<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Investasi Kunci Pertumbuhan Ekonomi 2021, Jokowi: Tak Mungkin Tambah Drastis APBN</title><description>Investasi dan penambahan lapangan kerja akan menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di 2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/04/320/2372087/investasi-kunci-pertumbuhan-ekonomi-2021-jokowi-tak-mungkin-tambah-drastis-apbn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/04/320/2372087/investasi-kunci-pertumbuhan-ekonomi-2021-jokowi-tak-mungkin-tambah-drastis-apbn"/><item><title>Investasi Kunci Pertumbuhan Ekonomi 2021, Jokowi: Tak Mungkin Tambah Drastis APBN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/04/320/2372087/investasi-kunci-pertumbuhan-ekonomi-2021-jokowi-tak-mungkin-tambah-drastis-apbn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/04/320/2372087/investasi-kunci-pertumbuhan-ekonomi-2021-jokowi-tak-mungkin-tambah-drastis-apbn</guid><pubDate>Kamis 04 Maret 2021 11:30 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/04/320/2372087/investasi-kunci-pertumbuhan-ekonomi-2021-jokowi-tak-mungkin-tambah-drastis-apbn-sr41yPiAsV.png" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi (Foto: BPMI Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/04/320/2372087/investasi-kunci-pertumbuhan-ekonomi-2021-jokowi-tak-mungkin-tambah-drastis-apbn-sr41yPiAsV.png</image><title>Jokowi (Foto: BPMI Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan investasi dan penambahan lapangan kerja akan menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di 2021.

&amp;ldquo;Kunci growth, pertumbuhan ekonomi kita adalah investasi. Karena tak mungkin kita menambah drastis APBN kita. Artinya kuncinya ada di investasi serta menciptakan peluang kerja yang sebanyak-banyaknya,&amp;rdquo; kata Presiden Jokowi saat membuka Rapat Kerja Nasional Kementerian Perdagangan Tahun 2021 dari Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/3/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi: Target Pertumbuhan Ekonomi 5% di 2021 Harus Tercapai!&amp;nbsp;
Oleh karena itu, Presiden Jokowi minta kebijakan perdagangan dapat mengundang aliran masuk investasi. Kebijakan perdagangan juga harus dapat memulihkan sektor-sektor ekonomi yang pada tahun lalu terkontraksi akibat dampak pandemi COVID-19.

&amp;ldquo;Sektor-sektor mana yang terganggu dan harus diapakan. Apakah diberi insentif, stimulus,&amp;rdquo; ujarnya.

Presiden berharap masuknya investasi juga dapat kembali membuka banyak lapangan kerja. Pada 2020, pandemi COVID-19 telah membuat angka pengangguran di Indonesia mencapai 10 juta orang. Belum lagi, kebutuhan lapangan kerja untuk angkatan kerja baru dari generasi muda.

&amp;ldquo;Ini yang ditunggu-tunggu masyarakat. Karena sudah ada sekarang ini 10 juta pengangguran di negara kita, baik karena pandemi dan juga angkatan kerja baru,&amp;rdquo; ucap Presiden.

Pada tahun ini, Presiden Jokowi menginginkan target pertumbuhan ekonomi domestik sebesar 5 persen tercapai. Dia mengakui target itu butuh kerja ekstra keras dan terobosan kebijakan. Pada tahun lalu, ekonomi Indonesia terperosok ke level kontraksi minus 2,09%.

&amp;ldquo;Target growth (pertumbuhan) yang ada di APBN sebesar 5% itu harus betul-betul tercapai. Tahun 2021 adalah tahun pemulihan yang harus dilandasi dengan optimisme,&amp;rdquo; kata Presiden Jokowi.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan investasi dan penambahan lapangan kerja akan menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di 2021.

&amp;ldquo;Kunci growth, pertumbuhan ekonomi kita adalah investasi. Karena tak mungkin kita menambah drastis APBN kita. Artinya kuncinya ada di investasi serta menciptakan peluang kerja yang sebanyak-banyaknya,&amp;rdquo; kata Presiden Jokowi saat membuka Rapat Kerja Nasional Kementerian Perdagangan Tahun 2021 dari Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/3/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi: Target Pertumbuhan Ekonomi 5% di 2021 Harus Tercapai!&amp;nbsp;
Oleh karena itu, Presiden Jokowi minta kebijakan perdagangan dapat mengundang aliran masuk investasi. Kebijakan perdagangan juga harus dapat memulihkan sektor-sektor ekonomi yang pada tahun lalu terkontraksi akibat dampak pandemi COVID-19.

&amp;ldquo;Sektor-sektor mana yang terganggu dan harus diapakan. Apakah diberi insentif, stimulus,&amp;rdquo; ujarnya.

Presiden berharap masuknya investasi juga dapat kembali membuka banyak lapangan kerja. Pada 2020, pandemi COVID-19 telah membuat angka pengangguran di Indonesia mencapai 10 juta orang. Belum lagi, kebutuhan lapangan kerja untuk angkatan kerja baru dari generasi muda.

&amp;ldquo;Ini yang ditunggu-tunggu masyarakat. Karena sudah ada sekarang ini 10 juta pengangguran di negara kita, baik karena pandemi dan juga angkatan kerja baru,&amp;rdquo; ucap Presiden.

Pada tahun ini, Presiden Jokowi menginginkan target pertumbuhan ekonomi domestik sebesar 5 persen tercapai. Dia mengakui target itu butuh kerja ekstra keras dan terobosan kebijakan. Pada tahun lalu, ekonomi Indonesia terperosok ke level kontraksi minus 2,09%.

&amp;ldquo;Target growth (pertumbuhan) yang ada di APBN sebesar 5% itu harus betul-betul tercapai. Tahun 2021 adalah tahun pemulihan yang harus dilandasi dengan optimisme,&amp;rdquo; kata Presiden Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
