<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Trinity Healthcare Beli 51% Saham ZBRA   </title><description>PT Trinity Healthcare (THC), perusahaan keluarga Hary Tanoe resmi menjadi pemegang saham pengendali PT Zebra Nusantara</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/12/278/2376566/trinity-healthcare-beli-51-saham-zbra</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/12/278/2376566/trinity-healthcare-beli-51-saham-zbra"/><item><title>Trinity Healthcare Beli 51% Saham ZBRA   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/12/278/2376566/trinity-healthcare-beli-51-saham-zbra</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/12/278/2376566/trinity-healthcare-beli-51-saham-zbra</guid><pubDate>Jum'at 12 Maret 2021 12:17 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/12/278/2376566/trinity-healthcare-beli-51-saham-zbra-TVI1he7XZN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">THC Beli 51% Saham ZBRA. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/12/278/2376566/trinity-healthcare-beli-51-saham-zbra-TVI1he7XZN.jpg</image><title>THC Beli 51% Saham ZBRA. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Trinity Healthcare (THC) resmi menjadi pemegang saham pengendali PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) setelah mengakuisisi saham PT Infiniti Wahana (IW).
THC membeli 51% saham IW di Zebra Nusantara seharga Rp 56 per saham atau senilai total Rp 24,45 miliar. THC mengungkapkan aksi korporasi tersebut dilakukan pada 26 Februari 2021 dengan menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat (PPJB) dengan IW selaku pemegang saham pengendali Zebra Nusantara. IW semula menguasai 665,18 juta unit saham atau 77,7% saham yang ditempatkan dan disetor penuh di Zebra Nusantara.
Baca Juga:&amp;nbsp;IHSG Menguat 1%, Sentimen Global Bikin Menghijau
Kepemilikan IW di emiten transportasi itu terdiri atas 3.400 saham Seri A dengan nilai nominal Rp500 per saham dan 665.182.734 saham Seri B dengan nilai nominal Rp100 per saham. Berdasarkan PPJB, IW dan THC sepakat melakukan jual beli 436,62 juta saham Seri B atau 51% dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh di Zebra Nusantara seharga Rp56 per saham.
Pada 9 Maret 2021, THC dan IW menyelesaikan pembelian dan pengalihan saham yang dijual melalui crossing di pasar negosiasi BEI. Demikian dikutip dari Harian Neraca, Jumat (12/3/2021).&amp;nbsp;
Baca Juga:&amp;nbsp;IHSG Diprediksi Rebound, Intip Rekomendasi Saham Hari Ini
Manajemen THC mengemukakan, THC yang didirikan pada 16 Agustus 2011, menggeluti bisnis perdagangan umum, termasuk impor-ekspor dan pengecer, terutama barang-barang farmasi peralatan kesehatan, produk konsumer, distribusi, online trading, logistik, dan teknologi informasi yang dijalankan melalui anak perusahaan.
Pengambilalihan ditujukan untuk pengembangan dan diversifikasi usaha Zebra Nusantara serta mengembangkan segmen usaha di bidang perdagangan distribusi, logistik, dan teknologi informasi. Sebelum pengambilalihan, menurut manajemen THC, tidak terdapat hubungan afiliasi antara THC dan Zebra Nusantara.Maka sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), THC wajib melaksanakan penawaran tender yang akan dilaksanakan sesuai ketentuan otoritas. Tiga Anak Usaha Manajemen THC terdiri atas Juliati Hadi (komisaris) dan Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo (direktur). Perusahaan tersebut dimiliki Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo (90%), Juliati Hadi (9%), dan Gary J Tanoesoedibjo (1%).
Sebelum pengambilalihan saham oleh THC, pemegang saham Zebra Nusantara adalah IW sebesar 77,7% dan masyarakat 22,3%. Zebra Nusantara memiliki tiga anak usaha, yaitu PT Surabaya Artautama Bersama (jasa transportasi), PT Zebra Energi (jasa dan perdagangan lainnya), serta PT Zebra International Dry Port (jasa dan perdagangan lainnya), dengan kepemilikan saham masing-masing sebesar 96%, 99%, dan 75%.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Trinity Healthcare (THC) resmi menjadi pemegang saham pengendali PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) setelah mengakuisisi saham PT Infiniti Wahana (IW).
THC membeli 51% saham IW di Zebra Nusantara seharga Rp 56 per saham atau senilai total Rp 24,45 miliar. THC mengungkapkan aksi korporasi tersebut dilakukan pada 26 Februari 2021 dengan menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat (PPJB) dengan IW selaku pemegang saham pengendali Zebra Nusantara. IW semula menguasai 665,18 juta unit saham atau 77,7% saham yang ditempatkan dan disetor penuh di Zebra Nusantara.
Baca Juga:&amp;nbsp;IHSG Menguat 1%, Sentimen Global Bikin Menghijau
Kepemilikan IW di emiten transportasi itu terdiri atas 3.400 saham Seri A dengan nilai nominal Rp500 per saham dan 665.182.734 saham Seri B dengan nilai nominal Rp100 per saham. Berdasarkan PPJB, IW dan THC sepakat melakukan jual beli 436,62 juta saham Seri B atau 51% dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh di Zebra Nusantara seharga Rp56 per saham.
Pada 9 Maret 2021, THC dan IW menyelesaikan pembelian dan pengalihan saham yang dijual melalui crossing di pasar negosiasi BEI. Demikian dikutip dari Harian Neraca, Jumat (12/3/2021).&amp;nbsp;
Baca Juga:&amp;nbsp;IHSG Diprediksi Rebound, Intip Rekomendasi Saham Hari Ini
Manajemen THC mengemukakan, THC yang didirikan pada 16 Agustus 2011, menggeluti bisnis perdagangan umum, termasuk impor-ekspor dan pengecer, terutama barang-barang farmasi peralatan kesehatan, produk konsumer, distribusi, online trading, logistik, dan teknologi informasi yang dijalankan melalui anak perusahaan.
Pengambilalihan ditujukan untuk pengembangan dan diversifikasi usaha Zebra Nusantara serta mengembangkan segmen usaha di bidang perdagangan distribusi, logistik, dan teknologi informasi. Sebelum pengambilalihan, menurut manajemen THC, tidak terdapat hubungan afiliasi antara THC dan Zebra Nusantara.Maka sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), THC wajib melaksanakan penawaran tender yang akan dilaksanakan sesuai ketentuan otoritas. Tiga Anak Usaha Manajemen THC terdiri atas Juliati Hadi (komisaris) dan Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo (direktur). Perusahaan tersebut dimiliki Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo (90%), Juliati Hadi (9%), dan Gary J Tanoesoedibjo (1%).
Sebelum pengambilalihan saham oleh THC, pemegang saham Zebra Nusantara adalah IW sebesar 77,7% dan masyarakat 22,3%. Zebra Nusantara memiliki tiga anak usaha, yaitu PT Surabaya Artautama Bersama (jasa transportasi), PT Zebra Energi (jasa dan perdagangan lainnya), serta PT Zebra International Dry Port (jasa dan perdagangan lainnya), dengan kepemilikan saham masing-masing sebesar 96%, 99%, dan 75%.</content:encoded></item></channel></rss>
