<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bu Ida, Dana Sisa BLT Gaji Sebesar Rp352 Miliar Kapan Dicairkan?</title><description>Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) belum juga menyelesaikan pencairan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) gaji tahun 2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/08/320/2374366/bu-ida-dana-sisa-blt-gaji-sebesar-rp352-miliar-kapan-dicairkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/08/320/2374366/bu-ida-dana-sisa-blt-gaji-sebesar-rp352-miliar-kapan-dicairkan"/><item><title>Bu Ida, Dana Sisa BLT Gaji Sebesar Rp352 Miliar Kapan Dicairkan?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/08/320/2374366/bu-ida-dana-sisa-blt-gaji-sebesar-rp352-miliar-kapan-dicairkan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/08/320/2374366/bu-ida-dana-sisa-blt-gaji-sebesar-rp352-miliar-kapan-dicairkan</guid><pubDate>Senin 08 Maret 2021 16:57 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/08/320/2374366/bu-ida-dana-sisa-blt-gaji-sebesar-rp352-miliar-kapan-dicairkan-LC1UBkQLfB.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/08/320/2374366/bu-ida-dana-sisa-blt-gaji-sebesar-rp352-miliar-kapan-dicairkan-LC1UBkQLfB.jpeg</image><title>Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Hingga Maret 2021, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) belum juga menyelesaikan pencairan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) gaji tahun 2020. Padahal, para pekerja dengan upah di bawah Rp5 juta menunggu-nunggu BLT subsidi gaji sebesar Rp2,4 juta tersebut.
Target penerimaan BLT gaji tahun 2020 sendiri sebanyak 12.403.896 orang dengan anggaran sebesar Rp29.769.350.400.000.
Baca Juga: Ini Daftar Bansos yang Masih Ditunggu Masyarakat
 
Namun, hingga 31 Desember 2020, anggaran itu baru terealisasi sebesar Rp29.416.358.400.000 atau 98,81%. Artinya, dana sisa yang dikembalikan ke kas negara sebesar Rp352.992.000.000.
Lambannya proses pencairan tersebut membuat sejumlah warganet menghujani protes keras di dalam kolom komentar akun Instagram @Kemnaker. Mereka menyebut kalau ini hanya sebuah janji-janji surga Menteri Ketenagakerjaan kepada masyarakat.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hitung-hitungan Bansos-BLT untuk Orang Miskin dan Bebas Pajak bagi si Kaya 
 
&quot;Kena prank katanya bsu yg belum dapet bakalan dicairan lagi, udah bulan Maret ini,&quot; tulis akun Instagram itastroberry yang dikutip Okezone, Senin (8/3/2021).
&quot;@itastroberry semoga cair mbk..doaku juga sama kok..thun lalu blm kebagian..semoga tahun ini aamiin,&quot; balas akun Instagram @dwi_martiani13.
Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengaku  akan mengupayakan sisa pencairan BLT tersebut pada tahun ini. Sehingga,  nanti diharapkan mereka yang terdaftar sebagai penerima akan menerima  haknya.
&quot;Realisasi kita sudah 98,92%, jadi sudah hampir 100%. Ada sedikit  yang karena kita sudah tutup buku harus dikembalikan pada kas negara,  jika memang sudah memenuhi syarat kami akan ajukan kembali ke  Kementerian Keuangan untuk bisa diproses,&quot; kata Ida di Jakarta, Kamis  (18/2/2021).
Politikus PKB itu memastikan bagi mereka yang memang telah memenuhi  syarat, maka pihaknya akan mengusahakan untuk mendapatkan BLT tersebut.
&quot;Yang tersisa sepanjang memenuhi syarat maka akan kami mintakan kembali kepada Kementerian Keuangan,&quot; ujar Ida.</description><content:encoded>JAKARTA - Hingga Maret 2021, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) belum juga menyelesaikan pencairan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) gaji tahun 2020. Padahal, para pekerja dengan upah di bawah Rp5 juta menunggu-nunggu BLT subsidi gaji sebesar Rp2,4 juta tersebut.
Target penerimaan BLT gaji tahun 2020 sendiri sebanyak 12.403.896 orang dengan anggaran sebesar Rp29.769.350.400.000.
Baca Juga: Ini Daftar Bansos yang Masih Ditunggu Masyarakat
 
Namun, hingga 31 Desember 2020, anggaran itu baru terealisasi sebesar Rp29.416.358.400.000 atau 98,81%. Artinya, dana sisa yang dikembalikan ke kas negara sebesar Rp352.992.000.000.
Lambannya proses pencairan tersebut membuat sejumlah warganet menghujani protes keras di dalam kolom komentar akun Instagram @Kemnaker. Mereka menyebut kalau ini hanya sebuah janji-janji surga Menteri Ketenagakerjaan kepada masyarakat.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hitung-hitungan Bansos-BLT untuk Orang Miskin dan Bebas Pajak bagi si Kaya 
 
&quot;Kena prank katanya bsu yg belum dapet bakalan dicairan lagi, udah bulan Maret ini,&quot; tulis akun Instagram itastroberry yang dikutip Okezone, Senin (8/3/2021).
&quot;@itastroberry semoga cair mbk..doaku juga sama kok..thun lalu blm kebagian..semoga tahun ini aamiin,&quot; balas akun Instagram @dwi_martiani13.
Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengaku  akan mengupayakan sisa pencairan BLT tersebut pada tahun ini. Sehingga,  nanti diharapkan mereka yang terdaftar sebagai penerima akan menerima  haknya.
&quot;Realisasi kita sudah 98,92%, jadi sudah hampir 100%. Ada sedikit  yang karena kita sudah tutup buku harus dikembalikan pada kas negara,  jika memang sudah memenuhi syarat kami akan ajukan kembali ke  Kementerian Keuangan untuk bisa diproses,&quot; kata Ida di Jakarta, Kamis  (18/2/2021).
Politikus PKB itu memastikan bagi mereka yang memang telah memenuhi  syarat, maka pihaknya akan mengusahakan untuk mendapatkan BLT tersebut.
&quot;Yang tersisa sepanjang memenuhi syarat maka akan kami mintakan kembali kepada Kementerian Keuangan,&quot; ujar Ida.</content:encoded></item></channel></rss>
