<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Blusukan ke Proyek LRT Jabodebek, Said Aqil: Alhamdulillah Tak Ada Kekurangan</title><description>Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau disingkat KAI turun langsung ke lapangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/10/320/2375819/blusukan-ke-proyek-lrt-jabodebek-said-aqil-alhamdulillah-tak-ada-kekurangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/10/320/2375819/blusukan-ke-proyek-lrt-jabodebek-said-aqil-alhamdulillah-tak-ada-kekurangan"/><item><title>Blusukan ke Proyek LRT Jabodebek, Said Aqil: Alhamdulillah Tak Ada Kekurangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/10/320/2375819/blusukan-ke-proyek-lrt-jabodebek-said-aqil-alhamdulillah-tak-ada-kekurangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/10/320/2375819/blusukan-ke-proyek-lrt-jabodebek-said-aqil-alhamdulillah-tak-ada-kekurangan</guid><pubDate>Rabu 10 Maret 2021 20:06 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/10/320/2375819/blusukan-ke-proyek-lrt-jabodebek-said-aqil-alhamdulillah-tak-ada-kekurangan-gPl1rcwUMD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Said Aqil Siradj (Foto: Dok KAI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/10/320/2375819/blusukan-ke-proyek-lrt-jabodebek-said-aqil-alhamdulillah-tak-ada-kekurangan-gPl1rcwUMD.jpg</image><title>Said Aqil Siradj (Foto: Dok KAI)</title></images><description>JAKARTA - Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau disingkat KAI turun langsung ke lapangan untuk meninjau progres pengerjaan kereta Laju Raya Terpadu atau Light Rail Transit (LRT) Jabodebek. Kunjungan dilakukan dari mulai LRT Harjamukti, Cibubur, Jakarta Timur.

Dalam peninjauan tersebut, Said Aqil didampingi oleh Dewan Komisaris KAI lainnya. Tak hanya itu, Said Aqil juga didampingi oleh Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo beserta jajaran direksi, PPK Pembangunan Prasarana LRT Jabodebek Ditjenka Kemenhub Ferdian Suryo Adhi, Direktur Operasi PT Inka I gede Agus prayatna, dan Deputy Project Manager Adhi Karya Sudaryono.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Stasiun LRT Jakarta Diharapkan Berjarak 10 Menit dari Perumahan
Pada rangkaian tinjauannya tersebut, Said Aqil Siroj bersama rombongan mengecek stasiun LRT, ruang kendali uji coba sistem persinyalan atau backup operating control center (BOCC), serta memastikan keandalan sarana LRT Jabodebek dengan menaiki transportasi baru ini dari Stasiun Harjamukti ke Stasiun TMII.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan Proyek Strategis Nasional ini selesai tepat waktu meski di tengah pandemi Covid-19. Dari hasil peninjauan tersebut, Said Aqil menyebut tidak ada kekuarngan pada pengerjaan LRT Jabodebek.
 
&amp;nbsp;Baca juga:  Progres LRT Jabodebek 82,6%, Netizen: Kelar Kapan?
&amp;ldquo;Alhamdulillah, sampai saat ini saya tidak melihat ada kekurangan pada pengerjaan LRT Jabodebek ini, semua berjalan dengan baik. Seluruh pihak terus bekerja keras baik dari Kemenhub, KAI, Adhi Karya, Inka, dan LEN. Saya harapkan proyek ini dapat dioperasikan tepat waktu di bulan Juli 2022,&amp;rdquo; ujar Komisaris Utama KAI Said Aqil Siroj dalam keterangannya, Rabu (10/3/2021).Said Aqil Siroj menambahkan, dengan adanya LRT Jabodebek,  akan  mempunyai dampak yang sangat signifikan bagi masyarakat. Misalnya saja  LRT Jabodebek akan mengurangi kemacetan lalu lintas dan meningkatkan  ekonomi masyarakat.

&amp;ldquo;Kami terus bekerja keras agar seluruh proyek yang sedang berlangsung  termasuk LRT Jabodebek selesai pada target yang telah ditentukan,&quot;  ucapnya.

Apalagi, Said Aqil Siroj melihat pelayanan yang diberikan KAI sudah  bagus. Karena meskipun pada  masa pandemi, KAI secara konsisten  menerapkan protokol kesehatan yang ketat di lingkungan perkeretaapian.

&quot;Kami juga akan terus berkoordinasi dengan jajaran Direksi untuk  menjadikan KAI sebagai BUMN yang lebih baik lagi dan dapat memberikan  nilai tambah kepada masyarakat,&amp;rdquo; kata Said Aqil.

Sementara itu, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan proyek  LRT Jabodebek merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menjadi  salah satu tugas penyelesaian kepada KAI. Selain itu, LRT Jabodebek  merupakan proyek kerja sama sinergi BUMN yang dikoordinir oleh Satker  LRT Jabodebek di Kementerian Perhubungan.

&amp;ldquo;Mari kita sama-sama berdoa dan berniat untuk menyelesaikan proyek  ini. Harapannya proyek ini dapat selesai dengan tepat waktu dan dapat  bermanfaat bagi masyarakat yang ada di Jabodebek untuk mengurai  kemacetan dan meningkatkan kualitas hidup dengan transportasi massal  yang lebih baik dari waktu ke waktu,&amp;rdquo; kata Didiek.</description><content:encoded>JAKARTA - Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau disingkat KAI turun langsung ke lapangan untuk meninjau progres pengerjaan kereta Laju Raya Terpadu atau Light Rail Transit (LRT) Jabodebek. Kunjungan dilakukan dari mulai LRT Harjamukti, Cibubur, Jakarta Timur.

Dalam peninjauan tersebut, Said Aqil didampingi oleh Dewan Komisaris KAI lainnya. Tak hanya itu, Said Aqil juga didampingi oleh Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo beserta jajaran direksi, PPK Pembangunan Prasarana LRT Jabodebek Ditjenka Kemenhub Ferdian Suryo Adhi, Direktur Operasi PT Inka I gede Agus prayatna, dan Deputy Project Manager Adhi Karya Sudaryono.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Stasiun LRT Jakarta Diharapkan Berjarak 10 Menit dari Perumahan
Pada rangkaian tinjauannya tersebut, Said Aqil Siroj bersama rombongan mengecek stasiun LRT, ruang kendali uji coba sistem persinyalan atau backup operating control center (BOCC), serta memastikan keandalan sarana LRT Jabodebek dengan menaiki transportasi baru ini dari Stasiun Harjamukti ke Stasiun TMII.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan Proyek Strategis Nasional ini selesai tepat waktu meski di tengah pandemi Covid-19. Dari hasil peninjauan tersebut, Said Aqil menyebut tidak ada kekuarngan pada pengerjaan LRT Jabodebek.
 
&amp;nbsp;Baca juga:  Progres LRT Jabodebek 82,6%, Netizen: Kelar Kapan?
&amp;ldquo;Alhamdulillah, sampai saat ini saya tidak melihat ada kekurangan pada pengerjaan LRT Jabodebek ini, semua berjalan dengan baik. Seluruh pihak terus bekerja keras baik dari Kemenhub, KAI, Adhi Karya, Inka, dan LEN. Saya harapkan proyek ini dapat dioperasikan tepat waktu di bulan Juli 2022,&amp;rdquo; ujar Komisaris Utama KAI Said Aqil Siroj dalam keterangannya, Rabu (10/3/2021).Said Aqil Siroj menambahkan, dengan adanya LRT Jabodebek,  akan  mempunyai dampak yang sangat signifikan bagi masyarakat. Misalnya saja  LRT Jabodebek akan mengurangi kemacetan lalu lintas dan meningkatkan  ekonomi masyarakat.

&amp;ldquo;Kami terus bekerja keras agar seluruh proyek yang sedang berlangsung  termasuk LRT Jabodebek selesai pada target yang telah ditentukan,&quot;  ucapnya.

Apalagi, Said Aqil Siroj melihat pelayanan yang diberikan KAI sudah  bagus. Karena meskipun pada  masa pandemi, KAI secara konsisten  menerapkan protokol kesehatan yang ketat di lingkungan perkeretaapian.

&quot;Kami juga akan terus berkoordinasi dengan jajaran Direksi untuk  menjadikan KAI sebagai BUMN yang lebih baik lagi dan dapat memberikan  nilai tambah kepada masyarakat,&amp;rdquo; kata Said Aqil.

Sementara itu, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan proyek  LRT Jabodebek merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menjadi  salah satu tugas penyelesaian kepada KAI. Selain itu, LRT Jabodebek  merupakan proyek kerja sama sinergi BUMN yang dikoordinir oleh Satker  LRT Jabodebek di Kementerian Perhubungan.

&amp;ldquo;Mari kita sama-sama berdoa dan berniat untuk menyelesaikan proyek  ini. Harapannya proyek ini dapat selesai dengan tepat waktu dan dapat  bermanfaat bagi masyarakat yang ada di Jabodebek untuk mengurai  kemacetan dan meningkatkan kualitas hidup dengan transportasi massal  yang lebih baik dari waktu ke waktu,&amp;rdquo; kata Didiek.</content:encoded></item></channel></rss>
