<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IPO Berkah Beton Sadaya, Emiten Baru yang Incar Rp200 Miliar</title><description>BEI masih tetap ramai meski pandemi. Buktinya, PT Berkah Beton Sadaya Tbk menjadi emiten terbaru di Pasar Modal Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/07/278/2373689/ipo-berkah-beton-sadaya-emiten-baru-yang-incar-rp200-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/07/278/2373689/ipo-berkah-beton-sadaya-emiten-baru-yang-incar-rp200-miliar"/><item><title>IPO Berkah Beton Sadaya, Emiten Baru yang Incar Rp200 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/07/278/2373689/ipo-berkah-beton-sadaya-emiten-baru-yang-incar-rp200-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/07/278/2373689/ipo-berkah-beton-sadaya-emiten-baru-yang-incar-rp200-miliar</guid><pubDate>Minggu 07 Maret 2021 15:14 WIB</pubDate><dc:creator>Rani Hardjanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/07/278/2373689/ipo-berkah-beton-sadaya-emiten-baru-yang-incar-rp200-miliar-jizYD1Gtyz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saham (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/07/278/2373689/ipo-berkah-beton-sadaya-emiten-baru-yang-incar-rp200-miliar-jizYD1Gtyz.jpg</image><title>Saham (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) masih tetap ramai meski pandemi. Buktinya, PT Berkah Beton Sadaya Tbk menjadi emiten terbaru di Pasar Modal Indonesia.

Perseroan akan menawarkan sebanyak 2 miliar lembar saham seharga Rp100 per lembar dan dengan demikian bakal meraup dana sebesar Rp 200 miliar.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ulima Nitra Akan IPO, Begini Bibit Bebet Bobotnya
Seperti dikutip dalam prospektus perseroan, Minggu (7/3/2021), nantinya sebesar 53,67% dana hasil IPO akan digunakan untuk membeli lahan milik PT Subang Terus Membangun dan sisanya untuk belanja modal.

Perseroan saat ini memasuki masa penawaran umum Initial Public Offering (IPO) pada tanggal 1 hingga 4 Maret 2021 setelah meraih pernyataan efektif pada tanggal 26 Februari 2021 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Baca juga: IPO, Perusahaan Hotel Ini Lepas 150 Juta Saham
Untuk itu, perseroan telah menunjuk Mirae Asset Sekuritas selaku penjamin emisi efek. Kemudian selain Berkah Beton Sedaya yang berniat IPO, ada juga PT Era Graharealty Tbk pemegang hak waralaba dan agen real estat ERA Real Estate bersiap melepas sebagian sehamnya ke pasar modal pada Maret 2021 ini.Dalam prospektus ringkas yang diterbitkan perusahaan, ERA menunjuk PT  UOB Kay Hian Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek. Sedangkan  biro administrasi yang ditetapkan adalah PT Datindo Entrycom.  Rencananya, ERA akan melaksanakan IPO pada Maret 2021 ini.

Jumlah  saham yang akan dicatatkan rencananya sebanyak-banyaknya 189.973.700  lembar saham. Jumlah itu setara 20% saham yang ditempatkan dan disetor  penuh. Saham ini akan dilepas dalam nominal Rp10. Sedangkan harga  pelaksanaan diperkirakan dalam rentang Rp105 sampai Rp120 per lembar  saham.

Dari jumlah saham ini sebanyak 47,36 juta  merupakan saham baru yang dilepas dari portepel. Sedangkan 142,60 juta  adalah saham divestasi pemegang saham pengendali PT Realti Indo Mandiri.

Pascaaksi  IPO, masyarakat memegang sebanyak 22,22% saham perseroan, PT Berkah  Global Investama memegang 35,4% dari sebelumnya 43,51%, PT Berkah Multi  Beton memegang 28,78% dari sebelumnya 37%, Haji Herdis Sudana memegang  4,4% dari sebelumnya 5,71%, Sugiarwati Lucky memegang 4,98% dari  sebelumnya 6,4%, PT Cipta Ihya Nusantara memegang 2,22% dari 2,86% dan  Dr Ir Haji Soewarso memegang 1,36% dari sebelumnya 1,75%.</description><content:encoded>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) masih tetap ramai meski pandemi. Buktinya, PT Berkah Beton Sadaya Tbk menjadi emiten terbaru di Pasar Modal Indonesia.

Perseroan akan menawarkan sebanyak 2 miliar lembar saham seharga Rp100 per lembar dan dengan demikian bakal meraup dana sebesar Rp 200 miliar.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ulima Nitra Akan IPO, Begini Bibit Bebet Bobotnya
Seperti dikutip dalam prospektus perseroan, Minggu (7/3/2021), nantinya sebesar 53,67% dana hasil IPO akan digunakan untuk membeli lahan milik PT Subang Terus Membangun dan sisanya untuk belanja modal.

Perseroan saat ini memasuki masa penawaran umum Initial Public Offering (IPO) pada tanggal 1 hingga 4 Maret 2021 setelah meraih pernyataan efektif pada tanggal 26 Februari 2021 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Baca juga: IPO, Perusahaan Hotel Ini Lepas 150 Juta Saham
Untuk itu, perseroan telah menunjuk Mirae Asset Sekuritas selaku penjamin emisi efek. Kemudian selain Berkah Beton Sedaya yang berniat IPO, ada juga PT Era Graharealty Tbk pemegang hak waralaba dan agen real estat ERA Real Estate bersiap melepas sebagian sehamnya ke pasar modal pada Maret 2021 ini.Dalam prospektus ringkas yang diterbitkan perusahaan, ERA menunjuk PT  UOB Kay Hian Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek. Sedangkan  biro administrasi yang ditetapkan adalah PT Datindo Entrycom.  Rencananya, ERA akan melaksanakan IPO pada Maret 2021 ini.

Jumlah  saham yang akan dicatatkan rencananya sebanyak-banyaknya 189.973.700  lembar saham. Jumlah itu setara 20% saham yang ditempatkan dan disetor  penuh. Saham ini akan dilepas dalam nominal Rp10. Sedangkan harga  pelaksanaan diperkirakan dalam rentang Rp105 sampai Rp120 per lembar  saham.

Dari jumlah saham ini sebanyak 47,36 juta  merupakan saham baru yang dilepas dari portepel. Sedangkan 142,60 juta  adalah saham divestasi pemegang saham pengendali PT Realti Indo Mandiri.

Pascaaksi  IPO, masyarakat memegang sebanyak 22,22% saham perseroan, PT Berkah  Global Investama memegang 35,4% dari sebelumnya 43,51%, PT Berkah Multi  Beton memegang 28,78% dari sebelumnya 37%, Haji Herdis Sudana memegang  4,4% dari sebelumnya 5,71%, Sugiarwati Lucky memegang 4,98% dari  sebelumnya 6,4%, PT Cipta Ihya Nusantara memegang 2,22% dari 2,86% dan  Dr Ir Haji Soewarso memegang 1,36% dari sebelumnya 1,75%.</content:encoded></item></channel></rss>
