<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>S&amp;P 500 dan Dow Jones Cetak Rekor, Wall Street Berakhir Menguat</title><description>S&amp;amp;P 500 dan Dow Jones Industrial Average berakhir pada rekor tertinggi, sedangkan Nasdaq bergerak naik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/16/278/2378401/s-p-500-dan-dow-jones-cetak-rekor-wall-street-berakhir-menguat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/16/278/2378401/s-p-500-dan-dow-jones-cetak-rekor-wall-street-berakhir-menguat"/><item><title>S&amp;P 500 dan Dow Jones Cetak Rekor, Wall Street Berakhir Menguat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/16/278/2378401/s-p-500-dan-dow-jones-cetak-rekor-wall-street-berakhir-menguat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/16/278/2378401/s-p-500-dan-dow-jones-cetak-rekor-wall-street-berakhir-menguat</guid><pubDate>Selasa 16 Maret 2021 07:13 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/16/278/2378401/s-p-500-dan-dow-jones-cetak-rekor-wall-street-berakhir-menguat-oUcCiSzyWo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wall Street. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/16/278/2378401/s-p-500-dan-dow-jones-cetak-rekor-wall-street-berakhir-menguat-oUcCiSzyWo.jpg</image><title>Wall Street. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>NEW YORK - Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Senin waktu setempat, di tengah penantian keputusan kebijakan The Fed. S&amp;amp;P 500 dan Dow Jones Industrial Average berakhir pada rekor tertinggi, sedangkan Nasdaq bergerak naik.
Dow Jones Industrial Average naik 0,53% menjadi 32.953,46 poin, S&amp;amp;P 500 naik 0,65% menjadi 3.968,94 Nasdaq naik 1,05% menjadi 13.459,71.
Perusahaan penerbangan di indeks S&amp;amp;P 1500 melonjak lebih dari 4% ke level tertinggi. Hal ini menjadi tanda konkret bahwa kerusakan terburuk dari pandemi virus korona mungkin telah berakhir pada industri penerbangan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Stimulus Jumbo Joe Biden Cair, Saham Apple hingga Facebook Meroket
Delta Air Lines, Southwest Airlines dan JetBlue Airways mengatakan bahwa pemesanan ticket untuk liburan telah meningkat. Begitu juga pada saham terkait perjalanan lainnya, seperti Carnival Corp, Wynn Resorts dan MGM Resorts melonjak antara 2% dan 5%.
Sembilan dari 11 indeks sektor S&amp;amp;P utama naik, dipimpin oleh utilitas dan real estat, masing-masing naik lebih dari 1%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Wall Street Bervariasi setelah Nasdaq Balik Melemah
Dow Jones juga mententuh rekor penutupan tertinggi keenam berturut-turut, dipicu vaksinasi massal dan persetujuan kongres atas tagihan bantuan senilai USD1,9 triliun. Ekspektasi pemulihan mempercepat permintaan untuk saham yang diharapkan berkinerja lebih baik seiring dengan pembukaan kembali ekonomi, seperti bank, energi, perusahaan material.
&amp;ldquo;Dengan berita positif vaksin dan stimulus, kami pikir akan terus ada rotasi yang adil dari saham-saham. Kami optimis pada layanan keuangan dan energi yang keluar dari pandemi,&quot; kata CEO AXS Investments Greg Bassuk, dilansir dari Reuters, Selasa (16/3/2021).
S&amp;amp;P 500 telah naik hampir 6% pada 2021, sementara Dow telah bertambah hampir 8%.
Sementara itu, Investor tengah mengamati pemulihan ekonomi akibat virus corona dan menunggu keputusan kebijakan Federal Reserve minggu ini.Pada akhir pertemuan dua hari Fed, pembuat kebijakan memperkirakan bahwa ekonomi AS akan tumbuh pada 2021 pada tingkat tercepat dalam beberapa dekade sambil menegaskan kembali sikap dovish mereka untuk masa mendatang.
Sementara itu, hasil benchmark Treasuries 10-tahun bergerak lebih rendah menjadi 1,60%, di bawah puncak selama 13 bulan sebesar 1,64% pada hari Jumat. Wall Street pun telah bergolak dalam beberapa pekan terakhir oleh lonjakan imbal hasil obligasi AS karena kekhawatiran kenaikan inflasi.
Volume bursa AS mencapai 12,5 miliar saham atau lebih rendah dibandingkan rata-rata 14,5 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.</description><content:encoded>NEW YORK - Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Senin waktu setempat, di tengah penantian keputusan kebijakan The Fed. S&amp;amp;P 500 dan Dow Jones Industrial Average berakhir pada rekor tertinggi, sedangkan Nasdaq bergerak naik.
Dow Jones Industrial Average naik 0,53% menjadi 32.953,46 poin, S&amp;amp;P 500 naik 0,65% menjadi 3.968,94 Nasdaq naik 1,05% menjadi 13.459,71.
Perusahaan penerbangan di indeks S&amp;amp;P 1500 melonjak lebih dari 4% ke level tertinggi. Hal ini menjadi tanda konkret bahwa kerusakan terburuk dari pandemi virus korona mungkin telah berakhir pada industri penerbangan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Stimulus Jumbo Joe Biden Cair, Saham Apple hingga Facebook Meroket
Delta Air Lines, Southwest Airlines dan JetBlue Airways mengatakan bahwa pemesanan ticket untuk liburan telah meningkat. Begitu juga pada saham terkait perjalanan lainnya, seperti Carnival Corp, Wynn Resorts dan MGM Resorts melonjak antara 2% dan 5%.
Sembilan dari 11 indeks sektor S&amp;amp;P utama naik, dipimpin oleh utilitas dan real estat, masing-masing naik lebih dari 1%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Wall Street Bervariasi setelah Nasdaq Balik Melemah
Dow Jones juga mententuh rekor penutupan tertinggi keenam berturut-turut, dipicu vaksinasi massal dan persetujuan kongres atas tagihan bantuan senilai USD1,9 triliun. Ekspektasi pemulihan mempercepat permintaan untuk saham yang diharapkan berkinerja lebih baik seiring dengan pembukaan kembali ekonomi, seperti bank, energi, perusahaan material.
&amp;ldquo;Dengan berita positif vaksin dan stimulus, kami pikir akan terus ada rotasi yang adil dari saham-saham. Kami optimis pada layanan keuangan dan energi yang keluar dari pandemi,&quot; kata CEO AXS Investments Greg Bassuk, dilansir dari Reuters, Selasa (16/3/2021).
S&amp;amp;P 500 telah naik hampir 6% pada 2021, sementara Dow telah bertambah hampir 8%.
Sementara itu, Investor tengah mengamati pemulihan ekonomi akibat virus corona dan menunggu keputusan kebijakan Federal Reserve minggu ini.Pada akhir pertemuan dua hari Fed, pembuat kebijakan memperkirakan bahwa ekonomi AS akan tumbuh pada 2021 pada tingkat tercepat dalam beberapa dekade sambil menegaskan kembali sikap dovish mereka untuk masa mendatang.
Sementara itu, hasil benchmark Treasuries 10-tahun bergerak lebih rendah menjadi 1,60%, di bawah puncak selama 13 bulan sebesar 1,64% pada hari Jumat. Wall Street pun telah bergolak dalam beberapa pekan terakhir oleh lonjakan imbal hasil obligasi AS karena kekhawatiran kenaikan inflasi.
Volume bursa AS mencapai 12,5 miliar saham atau lebih rendah dibandingkan rata-rata 14,5 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.</content:encoded></item></channel></rss>
