<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tjahjo Kumolo Beri Sinyal PNS Dapat Uang Pensiun Rp1 Miliar</title><description>Tjahjo Kumolo berdiskusi dengan PT Taspen terkait tunjangan pensiun bagi aparatur sipil negara (ASN).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/02/320/2370760/tjahjo-kumolo-beri-sinyal-pns-dapat-uang-pensiun-rp1-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/02/320/2370760/tjahjo-kumolo-beri-sinyal-pns-dapat-uang-pensiun-rp1-miliar"/><item><title>Tjahjo Kumolo Beri Sinyal PNS Dapat Uang Pensiun Rp1 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/02/320/2370760/tjahjo-kumolo-beri-sinyal-pns-dapat-uang-pensiun-rp1-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/02/320/2370760/tjahjo-kumolo-beri-sinyal-pns-dapat-uang-pensiun-rp1-miliar</guid><pubDate>Selasa 02 Maret 2021 11:58 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/02/320/2370760/tjahjo-kumolo-beri-sinyal-pns-dapat-uang-pensiun-rp1-miliar-btqPdUwbHa.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/02/320/2370760/tjahjo-kumolo-beri-sinyal-pns-dapat-uang-pensiun-rp1-miliar-btqPdUwbHa.jpeg</image><title>Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Tjahjo Kumolo berdiskusi dengan PT Taspen terkait tunjangan pensiun bagi aparatur sipil negara (ASN). Tjahjo mengaku sempat bertanya kemungkinan ASN mendapatkan tunjangan pensiun sebesar Rp1 miliar.
Menurutnya kemungkinan untuk mendapatkan tunjangan pensiun sebesar Rp1 miliar itu ada.
Baca Juga: Sebentar Lagi THR dan Gaji ke-13 PNS Cair, Berikut Bocorannya
 
&amp;ldquo;Kami dengan Taspen juga sudah diskusi. Bagaimana kalau pensiunan ASN itu nanti dapat tunjangan taspennya mencapai Rp1 miliar misalnya. Ya dihitung-hitung bisa kalau sejak awal bisa kita pertimbangkan dengan baik,&amp;rdquo; katanya dalam acara Penandatanganan Komitmen Pembangunan Mal Pelayanan Publik, Selasa (2/3/2021).
Baca Juga: PNS Kebanjiran Boleh Cuti Sebulan Tanpa Potong Gaji, Cek Faktanya
 
Sebelumnya Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan bahwa sistem pensiun PNS akan diubah menjadi Fully Funded. Dimana dalam besaran iuran tergantung persentase dari pendapatan atau take home pay.
&amp;ldquo;Fully Funded itu, PNS akan membayar iuran sebesar presentasi dari take home pay bukan dari gajinya. Sehingga uang pensiunnya akan mendapatkan besaran yang lebih baik dari sistem Pay As You Go,&amp;rdquo; ungkapnyaDia mengatakan sistem Fully Funded ini sedang disusun payung hukumnya  berupa peraturan pemerintah (PP). Dia berharap dalam waktu dekat bisa  diterbitkan PPnya. Pasalnya penyusunan PPnya sudah dilakukan sejak lama.
&amp;ldquo;Masih ada hitungan yang harus dianalisa dengan lebih akurat lagi  supaya tidak membebani keuangan negara. Dan itu dilakukan dengan ketat  oleh teman-teman dari Kementerian Keuangan,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Tjahjo Kumolo berdiskusi dengan PT Taspen terkait tunjangan pensiun bagi aparatur sipil negara (ASN). Tjahjo mengaku sempat bertanya kemungkinan ASN mendapatkan tunjangan pensiun sebesar Rp1 miliar.
Menurutnya kemungkinan untuk mendapatkan tunjangan pensiun sebesar Rp1 miliar itu ada.
Baca Juga: Sebentar Lagi THR dan Gaji ke-13 PNS Cair, Berikut Bocorannya
 
&amp;ldquo;Kami dengan Taspen juga sudah diskusi. Bagaimana kalau pensiunan ASN itu nanti dapat tunjangan taspennya mencapai Rp1 miliar misalnya. Ya dihitung-hitung bisa kalau sejak awal bisa kita pertimbangkan dengan baik,&amp;rdquo; katanya dalam acara Penandatanganan Komitmen Pembangunan Mal Pelayanan Publik, Selasa (2/3/2021).
Baca Juga: PNS Kebanjiran Boleh Cuti Sebulan Tanpa Potong Gaji, Cek Faktanya
 
Sebelumnya Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan bahwa sistem pensiun PNS akan diubah menjadi Fully Funded. Dimana dalam besaran iuran tergantung persentase dari pendapatan atau take home pay.
&amp;ldquo;Fully Funded itu, PNS akan membayar iuran sebesar presentasi dari take home pay bukan dari gajinya. Sehingga uang pensiunnya akan mendapatkan besaran yang lebih baik dari sistem Pay As You Go,&amp;rdquo; ungkapnyaDia mengatakan sistem Fully Funded ini sedang disusun payung hukumnya  berupa peraturan pemerintah (PP). Dia berharap dalam waktu dekat bisa  diterbitkan PPnya. Pasalnya penyusunan PPnya sudah dilakukan sejak lama.
&amp;ldquo;Masih ada hitungan yang harus dianalisa dengan lebih akurat lagi  supaya tidak membebani keuangan negara. Dan itu dilakukan dengan ketat  oleh teman-teman dari Kementerian Keuangan,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
