<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembangunan LRT Jabodebek Fase 1 Capai 83,37%</title><description>Pembangunan proyek kereta laju raya terpadu atau Light Rail Transit (LRT) terus dilakukan meskipu di tengah pandemi covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/10/320/2375829/pembangunan-lrt-jabodebek-fase-1-capai-83-37</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/10/320/2375829/pembangunan-lrt-jabodebek-fase-1-capai-83-37"/><item><title>Pembangunan LRT Jabodebek Fase 1 Capai 83,37%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/10/320/2375829/pembangunan-lrt-jabodebek-fase-1-capai-83-37</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/10/320/2375829/pembangunan-lrt-jabodebek-fase-1-capai-83-37</guid><pubDate>Rabu 10 Maret 2021 20:27 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/10/320/2375829/pembangunan-lrt-jabodebek-fase-1-capai-83-37-ky6qXrUZ1M.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dalam LRT (Foto: dok Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/10/320/2375829/pembangunan-lrt-jabodebek-fase-1-capai-83-37-ky6qXrUZ1M.jpg</image><title>Dalam LRT (Foto: dok Sindonews)</title></images><description>JAKARTA - Pembangunan proyek kereta laju raya terpadu atau Light Rail Transit (LRT) terus dilakukan meskipu di tengah pandemi covid-19. Berdasarkan data per 5 Maret 2021, progres pembangunan fase 1 LRT Jabodebek telah mencapai 83,37%.
Adapun rinciannya adalah Lintas Pelayanan I Cawang-Cibubur sudah mencapai 93,67%. Kemudian Lintas Pelayanan II Cawang-Kuningan-Dukuh Atas sudah mencapai 82,44%. Dan kemudian yang terakhir serta Lintas Pelayanan III Cawang-Bekasi Timur sudah mencapai 76,94%.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Blusukan ke Proyek LRT Jabodebek, Said Aqil: Alhamdulillah Tak Ada Kekurangan
Fase 1 LRT Jabodebek ditargetkan untuk dapat dioperasikan di bulan Juli 2022 dengan 18 stasiun pemberhentian. Adapun pengoperasiannya akan dilakukan secara otomatis tanpa masinis dengan sistem persinyalan CBTC grade of automation level 3.

Saat ini, KAI masih melakukan uji coba dinamis dengan menjalankan kereta LRT di jalurnya. Sebagian kereta yang telah lulus uji selanjutnya akan dilakukan pengujian komunikasi dengan sistem persinyalan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Stasiun LRT Jakarta Diharapkan Berjarak 10 Menit dari Perumahan
&amp;ldquo;Kami terus bekerja keras agar seluruh proyek yang sedang berlangsung termasuk LRT Jabodebek selesai pada target yang telah ditentukan,&quot; ucap Komisaris Utama KAI Said Aqil Siroj dalam keterangannya, Rabu (10/3/2021).Sementara itu, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan proyek  LRT Jabodebek merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menjadi  salah satu tugas penyelesaian kepada KAI. Selain itu, LRT Jabodebek  merupakan proyek kerja sama sinergi BUMN yang dikoordinir oleh Satker  LRT Jabodebek di Kementerian Perhubungan.
Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 49 Tahun 2017, KAI ditugaskan  untuk melakukan  penyelenggaraan Sarana dan Prasarana LRT termasuk  pendanaan pembangunan prasarana LRT Jabodebek. KAI nantinya juga akan  memanfaatkan, mengelola, dan mengusahakan kawasan TOD (Transit Oriented  Development) yang ada di sekitar jalur LRT Jabodebek.
&amp;ldquo;Mari kita sama-sama berdoa dan berniat untuk menyelesaikan proyek  ini. Harapannya proyek ini dapat selesai dengan tepat waktu dan dapat  bermanfaat bagi masyarakat yang ada di Jabodebek untuk mengurai  kemacetan dan meningkatkan kualitas hidup dengan transportasi massal  yang lebih baik dari waktu ke waktu,&amp;rdquo; kata Didiek.</description><content:encoded>JAKARTA - Pembangunan proyek kereta laju raya terpadu atau Light Rail Transit (LRT) terus dilakukan meskipu di tengah pandemi covid-19. Berdasarkan data per 5 Maret 2021, progres pembangunan fase 1 LRT Jabodebek telah mencapai 83,37%.
Adapun rinciannya adalah Lintas Pelayanan I Cawang-Cibubur sudah mencapai 93,67%. Kemudian Lintas Pelayanan II Cawang-Kuningan-Dukuh Atas sudah mencapai 82,44%. Dan kemudian yang terakhir serta Lintas Pelayanan III Cawang-Bekasi Timur sudah mencapai 76,94%.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Blusukan ke Proyek LRT Jabodebek, Said Aqil: Alhamdulillah Tak Ada Kekurangan
Fase 1 LRT Jabodebek ditargetkan untuk dapat dioperasikan di bulan Juli 2022 dengan 18 stasiun pemberhentian. Adapun pengoperasiannya akan dilakukan secara otomatis tanpa masinis dengan sistem persinyalan CBTC grade of automation level 3.

Saat ini, KAI masih melakukan uji coba dinamis dengan menjalankan kereta LRT di jalurnya. Sebagian kereta yang telah lulus uji selanjutnya akan dilakukan pengujian komunikasi dengan sistem persinyalan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Stasiun LRT Jakarta Diharapkan Berjarak 10 Menit dari Perumahan
&amp;ldquo;Kami terus bekerja keras agar seluruh proyek yang sedang berlangsung termasuk LRT Jabodebek selesai pada target yang telah ditentukan,&quot; ucap Komisaris Utama KAI Said Aqil Siroj dalam keterangannya, Rabu (10/3/2021).Sementara itu, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan proyek  LRT Jabodebek merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menjadi  salah satu tugas penyelesaian kepada KAI. Selain itu, LRT Jabodebek  merupakan proyek kerja sama sinergi BUMN yang dikoordinir oleh Satker  LRT Jabodebek di Kementerian Perhubungan.
Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 49 Tahun 2017, KAI ditugaskan  untuk melakukan  penyelenggaraan Sarana dan Prasarana LRT termasuk  pendanaan pembangunan prasarana LRT Jabodebek. KAI nantinya juga akan  memanfaatkan, mengelola, dan mengusahakan kawasan TOD (Transit Oriented  Development) yang ada di sekitar jalur LRT Jabodebek.
&amp;ldquo;Mari kita sama-sama berdoa dan berniat untuk menyelesaikan proyek  ini. Harapannya proyek ini dapat selesai dengan tepat waktu dan dapat  bermanfaat bagi masyarakat yang ada di Jabodebek untuk mengurai  kemacetan dan meningkatkan kualitas hidup dengan transportasi massal  yang lebih baik dari waktu ke waktu,&amp;rdquo; kata Didiek.</content:encoded></item></channel></rss>
