<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri Basuki: Jangan Asal-asalan Desain Infrastruktur!</title><description>Basuki Hadimuljono mendorong Kementerian PUPR untuk menyiapkan desain-desain pembangunan infrastruktur berkualitas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/15/470/2378000/menteri-basuki-jangan-asal-asalan-desain-infrastruktur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/15/470/2378000/menteri-basuki-jangan-asal-asalan-desain-infrastruktur"/><item><title>Menteri Basuki: Jangan Asal-asalan Desain Infrastruktur!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/15/470/2378000/menteri-basuki-jangan-asal-asalan-desain-infrastruktur</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/15/470/2378000/menteri-basuki-jangan-asal-asalan-desain-infrastruktur</guid><pubDate>Senin 15 Maret 2021 14:12 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/15/470/2378000/menteri-basuki-jangan-asal-asalan-desain-infrastruktur-ta3dmx27jo.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Infrastruktur (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/15/470/2378000/menteri-basuki-jangan-asal-asalan-desain-infrastruktur-ta3dmx27jo.jpeg</image><title>Infrastruktur (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendorong Kementerian PUPR untuk menyiapkan desain-desain pembangunan infrastruktur berkualitas bagi kabinet pemerintahan yang akan datang.
&quot;Desain-desain pembangunan infrastruktur kita siapkan. Namun jika desainnya tidak bisa dibangun untuk tahun 2023 maka diwariskan bagi kabinet yang akan datang dengan desain yang lebih baik,&quot; ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat membuka Konsultasi Regional Kementerian PUPR tahun 2021 dilansir dari Antara, Senin (15/3/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Proyek Perumahan Didorong Pakai Skema KPBU
Lebih lanjut, Menteri Basuki juga meminta agar Kementerian PUPR tidak terburu-buru dalam penyusunan dan penyiapan desain pembangunan infrastruktur, sehingga alangkah baiknya menyusun desain yang berkualitas dan bermanfaat bagi pemerintahan mendatang.
&quot;Kita mengerjakan desain yang lebih baik untuk diharapkan bisa dikerjakan oleh kabinet yang akan datang,&quot; kata Menteri PUPR.
Baca Juga:&amp;nbsp;Daftar Infrastruktur yang Dibangun di Jawa Timur Rp8,9 Triliun
Penyusunan desain pembangunan infrastruktur berkualitas harus tetap dilanjutkan dalam kondisi apapun, mengingat Menteri Basuki menilai pembangunan infrastruktur di Indonesia tidak mungkin terhenti dan pastinya akan terus berlanjut, termasuk kemungkinan dilanjutkan oleh kabinet pemerintahan berikutnya.
&quot;Oleh karena itu kita akan siapkan desain yang lebih baik, jangan asal-asalan desainnya,&quot; tegas Menteri PUPR.Sebelumnya Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan untuk mencapai  Visi Indonesia Emas 2045, pembangunan infrastruktur diarahkan mendukung  Pilar Pemerataan Pembangunan dengan menghubungkan kawasan produksi  dengan kawasan distribusi, mempermudah akses ke kawasan wisata,  mendongkrak lapangan kerja baru, dan mempercepat peningkatan nilai  tambah perekonomian rakyat.
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 juga  mengamanatkan peningkatan kualitas dan akses infrastruktur serta  pemerataan pelayanan dasar dilaksanakan melalui wilayah sebagai basis  pembangunan.
Pengembangan wilayah secara berkelanjutan dan inklusif ditujukan  untuk mengembangkan sektor unggulan, kawasan strategis pariwisata,  kawasan industri, kawasan perkotaan, daerah tertinggal, kawasan  perbatasan, perdesaan, dan transmigrasi.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendorong Kementerian PUPR untuk menyiapkan desain-desain pembangunan infrastruktur berkualitas bagi kabinet pemerintahan yang akan datang.
&quot;Desain-desain pembangunan infrastruktur kita siapkan. Namun jika desainnya tidak bisa dibangun untuk tahun 2023 maka diwariskan bagi kabinet yang akan datang dengan desain yang lebih baik,&quot; ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat membuka Konsultasi Regional Kementerian PUPR tahun 2021 dilansir dari Antara, Senin (15/3/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Proyek Perumahan Didorong Pakai Skema KPBU
Lebih lanjut, Menteri Basuki juga meminta agar Kementerian PUPR tidak terburu-buru dalam penyusunan dan penyiapan desain pembangunan infrastruktur, sehingga alangkah baiknya menyusun desain yang berkualitas dan bermanfaat bagi pemerintahan mendatang.
&quot;Kita mengerjakan desain yang lebih baik untuk diharapkan bisa dikerjakan oleh kabinet yang akan datang,&quot; kata Menteri PUPR.
Baca Juga:&amp;nbsp;Daftar Infrastruktur yang Dibangun di Jawa Timur Rp8,9 Triliun
Penyusunan desain pembangunan infrastruktur berkualitas harus tetap dilanjutkan dalam kondisi apapun, mengingat Menteri Basuki menilai pembangunan infrastruktur di Indonesia tidak mungkin terhenti dan pastinya akan terus berlanjut, termasuk kemungkinan dilanjutkan oleh kabinet pemerintahan berikutnya.
&quot;Oleh karena itu kita akan siapkan desain yang lebih baik, jangan asal-asalan desainnya,&quot; tegas Menteri PUPR.Sebelumnya Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan untuk mencapai  Visi Indonesia Emas 2045, pembangunan infrastruktur diarahkan mendukung  Pilar Pemerataan Pembangunan dengan menghubungkan kawasan produksi  dengan kawasan distribusi, mempermudah akses ke kawasan wisata,  mendongkrak lapangan kerja baru, dan mempercepat peningkatan nilai  tambah perekonomian rakyat.
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 juga  mengamanatkan peningkatan kualitas dan akses infrastruktur serta  pemerataan pelayanan dasar dilaksanakan melalui wilayah sebagai basis  pembangunan.
Pengembangan wilayah secara berkelanjutan dan inklusif ditujukan  untuk mengembangkan sektor unggulan, kawasan strategis pariwisata,  kawasan industri, kawasan perkotaan, daerah tertinggal, kawasan  perbatasan, perdesaan, dan transmigrasi.</content:encoded></item></channel></rss>
