<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: Kita Berada di Zaman Perang Kecerdasan Buatan seperti Space War</title><description>Penerapan Teknologi (BPPT) menjadi pusat kecerdasan teknologi di Indonesia</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/08/320/2374168/jokowi-kita-berada-di-zaman-perang-kecerdasan-buatan-seperti-space-war</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/08/320/2374168/jokowi-kita-berada-di-zaman-perang-kecerdasan-buatan-seperti-space-war"/><item><title>Jokowi: Kita Berada di Zaman Perang Kecerdasan Buatan seperti Space War</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/08/320/2374168/jokowi-kita-berada-di-zaman-perang-kecerdasan-buatan-seperti-space-war</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/08/320/2374168/jokowi-kita-berada-di-zaman-perang-kecerdasan-buatan-seperti-space-war</guid><pubDate>Senin 08 Maret 2021 12:36 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/08/320/2374168/jokowi-kita-berada-di-zaman-perang-kecerdasan-buatan-seperti-space-war-lqq7fcmvqk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Joko Widodo. (Foto: Okezone.com/Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/08/320/2374168/jokowi-kita-berada-di-zaman-perang-kecerdasan-buatan-seperti-space-war-lqq7fcmvqk.jpg</image><title>Presiden Joko Widodo. (Foto: Okezone.com/Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara khusus meminta Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk menjadi pusat kecerdasan teknologi di Indonesia. Menurutnya, saat ini semua negara bersaing menguasai kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
&amp;ldquo;Saat ini kita berada di zaman perang AI, persaingan dalam menguasai AI sudah sama kayak space war di era perang dingin. Siapa yang menguasai AI dia yang berpotensi menguasai dunia. Ini kita kejar-kejaran,&amp;rdquo; katanya dalam Rakernas Penguatan  Ekosistem Inovasi Teknologi BPPT Tahun 2021, di Istana Negara, Senin (8/3/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Bangun Pusat Data, Bappenas: RI Hemat Biaya Rp2,7 Triliun
Jokowi mengatakan BPPT diperlukan untuk menghadapi perang tersebut. Pasalnya BPPT dinilai dapat memproduksi teknologinya sendiri.
&amp;ldquo;BPPT sinergikan talenta-talenta diaspora, peneliti-peneliti di universitas, startup teknologi, dan anak-anak muda yang sangat militan. Bangun mesin AI induk yang bisa memfasilitasi gotong royong antar inovator dan peneliti,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Hampir 100% Pelaku Usaha Melek Teknologi
Menurutnya dengan memfasilitasi kecerdasan komputer dan manusia dapat mendukung pemulihan ekonomi nasional yang tidak konvensional sekaligus efektif.
&amp;ldquo;Saya berharap agar bppt bisa menjadi lembaga yang extraordinary, terus menemukan cara-cara baru, cara-cara inovatif dan kreatif, menghasilkan karya nyata yang kontributif untuk kemajuan bangsa,&amp;rdquo; pungkasnya.&amp;nbsp;
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara khusus meminta Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk menjadi pusat kecerdasan teknologi di Indonesia. Menurutnya, saat ini semua negara bersaing menguasai kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
&amp;ldquo;Saat ini kita berada di zaman perang AI, persaingan dalam menguasai AI sudah sama kayak space war di era perang dingin. Siapa yang menguasai AI dia yang berpotensi menguasai dunia. Ini kita kejar-kejaran,&amp;rdquo; katanya dalam Rakernas Penguatan  Ekosistem Inovasi Teknologi BPPT Tahun 2021, di Istana Negara, Senin (8/3/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Bangun Pusat Data, Bappenas: RI Hemat Biaya Rp2,7 Triliun
Jokowi mengatakan BPPT diperlukan untuk menghadapi perang tersebut. Pasalnya BPPT dinilai dapat memproduksi teknologinya sendiri.
&amp;ldquo;BPPT sinergikan talenta-talenta diaspora, peneliti-peneliti di universitas, startup teknologi, dan anak-anak muda yang sangat militan. Bangun mesin AI induk yang bisa memfasilitasi gotong royong antar inovator dan peneliti,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Hampir 100% Pelaku Usaha Melek Teknologi
Menurutnya dengan memfasilitasi kecerdasan komputer dan manusia dapat mendukung pemulihan ekonomi nasional yang tidak konvensional sekaligus efektif.
&amp;ldquo;Saya berharap agar bppt bisa menjadi lembaga yang extraordinary, terus menemukan cara-cara baru, cara-cara inovatif dan kreatif, menghasilkan karya nyata yang kontributif untuk kemajuan bangsa,&amp;rdquo; pungkasnya.&amp;nbsp;
</content:encoded></item></channel></rss>
