<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Naik 14,8%, Impor Indonesia Tembus USD13,2 Miliar di Februari 2021</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Februari 2021 mencapai USD13,26 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/15/320/2377894/naik-14-8-impor-indonesia-tembus-usd13-2-miliar-di-februari-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/15/320/2377894/naik-14-8-impor-indonesia-tembus-usd13-2-miliar-di-februari-2021"/><item><title>Naik 14,8%, Impor Indonesia Tembus USD13,2 Miliar di Februari 2021</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/15/320/2377894/naik-14-8-impor-indonesia-tembus-usd13-2-miliar-di-februari-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/15/320/2377894/naik-14-8-impor-indonesia-tembus-usd13-2-miliar-di-februari-2021</guid><pubDate>Senin 15 Maret 2021 11:42 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/15/320/2377894/naik-14-8-impor-indonesia-tembus-usd13-2-miliar-di-februari-2021-OsXPRqRgkt.png" expression="full" type="image/jpeg">BPS soal Impor Indonesia (Foto: Tangkapan Layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/15/320/2377894/naik-14-8-impor-indonesia-tembus-usd13-2-miliar-di-februari-2021-OsXPRqRgkt.png</image><title>BPS soal Impor Indonesia (Foto: Tangkapan Layar)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Februari 2021 mencapai USD13,26 miliar. Impor  secara year on year (yoy) Februari 2021 mengalami kenaikan 14,86% dibandingkan Februari 2020. Sedangkan pada month to month (mom) ada penuruan minus 0,49% pada Januari 2021

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan kenaikan  Impor  di Februari  ini dikarenakan adanya disebabka  sektor non migas. Sedangkan sektor  migas mengalami penuruan  bulan Februari  2021.
Baca Juga:&amp;nbsp;BPS: Ekspor Indonesia Februari USD15,2 Miliar, Naik 8,56%&amp;nbsp;
Rinciannya, sektor non  migas naik 22,03%% atau hanya USD11,96 miliar sedangkan  migas capai USD1,30 miliar. Sebagai perbandingan, ekspor migas pada Januari 2021 turun dan tembus  USD1,55 miliar sedangkan ekspor non migas USD11,78 miliar.

&quot;Kenaikannya tinggi hingga dua digit,&quot; ujar Suhariyanto dalam video virtual, Senin (15/3/2021).

Kata dia impor Februari ini memang tinggi pada golongan barang utama. Namun volume impor tinggi dan pangsa utama impor kita tidak berubah

&quot;Volume impor kita enggak berubah pada barang utama. Karena seluruh barang alami peningkatan,&quot; katanya.

Dia menambahkan impor tertinggi pada negara Brazil, Australia, Jepang. Sedangkan impor turun ke negara Taiwan, dan Rusia

&quot;Impor turun ke negara Taiwan, Rusia, Afrika Selatan Korea Selatan dan Tiongkok,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Februari 2021 mencapai USD13,26 miliar. Impor  secara year on year (yoy) Februari 2021 mengalami kenaikan 14,86% dibandingkan Februari 2020. Sedangkan pada month to month (mom) ada penuruan minus 0,49% pada Januari 2021

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan kenaikan  Impor  di Februari  ini dikarenakan adanya disebabka  sektor non migas. Sedangkan sektor  migas mengalami penuruan  bulan Februari  2021.
Baca Juga:&amp;nbsp;BPS: Ekspor Indonesia Februari USD15,2 Miliar, Naik 8,56%&amp;nbsp;
Rinciannya, sektor non  migas naik 22,03%% atau hanya USD11,96 miliar sedangkan  migas capai USD1,30 miliar. Sebagai perbandingan, ekspor migas pada Januari 2021 turun dan tembus  USD1,55 miliar sedangkan ekspor non migas USD11,78 miliar.

&quot;Kenaikannya tinggi hingga dua digit,&quot; ujar Suhariyanto dalam video virtual, Senin (15/3/2021).

Kata dia impor Februari ini memang tinggi pada golongan barang utama. Namun volume impor tinggi dan pangsa utama impor kita tidak berubah

&quot;Volume impor kita enggak berubah pada barang utama. Karena seluruh barang alami peningkatan,&quot; katanya.

Dia menambahkan impor tertinggi pada negara Brazil, Australia, Jepang. Sedangkan impor turun ke negara Taiwan, dan Rusia

&quot;Impor turun ke negara Taiwan, Rusia, Afrika Selatan Korea Selatan dan Tiongkok,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
