<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tambah 2 Wakaf Mikro, Ketua OJK: Dorong Ekonomi Pesantren</title><description>Otoritas Jasa Keuangan OJK terus kembali menambah dua Bank Wakaf Mikro (BWM). Kali ini di Surakarta, Jawa Tengah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/07/320/2373748/tambah-2-wakaf-mikro-ketua-ojk-dorong-ekonomi-pesantren</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/07/320/2373748/tambah-2-wakaf-mikro-ketua-ojk-dorong-ekonomi-pesantren"/><item><title>Tambah 2 Wakaf Mikro, Ketua OJK: Dorong Ekonomi Pesantren</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/07/320/2373748/tambah-2-wakaf-mikro-ketua-ojk-dorong-ekonomi-pesantren</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/07/320/2373748/tambah-2-wakaf-mikro-ketua-ojk-dorong-ekonomi-pesantren</guid><pubDate>Minggu 07 Maret 2021 17:11 WIB</pubDate><dc:creator>Hafid Fuad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/07/320/2373748/tambah-2-wakaf-mikro-ketua-ojk-dorong-ekonomi-pesantren-dMXlCWS36D.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua DK OJK Wimboh Santoso (Foto: Instagram Wimboh.OJK)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/07/320/2373748/tambah-2-wakaf-mikro-ketua-ojk-dorong-ekonomi-pesantren-dMXlCWS36D.jpg</image><title>Ketua DK OJK Wimboh Santoso (Foto: Instagram Wimboh.OJK)</title></images><description>JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus kembali menambah dua Bank Wakaf Mikro (BWM). Kali ini di Surakarta, Jawa Tengah.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso meresmikan BWM Al Muayyad dan BWM Al Mushoffa disaksikan oleh Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka di Kantor OJK Solo, Minggu.
 
&amp;nbsp;Baca juga:  Permintaan Wapres Ma'ruf Amin ke Erick Thohir, Jangan Lupakan Bank Wakaf
Peresmian dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat dan juga dihadiri pimpinan Pesantren Al-Muayyad Mangkuyudan K.H. Abdul Rozaq Shofawi dan pimpinan Pesantren Al-Qur&amp;rsquo;aniyy Azzayadiy K.H. Abdul Karim serta perwakilan dari Bank Mandiri sebagai donatur dari dua BWM tersebut.

&amp;ldquo;BWM didirikan untuk bisa mendorong ekonomi masyarakat di sekitar pesantren dengan konsep yang sangat sederhana namun sangat memudahkan untuk peningkatan usaha mikro di sekitar pesantren. Kita terus perkuat manfaat BWM ini dengan pembinaan-pembinaan sehingga bisa menaikkan para pengusaha mikro ini ke kelas yang lebih tinggi,&amp;rdquo; kata Wimboh dalam keterangan resminya di Jakarta (7/3/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Wapres: Bank Wakaf Mikro Jalannya Agak Pelan karena Menunggu Donasi
Pembinaan untuk BWM ini juga telah menggunakan teknologi informasi dalam pelaksanaan program serta pelayanan BWM terutama untuk aktivitas bisnis dan operasional BWM.&amp;ldquo;Kita sudah siapkan marketplace untuk produk-produk dari BWM ini  website melalui umkmmu.co.id, sehingga lebih luas lagi pemasarannya,&amp;rdquo;  kata Wimboh.

Walikota Surakarta usai acara peresmian menyampaikan bahwa keberadaan  BWM di kota Surakarta akan mendukung program pemulihan ekonomi yang  sedang dipercepat di kota tersebut.

&amp;ldquo;Kita sedang menghadapi masa-masa sulit, tapi ada peluang untuk  bangkit salah satunya dengan BWM ini. Melalui BWM proses pemulihan  ekonomi di Solo bisa dipercepat dan saya yakin Solo akan segera bangkit  dari pandemi,&amp;rdquo; katanya.

Hingga saat ini telah berdiri 60 BWM dengan kumulatif penerima  manfaat sebanyak 41.436 nasabah dan total pembiayaan Rp60,6 miliar. BWM  Al Muayyad dan Al Mushoffa merupakan dua dari empat BWM baru yang  diproses selama masa pandemi Covid&amp;ndash;19.

OJK bersama dengan Lembaga Amil Zakat Bangun Sejahtera Mitra Umat  serta dengan dukungan dari para donatur telah menginisiasi pengembangan  ekosistem digital BWM yang mencakup tiga aspek utama yakni: Digitalisasi  Pembiayaan BWM, Digitalisasi Operasional BWM dan Digitalisasi  Pengembangan Usaha Nasabah BWM.</description><content:encoded>JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus kembali menambah dua Bank Wakaf Mikro (BWM). Kali ini di Surakarta, Jawa Tengah.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso meresmikan BWM Al Muayyad dan BWM Al Mushoffa disaksikan oleh Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka di Kantor OJK Solo, Minggu.
 
&amp;nbsp;Baca juga:  Permintaan Wapres Ma'ruf Amin ke Erick Thohir, Jangan Lupakan Bank Wakaf
Peresmian dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat dan juga dihadiri pimpinan Pesantren Al-Muayyad Mangkuyudan K.H. Abdul Rozaq Shofawi dan pimpinan Pesantren Al-Qur&amp;rsquo;aniyy Azzayadiy K.H. Abdul Karim serta perwakilan dari Bank Mandiri sebagai donatur dari dua BWM tersebut.

&amp;ldquo;BWM didirikan untuk bisa mendorong ekonomi masyarakat di sekitar pesantren dengan konsep yang sangat sederhana namun sangat memudahkan untuk peningkatan usaha mikro di sekitar pesantren. Kita terus perkuat manfaat BWM ini dengan pembinaan-pembinaan sehingga bisa menaikkan para pengusaha mikro ini ke kelas yang lebih tinggi,&amp;rdquo; kata Wimboh dalam keterangan resminya di Jakarta (7/3/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Wapres: Bank Wakaf Mikro Jalannya Agak Pelan karena Menunggu Donasi
Pembinaan untuk BWM ini juga telah menggunakan teknologi informasi dalam pelaksanaan program serta pelayanan BWM terutama untuk aktivitas bisnis dan operasional BWM.&amp;ldquo;Kita sudah siapkan marketplace untuk produk-produk dari BWM ini  website melalui umkmmu.co.id, sehingga lebih luas lagi pemasarannya,&amp;rdquo;  kata Wimboh.

Walikota Surakarta usai acara peresmian menyampaikan bahwa keberadaan  BWM di kota Surakarta akan mendukung program pemulihan ekonomi yang  sedang dipercepat di kota tersebut.

&amp;ldquo;Kita sedang menghadapi masa-masa sulit, tapi ada peluang untuk  bangkit salah satunya dengan BWM ini. Melalui BWM proses pemulihan  ekonomi di Solo bisa dipercepat dan saya yakin Solo akan segera bangkit  dari pandemi,&amp;rdquo; katanya.

Hingga saat ini telah berdiri 60 BWM dengan kumulatif penerima  manfaat sebanyak 41.436 nasabah dan total pembiayaan Rp60,6 miliar. BWM  Al Muayyad dan Al Mushoffa merupakan dua dari empat BWM baru yang  diproses selama masa pandemi Covid&amp;ndash;19.

OJK bersama dengan Lembaga Amil Zakat Bangun Sejahtera Mitra Umat  serta dengan dukungan dari para donatur telah menginisiasi pengembangan  ekosistem digital BWM yang mencakup tiga aspek utama yakni: Digitalisasi  Pembiayaan BWM, Digitalisasi Operasional BWM dan Digitalisasi  Pengembangan Usaha Nasabah BWM.</content:encoded></item></channel></rss>
