<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gubernur BI Pede Pertumbuhan Ekonomi 2021 Capai 5,3%</title><description>Bank Indonesia (BI) mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 5,3% di 2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/03/320/2371657/gubernur-bi-pede-pertumbuhan-ekonomi-2021-capai-5-3</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/03/320/2371657/gubernur-bi-pede-pertumbuhan-ekonomi-2021-capai-5-3"/><item><title>Gubernur BI Pede Pertumbuhan Ekonomi 2021 Capai 5,3%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/03/320/2371657/gubernur-bi-pede-pertumbuhan-ekonomi-2021-capai-5-3</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/03/320/2371657/gubernur-bi-pede-pertumbuhan-ekonomi-2021-capai-5-3</guid><pubDate>Rabu 03 Maret 2021 16:04 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/03/320/2371657/gubernur-bi-pede-pertumbuhan-ekonomi-2021-capai-5-3-Kh5C1H4YFg.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/03/320/2371657/gubernur-bi-pede-pertumbuhan-ekonomi-2021-capai-5-3-Kh5C1H4YFg.jpeg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 5,3% di 2021. Hal ini disampaikan oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam MNC Forum secara virtual hari ini, Rabu (3/3/2021).
Menurut dia, ada beberapa faktor yang membuat bank sentral optimis ekonomi Indonesia akan tumbuh positif setelah terkontraksi di 2020.
Baca Juga: Kebangkitan Ekonomi Indonesia, Wimboh Santoso: Hanya Menunggu Waktu
 
&quot;Jadi kami melihat pada tahun 2021 pertumbuhan PDB 4,3% hingga 5,3% setelah kontraksi minus 2,8%,&quot; ujar dia.
Kemudian, kata dia, pemulihan ekonomi di 2021 datang dari kinerja ekonomi yang sejauh ini trennya positif. Dan hal itu juga didukung oleh membaiknya pemulihan ekonomi global.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yOS80LzEyNjYyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;Ekspor juga tidak lagi bergantung pada komoditas primer tetapi juga manufaktur,&quot;ungkap dia.
Dia menjelaskan faktor lain yang dapat menumbuhkan ekonomi di kisaran 5% yakni adanya stimulus yang tidak hanya untuk konsumsi swasta, serta digenjotnya pembangunan infrastruktur di 2021.&quot;Kami juga mendorong pembiayaan bank untuk mendukung pemulihan  ekonomi, termasuk ke sektor bisnis. Serta kami melihat pinjaman bank  tumbuh sekitar 5 sampai 7%,&quot; tutur dia.
Dia juga menambahkan pemerintah juga mulai mendorong program  vaksinasi virus corona (Covid-19). Hal ini akan turut mengerek  pertimbangan ekonomi Indonesia di tahun ini.
&quot;Maka itu, 4,3-5,3% pertumbuhan ekonomi Insyaallah. Jadi ini tentang optimisme pemulihan ekonomi Indonesia,&quot; tandas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 5,3% di 2021. Hal ini disampaikan oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam MNC Forum secara virtual hari ini, Rabu (3/3/2021).
Menurut dia, ada beberapa faktor yang membuat bank sentral optimis ekonomi Indonesia akan tumbuh positif setelah terkontraksi di 2020.
Baca Juga: Kebangkitan Ekonomi Indonesia, Wimboh Santoso: Hanya Menunggu Waktu
 
&quot;Jadi kami melihat pada tahun 2021 pertumbuhan PDB 4,3% hingga 5,3% setelah kontraksi minus 2,8%,&quot; ujar dia.
Kemudian, kata dia, pemulihan ekonomi di 2021 datang dari kinerja ekonomi yang sejauh ini trennya positif. Dan hal itu juga didukung oleh membaiknya pemulihan ekonomi global.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yOS80LzEyNjYyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;Ekspor juga tidak lagi bergantung pada komoditas primer tetapi juga manufaktur,&quot;ungkap dia.
Dia menjelaskan faktor lain yang dapat menumbuhkan ekonomi di kisaran 5% yakni adanya stimulus yang tidak hanya untuk konsumsi swasta, serta digenjotnya pembangunan infrastruktur di 2021.&quot;Kami juga mendorong pembiayaan bank untuk mendukung pemulihan  ekonomi, termasuk ke sektor bisnis. Serta kami melihat pinjaman bank  tumbuh sekitar 5 sampai 7%,&quot; tutur dia.
Dia juga menambahkan pemerintah juga mulai mendorong program  vaksinasi virus corona (Covid-19). Hal ini akan turut mengerek  pertimbangan ekonomi Indonesia di tahun ini.
&quot;Maka itu, 4,3-5,3% pertumbuhan ekonomi Insyaallah. Jadi ini tentang optimisme pemulihan ekonomi Indonesia,&quot; tandas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
