<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pajak Mobil 0% hingga Vaksinasi Bikin Masyarakat Pengen Mudik Lebaran</title><description>Pada musim mudik lebaran tahun ini diperkirakan akan ada lonjakan pergerakan masyarakat yang akan pergi mudik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/16/320/2378679/pajak-mobil-0-hingga-vaksinasi-bikin-masyarakat-pengen-mudik-lebaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/16/320/2378679/pajak-mobil-0-hingga-vaksinasi-bikin-masyarakat-pengen-mudik-lebaran"/><item><title>Pajak Mobil 0% hingga Vaksinasi Bikin Masyarakat Pengen Mudik Lebaran</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/16/320/2378679/pajak-mobil-0-hingga-vaksinasi-bikin-masyarakat-pengen-mudik-lebaran</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/16/320/2378679/pajak-mobil-0-hingga-vaksinasi-bikin-masyarakat-pengen-mudik-lebaran</guid><pubDate>Selasa 16 Maret 2021 15:03 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/16/320/2378679/pajak-mobil-0-hingga-vaksinasi-bikin-masyarakat-pengen-mudik-lebaran-dwkZb8vMIb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan Tol (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/16/320/2378679/pajak-mobil-0-hingga-vaksinasi-bikin-masyarakat-pengen-mudik-lebaran-dwkZb8vMIb.jpg</image><title>Jalan Tol (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pada musim mudik lebaran tahun ini diperkirakan akan ada lonjakan pergerakan masyarakat yang akan pergi mudik. Hal tersebut menyusul adanya beberapa kebijakan yang diperkirakan akan memuluskan masyarakat untuk mudik.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, salah satu kebijakannya adalah penurunan pajak penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan bermotor. Dengan adanya kebijakan ini diperkirakan akan terjadi lonjakan pemudik yang menggunakan kendaraam pribadi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Menhub: Pemerintah Tak Akan Larang Mudik Lebaran 2021
&amp;ldquo;Beberapa isu strategis yang kami antisipasi, pasti terjadi lonjakan, adanya PPnBM 0% juga membuat mobil bertambah,&amp;rdquo; ujarnya dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI, Selasa (16/3/2021).

Selain itu juga lanjut Budi, adanya program vaksinasi yang sudah dilakukan sejak awal tahun. Hal ini membuat masyarakat ingin segera berpergian termasuk ke luar kota.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Larangan Mudik Diperketat Jelang Lebaran, Apa Sanksinya?
&amp;ldquo;Karena program vaksinasi, membuat masyarakat ingin berpergian,&amp;rdquo; ucapnya.

Selain itu lanjut Budi, penggunaan alat tes Covid-19 GeNose juga membuat masyarakat ingin mudik. Pasalnya tarif yang dibayarkan masyaraka lebih murah dibanding dengan alat tes lainnya seperti Rapid Tes Antigen maupun PCR Test.&amp;ldquo;Penggunaan tes genose juga membuat lebih confidence karena lebih murah,&amp;rdquo; kata Budi.

Oleh karenanya, Kementerian Perhubungan melakukan upaya penekanan  agar kasus covid-19 tidak naik lagi pasca mudik lebaran. Salah satunya  adalah dengan menerapkan protokol kesehatan dan masyarakat beradaptasi.

Budi juga mengaku tengah melakukan survei dan masukan dari para  penumpang terkait pelayanan transportasi untum mudik 2021. Nantinya  hasil survey ini bisa dijadikan sebagai rekomendasi yang bisa  diimplementasi.

&quot;Sejumlah terminal, dermaga, pelabuhan, bandar udara, dan stasiun  akan memantau total jumlah penumpang. Memang kemarin ada penurunan,  tetapi kita siap antisipasi. Bisa dipastikan kegiatan ini berlangsung  dengan tertib,&quot; kata Budi.</description><content:encoded>JAKARTA - Pada musim mudik lebaran tahun ini diperkirakan akan ada lonjakan pergerakan masyarakat yang akan pergi mudik. Hal tersebut menyusul adanya beberapa kebijakan yang diperkirakan akan memuluskan masyarakat untuk mudik.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, salah satu kebijakannya adalah penurunan pajak penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan bermotor. Dengan adanya kebijakan ini diperkirakan akan terjadi lonjakan pemudik yang menggunakan kendaraam pribadi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Menhub: Pemerintah Tak Akan Larang Mudik Lebaran 2021
&amp;ldquo;Beberapa isu strategis yang kami antisipasi, pasti terjadi lonjakan, adanya PPnBM 0% juga membuat mobil bertambah,&amp;rdquo; ujarnya dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI, Selasa (16/3/2021).

Selain itu juga lanjut Budi, adanya program vaksinasi yang sudah dilakukan sejak awal tahun. Hal ini membuat masyarakat ingin segera berpergian termasuk ke luar kota.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Larangan Mudik Diperketat Jelang Lebaran, Apa Sanksinya?
&amp;ldquo;Karena program vaksinasi, membuat masyarakat ingin berpergian,&amp;rdquo; ucapnya.

Selain itu lanjut Budi, penggunaan alat tes Covid-19 GeNose juga membuat masyarakat ingin mudik. Pasalnya tarif yang dibayarkan masyaraka lebih murah dibanding dengan alat tes lainnya seperti Rapid Tes Antigen maupun PCR Test.&amp;ldquo;Penggunaan tes genose juga membuat lebih confidence karena lebih murah,&amp;rdquo; kata Budi.

Oleh karenanya, Kementerian Perhubungan melakukan upaya penekanan  agar kasus covid-19 tidak naik lagi pasca mudik lebaran. Salah satunya  adalah dengan menerapkan protokol kesehatan dan masyarakat beradaptasi.

Budi juga mengaku tengah melakukan survei dan masukan dari para  penumpang terkait pelayanan transportasi untum mudik 2021. Nantinya  hasil survey ini bisa dijadikan sebagai rekomendasi yang bisa  diimplementasi.

&quot;Sejumlah terminal, dermaga, pelabuhan, bandar udara, dan stasiun  akan memantau total jumlah penumpang. Memang kemarin ada penurunan,  tetapi kita siap antisipasi. Bisa dipastikan kegiatan ini berlangsung  dengan tertib,&quot; kata Budi.</content:encoded></item></channel></rss>
