<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Infrastruktur Perlu Diaudit, untuk Apa?</title><description>Perlu adanya audit pada pembangunan infrastruktur yang dibangun oleh para Menteri Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/15/320/2378206/infrastruktur-perlu-diaudit-untuk-apa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/15/320/2378206/infrastruktur-perlu-diaudit-untuk-apa"/><item><title>Infrastruktur Perlu Diaudit, untuk Apa?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/15/320/2378206/infrastruktur-perlu-diaudit-untuk-apa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/15/320/2378206/infrastruktur-perlu-diaudit-untuk-apa</guid><pubDate>Senin 15 Maret 2021 20:06 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/15/320/2378206/infrastruktur-perlu-diaudit-untuk-apa-EBPpdBxV03.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Infrastruktur (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/15/320/2378206/infrastruktur-perlu-diaudit-untuk-apa-EBPpdBxV03.jpg</image><title>Infrastruktur (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio menilai perlu adanya audit pada pembangunan infrastruktur yang dibangun oleh para Menteri Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Sehingga pembangunan infrastruktur ini dilakukan berdasarkan kebutuhan.

Menurut Agus, pembangunan infrastruktur memiliki peran strategis bagi perekonomian negara. Bahkan, pembangunan infrastruktur yang sesuai kebutuhan akan berdampak kepada kesejahteraan masyarakat.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Menteri Basuki: Jangan Asal-asalan Desain Infrastruktur!
&quot;Kayaknya perlu ada audit infrastruktur sebelum kabinet ini selesai supaya bisa dilihat dipertimbangkan dikritisi dan dilanjutkan kabinet berikutnya. Jika dikerjakan dengan baik infra memiliki peran strategis ekonomi dan kesejahteraan rakyat,&quot; ujarnya dalam acara Konsultasi Regional Kementerian PUPR 2021 secara virtual, Senin (15/3/2021).

Jangan sampai, pembangunan infrastruktur ini justru tidak terasa langsung manfaatnya oleh masyarakat. Sebab, pembangunan infrastruktur ini harus dapat dipertanggung jawabkan kepada publik.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Cita-Cita Basuki Hadimuljono: Tidak Ingin Wariskan Proyek Mangkrak
Menurutnya, ada beberapa infrastruktur yang dibangun namun tidak memperhatikan kebutuhan masyarakat. Sebagai salah satu contohnya adalah pembangunan Bandara yang kini semakin banyak namun tidak diperhatikan efek dan manfaatnya.&quot;Mengapa setiap kota di selatan penuh bandara baru atau perluasan.  Yang mau naik siapa? Bandara itu diminta bersaing dengan jalan tol  pelabuhan, lintas selatan itu kan di wilayah TNI sehingga ada delay dan  lain-lain sehingga ini perlu dihitung. Misalnya Presiden minta bangun  ini itu ya harus diperhitungkan,&quot; jelasnya.

Agus juga berharap agar pembangunan infrastruktur yang belum rampung  jangan langsung diresmikan oleh Presiden Joko Widodo langsung. Apalagi  setelah diresmikan, infrastruktur tersebut tidak bisa dipakai atau  digunakan.

&quot;Mohon ketika program infrastruktur belum jadi jangan diresmikan lah  apalagi melibatkan Presiden yang mencet tombol setelah itu tidak bisa  dipakai,&quot; ucap Agus.</description><content:encoded>JAKARTA - Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio menilai perlu adanya audit pada pembangunan infrastruktur yang dibangun oleh para Menteri Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Sehingga pembangunan infrastruktur ini dilakukan berdasarkan kebutuhan.

Menurut Agus, pembangunan infrastruktur memiliki peran strategis bagi perekonomian negara. Bahkan, pembangunan infrastruktur yang sesuai kebutuhan akan berdampak kepada kesejahteraan masyarakat.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Menteri Basuki: Jangan Asal-asalan Desain Infrastruktur!
&quot;Kayaknya perlu ada audit infrastruktur sebelum kabinet ini selesai supaya bisa dilihat dipertimbangkan dikritisi dan dilanjutkan kabinet berikutnya. Jika dikerjakan dengan baik infra memiliki peran strategis ekonomi dan kesejahteraan rakyat,&quot; ujarnya dalam acara Konsultasi Regional Kementerian PUPR 2021 secara virtual, Senin (15/3/2021).

Jangan sampai, pembangunan infrastruktur ini justru tidak terasa langsung manfaatnya oleh masyarakat. Sebab, pembangunan infrastruktur ini harus dapat dipertanggung jawabkan kepada publik.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Cita-Cita Basuki Hadimuljono: Tidak Ingin Wariskan Proyek Mangkrak
Menurutnya, ada beberapa infrastruktur yang dibangun namun tidak memperhatikan kebutuhan masyarakat. Sebagai salah satu contohnya adalah pembangunan Bandara yang kini semakin banyak namun tidak diperhatikan efek dan manfaatnya.&quot;Mengapa setiap kota di selatan penuh bandara baru atau perluasan.  Yang mau naik siapa? Bandara itu diminta bersaing dengan jalan tol  pelabuhan, lintas selatan itu kan di wilayah TNI sehingga ada delay dan  lain-lain sehingga ini perlu dihitung. Misalnya Presiden minta bangun  ini itu ya harus diperhitungkan,&quot; jelasnya.

Agus juga berharap agar pembangunan infrastruktur yang belum rampung  jangan langsung diresmikan oleh Presiden Joko Widodo langsung. Apalagi  setelah diresmikan, infrastruktur tersebut tidak bisa dipakai atau  digunakan.

&quot;Mohon ketika program infrastruktur belum jadi jangan diresmikan lah  apalagi melibatkan Presiden yang mencet tombol setelah itu tidak bisa  dipakai,&quot; ucap Agus.</content:encoded></item></channel></rss>
