<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gandeng UEA, Menko Luhut: Indonesia Bikin Senapan hingga Drone Canggih</title><description>Menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) telah dalam industri pertahanan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/05/320/2373156/gandeng-uea-menko-luhut-indonesia-bikin-senapan-hingga-drone-canggih</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/05/320/2373156/gandeng-uea-menko-luhut-indonesia-bikin-senapan-hingga-drone-canggih"/><item><title>Gandeng UEA, Menko Luhut: Indonesia Bikin Senapan hingga Drone Canggih</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/05/320/2373156/gandeng-uea-menko-luhut-indonesia-bikin-senapan-hingga-drone-canggih</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/05/320/2373156/gandeng-uea-menko-luhut-indonesia-bikin-senapan-hingga-drone-canggih</guid><pubDate>Jum'at 05 Maret 2021 20:49 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/05/320/2373156/gandeng-uea-menko-luhut-indonesia-bikin-senapan-hingga-drone-canggih-YAYe6uDsGB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Luhut (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/05/320/2373156/gandeng-uea-menko-luhut-indonesia-bikin-senapan-hingga-drone-canggih-YAYe6uDsGB.jpg</image><title>Menko Luhut (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA) telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) telah dalam industri pertahanan. Kerja sama itu dilakukan oleh, dua perusahaan dari kedua negara yakni PT Pindad dari Indonesia dan Caracal International dari UAE.

&quot;Kita juga menambah kerjasama industri pertahanan. Kita akan banyak membuat assault rifle dari Pindad. Mereka sukses, kita sukses, kita gunakan bersama,&quot; ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers, Jumat (5/3/2021).

Kemudian, kata dia, Caracal dan Pindad akan melakukan berbagai studi pengembangan teknologi pertahanan. Salah satunya adalah membuat drone.

&quot;Jadi kita juga melakukan studi bersama untuk segera mengembangkan teknologi drone dan teknologi lain,&quot; tandas dia.


Sebelumnya Indonesia dan Uni Emirat Arab menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama bilateral terkait program pengembangan mangrove yang dilakukan secara virtual.

Penandatanganan tersebut dilakukan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan bersama Menteri Perubahan Iklim dan Lingkungan Hidup Uni Emirat Arab (UEA) Abdullah Al Nuaimi.</description><content:encoded>JAKARTA - Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA) telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) telah dalam industri pertahanan. Kerja sama itu dilakukan oleh, dua perusahaan dari kedua negara yakni PT Pindad dari Indonesia dan Caracal International dari UAE.

&quot;Kita juga menambah kerjasama industri pertahanan. Kita akan banyak membuat assault rifle dari Pindad. Mereka sukses, kita sukses, kita gunakan bersama,&quot; ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers, Jumat (5/3/2021).

Kemudian, kata dia, Caracal dan Pindad akan melakukan berbagai studi pengembangan teknologi pertahanan. Salah satunya adalah membuat drone.

&quot;Jadi kita juga melakukan studi bersama untuk segera mengembangkan teknologi drone dan teknologi lain,&quot; tandas dia.


Sebelumnya Indonesia dan Uni Emirat Arab menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama bilateral terkait program pengembangan mangrove yang dilakukan secara virtual.

Penandatanganan tersebut dilakukan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan bersama Menteri Perubahan Iklim dan Lingkungan Hidup Uni Emirat Arab (UEA) Abdullah Al Nuaimi.</content:encoded></item></channel></rss>
