<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunakan Pesawat Antonov, RI Ekspor Kabel Lewat Bandara YIA</title><description>Pesawat kargo charter Antonov Internasional AN124-100 berhasil mendarat  dan lepas landas di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/10/320/2375730/gunakan-pesawat-antonov-ri-ekspor-kabel-lewat-bandara-yia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/10/320/2375730/gunakan-pesawat-antonov-ri-ekspor-kabel-lewat-bandara-yia"/><item><title>Gunakan Pesawat Antonov, RI Ekspor Kabel Lewat Bandara YIA</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/10/320/2375730/gunakan-pesawat-antonov-ri-ekspor-kabel-lewat-bandara-yia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/10/320/2375730/gunakan-pesawat-antonov-ri-ekspor-kabel-lewat-bandara-yia</guid><pubDate>Rabu 10 Maret 2021 18:06 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/10/320/2375730/gunakan-pesawat-antonov-ri-ekspor-kabel-lewat-bandara-yia-p2KLuIxsKY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pesawat (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/10/320/2375730/gunakan-pesawat-antonov-ri-ekspor-kabel-lewat-bandara-yia-p2KLuIxsKY.jpg</image><title>Pesawat (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pesawat kargo charter Antonov Internasional AN124-100 berhasil mendarat dan lepas landas di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo pada Rabu (10/3/2021). Kesuksesan melayani operasional pesawat terbesar kedua di dunia tersebut menunjukkan kualitas fasilitas sisi udara (runway dan apron) Bandara Internasional Yogyakarta yang memang terbaik.

Pesawat Antonov AN124-100 dari Bandara Sultan Ismail Johor Baru Malaysia berhasil mendarat dengan mulus di YIA pada pukul 09.42 WIB dan sukses lepas landas menuju Colombus Amerika Serikat pada pukul 16.55 WIB. Pesawat ini mengangkut 62 ton kargo berisi komoditas wire harness (kabel).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Perbanyak UMKM Eksportir, RI Bakal Bentuk Badan Khusus
Penerbangan ini menjadi penerbangan ekspor kargo yang pertama kali menggunakan pesawat Antonov. Pesawat Antonov 124-100 sendiri merupakan pesawat kargo berbadan besar terbesar kedua di dunia buatan Ukraina yang memiliki kapasitas muatan hingga 150 ton.

Menurut Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi pesawat Kargo Antonov AN124-100 telah berhasil mendarat dan lepas landas di YIA dengan mulus. Hal tersebut, salah satunya, didukung dengan pavement classification number atau tingkat kekerasan runway, taxiway dan apron yang lebih besar daripada spesifikasi landasan yang dibutuhkan untuk kebutuhan pendaratan dan penerbangan pesawat Antonov AN124-100.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Menteri KKP: Kita Fokus Ekspor Lobster hingga Udang
&quot;Adapun tingkat kekerasan atau PCN runway YIA yaitu 93/F/C/X/T, PCN taxiway yaitu 93/F/C/X/T, dan PCN apron yaitu 107/R/C/X/T. Sementara dimensi panjang runway yaitu 3.250 x 45 meter persegi,&quot; ujar dia.

Kelancaran pelayanan terhadap operasional Antonov 124-100 di YIA tersebut, lanjut Faik Fahmi, juga didukung dengan kesiapan personel pendukung, baik di sisi udara maupun di sisi darat, penanganan kargo yang sudah datang di YIA sejak Minggu 7 Maret lalu.&quot;Penanganan proses pemeriksaan kargo; hingga proses labelling  security, customs check dan penempatan barang kargo di area steril yang  dilakukan secara baik dan benar,&quot; ungkap dia.

Sebagai informasi, YIA memiliki dua terminal kargo yaitu domestik dan  internasional, dengan luas 3.546 meter persegi dan daya tampung hingga  390 ton untuk kargo domestik, serta 2.304 meter persegi dengan daya  tampung 250 ton untuk kargo internasional.

Hingga saat ini, YIA telah melayani clearance bea dan cukai untuk  komoditi ekspor kargo ke beberapa negara seperti Korea Selatan, Jepang,  Australia (Melbourne dan Sydney), Taiwan, Hongkong, Thailand, dan  Singapura. Ekspor kargo tersebut membawa berbagai jenis komoditas,  seperti sarung tangan, bahan kulit, kain rajut, kulit domba, biji  vanili, ikan segar, kumbang, cat, dan salak segar.

YIA memiliki peran untuk mendukung kelancaran arus kargo udara di  wilayah Yogyakarta dan Jawa bagian selatan. Dengan kapasitas terminal  kargo yang besar, YIA dapat berkontribusi untuk mendukung pertumbuhan  arus kargo melalui ekspor dan impor. Yogyakarta memiliki potensi  komoditas ekspor berupa pertanian pangan, sayuran, buah-buahan; juga  komoditas perkebunan, peternakan, perikanan, dan industri. Saat ini  rata-rata per hari kargo yang telah dilayani melalui YIA adalah 30,32  ton untuk domestik, dan 0,53 ton per hari untuk kargo internasional.  Pada 2020 lalu, YIA melayani trafik kargo sebesar 6.571.102 kg. Sejak  Januari hingga Februari 2021, YIA telah melayani 1.505.477 kg barang  kargo.

&quot;Kami optimis dengan peluang pertumbuhan kargo di YIA ke depan.  Yogyakarta memiliki banyak pelaku usaha eksportir yang dapat bekerja  sama untuk memanfaatkan fasilitas kargo melalui Bandara Internasional  Yogyakarta,&quot; tandas Faik Fahmi.</description><content:encoded>JAKARTA - Pesawat kargo charter Antonov Internasional AN124-100 berhasil mendarat dan lepas landas di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo pada Rabu (10/3/2021). Kesuksesan melayani operasional pesawat terbesar kedua di dunia tersebut menunjukkan kualitas fasilitas sisi udara (runway dan apron) Bandara Internasional Yogyakarta yang memang terbaik.

Pesawat Antonov AN124-100 dari Bandara Sultan Ismail Johor Baru Malaysia berhasil mendarat dengan mulus di YIA pada pukul 09.42 WIB dan sukses lepas landas menuju Colombus Amerika Serikat pada pukul 16.55 WIB. Pesawat ini mengangkut 62 ton kargo berisi komoditas wire harness (kabel).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Perbanyak UMKM Eksportir, RI Bakal Bentuk Badan Khusus
Penerbangan ini menjadi penerbangan ekspor kargo yang pertama kali menggunakan pesawat Antonov. Pesawat Antonov 124-100 sendiri merupakan pesawat kargo berbadan besar terbesar kedua di dunia buatan Ukraina yang memiliki kapasitas muatan hingga 150 ton.

Menurut Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi pesawat Kargo Antonov AN124-100 telah berhasil mendarat dan lepas landas di YIA dengan mulus. Hal tersebut, salah satunya, didukung dengan pavement classification number atau tingkat kekerasan runway, taxiway dan apron yang lebih besar daripada spesifikasi landasan yang dibutuhkan untuk kebutuhan pendaratan dan penerbangan pesawat Antonov AN124-100.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Menteri KKP: Kita Fokus Ekspor Lobster hingga Udang
&quot;Adapun tingkat kekerasan atau PCN runway YIA yaitu 93/F/C/X/T, PCN taxiway yaitu 93/F/C/X/T, dan PCN apron yaitu 107/R/C/X/T. Sementara dimensi panjang runway yaitu 3.250 x 45 meter persegi,&quot; ujar dia.

Kelancaran pelayanan terhadap operasional Antonov 124-100 di YIA tersebut, lanjut Faik Fahmi, juga didukung dengan kesiapan personel pendukung, baik di sisi udara maupun di sisi darat, penanganan kargo yang sudah datang di YIA sejak Minggu 7 Maret lalu.&quot;Penanganan proses pemeriksaan kargo; hingga proses labelling  security, customs check dan penempatan barang kargo di area steril yang  dilakukan secara baik dan benar,&quot; ungkap dia.

Sebagai informasi, YIA memiliki dua terminal kargo yaitu domestik dan  internasional, dengan luas 3.546 meter persegi dan daya tampung hingga  390 ton untuk kargo domestik, serta 2.304 meter persegi dengan daya  tampung 250 ton untuk kargo internasional.

Hingga saat ini, YIA telah melayani clearance bea dan cukai untuk  komoditi ekspor kargo ke beberapa negara seperti Korea Selatan, Jepang,  Australia (Melbourne dan Sydney), Taiwan, Hongkong, Thailand, dan  Singapura. Ekspor kargo tersebut membawa berbagai jenis komoditas,  seperti sarung tangan, bahan kulit, kain rajut, kulit domba, biji  vanili, ikan segar, kumbang, cat, dan salak segar.

YIA memiliki peran untuk mendukung kelancaran arus kargo udara di  wilayah Yogyakarta dan Jawa bagian selatan. Dengan kapasitas terminal  kargo yang besar, YIA dapat berkontribusi untuk mendukung pertumbuhan  arus kargo melalui ekspor dan impor. Yogyakarta memiliki potensi  komoditas ekspor berupa pertanian pangan, sayuran, buah-buahan; juga  komoditas perkebunan, peternakan, perikanan, dan industri. Saat ini  rata-rata per hari kargo yang telah dilayani melalui YIA adalah 30,32  ton untuk domestik, dan 0,53 ton per hari untuk kargo internasional.  Pada 2020 lalu, YIA melayani trafik kargo sebesar 6.571.102 kg. Sejak  Januari hingga Februari 2021, YIA telah melayani 1.505.477 kg barang  kargo.

&quot;Kami optimis dengan peluang pertumbuhan kargo di YIA ke depan.  Yogyakarta memiliki banyak pelaku usaha eksportir yang dapat bekerja  sama untuk memanfaatkan fasilitas kargo melalui Bandara Internasional  Yogyakarta,&quot; tandas Faik Fahmi.</content:encoded></item></channel></rss>
