredit Masih Tinggi, Menko Airlangga ke Bank: Turunkan!</title><description>Pemerintah  akan terus mengkomunikasikan masalah suku bunga yang masih tinggi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/01/320/2370455/bunga-kredit-masih-tinggi-menko-airlangga-ke-bank-turunkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/01/320/2370455/bunga-kredit-masih-tinggi-menko-airlangga-ke-bank-turunkan"/><item><title>Bunga Kredit Masih Tinggi, Menko Airlangga ke Bank: Turunkan!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/01/320/2370455/bunga-kredit-masih-tinggi-menko-airlangga-ke-bank-turunkan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/01/320/2370455/bunga-kredit-masih-tinggi-menko-airlangga-ke-bank-turunkan</guid><pubDate>Senin 01 Maret 2021 20:50 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/01/320/2370455/bunga-kredit-masih-tinggi-menko-airlangga-ke-bank-turunkan-zW9PpvVQXo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Tangkapan Zoom)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/01/320/2370455/bunga-kredit-masih-tinggi-menko-airlangga-ke-bank-turunkan-zW9PpvVQXo.jpg</image><title>Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Tangkapan Zoom)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah  akan terus mengkomunikasikan masalah suku bunga yang masih tinggi. Pasalnya, suku bunga kredit perbankan masih belum alami penurunan.

Menteri Koordinator (Menko)  Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan  bunga kredit perbankan masih jauh dari yang seharusnya. Posisi suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) sekarang berada di level 3,5%, sementara bunga kredit perbankan seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR) masih di atas 10%.
 
&amp;nbsp;Baca juga:  Akhirnya, Bunga Kredit Bank Turun
&quot;Kita akan komunikasikan, karena memang salah satu yang diminta kepada perbankan agar penurunan suku bunga BI dan lending rate bisa ditransmisikan pada konsumen,&quot; kata Airlangga dalam konferensi pers virtual, Senin (1/3/2021).

Dirinya mengatakan, perbankan harus turut mendukung agar kebijakan moneter oleh Bank Indonesia (BI) bisa ditransmisikan lebih cepat kepada konsumen agar permintaan kembali naik.
 
&amp;nbsp;Baca juga: BI Kecewa, Bank Hanya Turunkan Bunga Deposito tapi Kredit Tidak
&quot;Karena memang salah satu yang diminta ke perbankan adalah agar penurunan BI rate dan lending rate bisa ditransmisikan ke konsumen,&quot; ujarnya.Dalam kesempatan yang sama Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku  Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) tengah mengkaji kebijakan yang  bisa mendorong penurunan suku bunga kredit di perbankan.

Saat ini,  Gubernur Bank Indonesia (BI) bersama dengan OJK memimpin  kajian tentang penetapan suku kredit atau lending rate di perbankan.

&quot;Kita memang di dalam pembahasan ini antara BI, OJK dan LPS akan  semakin meneliti apa yang disebut proses pembentukan penetapan lending  rate di masing-masing bank,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah  akan terus mengkomunikasikan masalah suku bunga yang masih tinggi. Pasalnya, suku bunga kredit perbankan masih belum alami penurunan.

Menteri Koordinator (Menko)  Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan  bunga kredit perbankan masih jauh dari yang seharusnya. Posisi suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) sekarang berada di level 3,5%, sementara bunga kredit perbankan seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR) masih di atas 10%.
 
&amp;nbsp;Baca juga:  Akhirnya, Bunga Kredit Bank Turun
&quot;Kita akan komunikasikan, karena memang salah satu yang diminta kepada perbankan agar penurunan suku bunga BI dan lending rate bisa ditransmisikan pada konsumen,&quot; kata Airlangga dalam konferensi pers virtual, Senin (1/3/2021).

Dirinya mengatakan, perbankan harus turut mendukung agar kebijakan moneter oleh Bank Indonesia (BI) bisa ditransmisikan lebih cepat kepada konsumen agar permintaan kembali naik.
 
&amp;nbsp;Baca juga: BI Kecewa, Bank Hanya Turunkan Bunga Deposito tapi Kredit Tidak
&quot;Karena memang salah satu yang diminta ke perbankan adalah agar penurunan BI rate dan lending rate bisa ditransmisikan ke konsumen,&quot; ujarnya.Dalam kesempatan yang sama Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku  Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) tengah mengkaji kebijakan yang  bisa mendorong penurunan suku bunga kredit di perbankan.

Saat ini,  Gubernur Bank Indonesia (BI) bersama dengan OJK memimpin  kajian tentang penetapan suku kredit atau lending rate di perbankan.

&quot;Kita memang di dalam pembahasan ini antara BI, OJK dan LPS akan  semakin meneliti apa yang disebut proses pembentukan penetapan lending  rate di masing-masing bank,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
