<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terobosan Mentan Syahrul Yasin Limpo: Petani Digital Zaman Now Pakai Remote Control Drone!</title><description>Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menilai sistem pertanian saat ini berbeda jauh dengan cara bercocok tanam zaman dahulu.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/12/320/2376925/terobosan-mentan-syahrul-yasin-limpo-petani-digital-zaman-now-pakai-remote-control-drone</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/12/320/2376925/terobosan-mentan-syahrul-yasin-limpo-petani-digital-zaman-now-pakai-remote-control-drone"/><item><title>Terobosan Mentan Syahrul Yasin Limpo: Petani Digital Zaman Now Pakai Remote Control Drone!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/12/320/2376925/terobosan-mentan-syahrul-yasin-limpo-petani-digital-zaman-now-pakai-remote-control-drone</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/12/320/2376925/terobosan-mentan-syahrul-yasin-limpo-petani-digital-zaman-now-pakai-remote-control-drone</guid><pubDate>Jum'at 12 Maret 2021 20:54 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/12/320/2376925/terobosan-mentan-syahrul-yasin-limpo-petani-digital-zaman-now-pakai-remote-control-drone-NNb3n1KZHX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mentan Syahrul Limpo (Dok. Kementan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/12/320/2376925/terobosan-mentan-syahrul-yasin-limpo-petani-digital-zaman-now-pakai-remote-control-drone-NNb3n1KZHX.jpg</image><title>Mentan Syahrul Limpo (Dok. Kementan)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menilai sistem pertanian saat ini berbeda jauh dengan cara bercocok tanam zaman dahulu.

Kini, petani milenial banyak mengunakan sistem digital, seperti remote control drone guna memantau hasil pertanian.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Erick Thohir Bangga Indonesia Ekspor Pertanian ke 27 Negara
Syahrul Yasin Limpo memaparkan sistem pertanian saat ini banyak menggunakan mekanisasi bahkan memanfaatkan internet of things.

Dengan begitu, petani milenial tidak harus bermandikan lumpur dan becek ketika membajak sawah di lahan pertanian mereka.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Waspadai Mafia Pangan di Tengah Impor Beras
&quot;Tangannya tidak becek-becek banget. Kakinya nggak perlu berlumpur-lumpur banget. Sekarang dia bisa mengunakan remote control drone yang bisa menyemprot, drone yang bisa melempar bibit,&quot; kata Syahrul Yasin Limpo, Jumat (12/3/2021).

Bahkan, diakuinya sistem pertanian saat ini dengan zaman dahulu memang berbeda.

Dahulu, anak petani terkadang merasa enggan menjadi petani ketika melihat orangtuanya harus membajak sawah sembari bermandikan lumpur dan becek, bahkan kepanasan di bawah terik matahari.&quot;Bertani zaman dulu dan zaman sekarang itu sangat berubah, berbeda.  Kalau zaman dulu yang dilihat oleh anak-anak kita bapak-bapaknya penuh  lumpur, cemong-cemong dengan matahari dan lain - lain,&quot; ungkapnya.

Sebelumnya, dijelaskan Syahrul Yasin Limpo di tengah pandemi Covid-19  ini memberikan cambuk bagi masyakat dengan mengubah paradigma bahwa  mencari uang tidak harus merantau ke kota. Sebaliknya, di desa  memberikan peluang lebih besar untuk menghasilkan uang dengan menjadi  petani muda.

&quot;Memang di saat Covid ini justru mengajarkan kita bahwa cari uang  dengan paradigma yang lalu: Uang itu ada di kota, sekarang itu ternyata  tidak. Orang kalau mau pasti ada uang itu, di desa dengan cara bertani,&quot;  ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menilai sistem pertanian saat ini berbeda jauh dengan cara bercocok tanam zaman dahulu.

Kini, petani milenial banyak mengunakan sistem digital, seperti remote control drone guna memantau hasil pertanian.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Erick Thohir Bangga Indonesia Ekspor Pertanian ke 27 Negara
Syahrul Yasin Limpo memaparkan sistem pertanian saat ini banyak menggunakan mekanisasi bahkan memanfaatkan internet of things.

Dengan begitu, petani milenial tidak harus bermandikan lumpur dan becek ketika membajak sawah di lahan pertanian mereka.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Waspadai Mafia Pangan di Tengah Impor Beras
&quot;Tangannya tidak becek-becek banget. Kakinya nggak perlu berlumpur-lumpur banget. Sekarang dia bisa mengunakan remote control drone yang bisa menyemprot, drone yang bisa melempar bibit,&quot; kata Syahrul Yasin Limpo, Jumat (12/3/2021).

Bahkan, diakuinya sistem pertanian saat ini dengan zaman dahulu memang berbeda.

Dahulu, anak petani terkadang merasa enggan menjadi petani ketika melihat orangtuanya harus membajak sawah sembari bermandikan lumpur dan becek, bahkan kepanasan di bawah terik matahari.&quot;Bertani zaman dulu dan zaman sekarang itu sangat berubah, berbeda.  Kalau zaman dulu yang dilihat oleh anak-anak kita bapak-bapaknya penuh  lumpur, cemong-cemong dengan matahari dan lain - lain,&quot; ungkapnya.

Sebelumnya, dijelaskan Syahrul Yasin Limpo di tengah pandemi Covid-19  ini memberikan cambuk bagi masyakat dengan mengubah paradigma bahwa  mencari uang tidak harus merantau ke kota. Sebaliknya, di desa  memberikan peluang lebih besar untuk menghasilkan uang dengan menjadi  petani muda.

&quot;Memang di saat Covid ini justru mengajarkan kita bahwa cari uang  dengan paradigma yang lalu: Uang itu ada di kota, sekarang itu ternyata  tidak. Orang kalau mau pasti ada uang itu, di desa dengan cara bertani,&quot;  ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
