<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Produksi Sawit Turun 7,1% Imbas Banjir</title><description>Gapki mencatat produksi minyak sawit bulan Januari 2021 anjlok menjadi 3,421 juta ton untuk CPO</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/17/320/2379227/produksi-sawit-turun-7-1-imbas-banjir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/17/320/2379227/produksi-sawit-turun-7-1-imbas-banjir"/><item><title>Produksi Sawit Turun 7,1% Imbas Banjir</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/17/320/2379227/produksi-sawit-turun-7-1-imbas-banjir</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/17/320/2379227/produksi-sawit-turun-7-1-imbas-banjir</guid><pubDate>Rabu 17 Maret 2021 13:28 WIB</pubDate><dc:creator>Oktiani Endarwati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/17/320/2379227/produksi-sawit-turun-7-1-imbas-banjir-ZbL1wAgDjz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sawit (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/17/320/2379227/produksi-sawit-turun-7-1-imbas-banjir-ZbL1wAgDjz.jpg</image><title>Sawit (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mencatat produksi minyak sawit bulan Januari 2021 anjlok menjadi 3,421 juta ton untuk CPO dan 334.000 ton untuk PKO atau sekitar 7,1% lebih rendah dari produksi bulan Desember 2020.

&quot;Penurunan besar ini merupakan pola musiman ditambah dengan terjadinya banjir di beberapa sentra produksi sawit yang mengganggu proses panen,&quot; ujar Direktur Eksekutif Gapki Mukti Sardjono dalam keterangan tertulis, Rabu (17/12/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Petani Dapat BLT Rp30 Juta untuk Peremajaan Sawit
Sementara konsumsi minyak sawit untuk produk pangan dalam negeri naik menjadi 763.000 ton atau 5,5% lebih tinggi dari bulan Desember 2020.

&quot;Pada masa pandemi Covid-19, konsumsi untuk produk pangan telah menunjukkan tren naik secara konsisten sejak Juni 2020,&quot; jelas Mukti.
 
&amp;nbsp;Baca juga:  Strategi Ofensif RI Lawan Kampanye Hitam Sawit
Sebaliknya, konsumsi untuk oleokimia di Januari 2021 lebih rendah (-9,6%) dari konsumsi Desember 2020 dan merupakan penurunan pertama sejak Januari 2020. Konsumsi untuk biodiesel sedikit lebih rendah (-0,7%) dari bulan Desember 2020.

Secara total, konsumsi dalam negeri naik 1,1% dari bulan Desember 2020. Sementara jika dibandingkan dari bulan Januari 2020, konsumsi dalam negeri juga naik 1,5%.
</description><content:encoded>JAKARTA - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mencatat produksi minyak sawit bulan Januari 2021 anjlok menjadi 3,421 juta ton untuk CPO dan 334.000 ton untuk PKO atau sekitar 7,1% lebih rendah dari produksi bulan Desember 2020.

&quot;Penurunan besar ini merupakan pola musiman ditambah dengan terjadinya banjir di beberapa sentra produksi sawit yang mengganggu proses panen,&quot; ujar Direktur Eksekutif Gapki Mukti Sardjono dalam keterangan tertulis, Rabu (17/12/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Petani Dapat BLT Rp30 Juta untuk Peremajaan Sawit
Sementara konsumsi minyak sawit untuk produk pangan dalam negeri naik menjadi 763.000 ton atau 5,5% lebih tinggi dari bulan Desember 2020.

&quot;Pada masa pandemi Covid-19, konsumsi untuk produk pangan telah menunjukkan tren naik secara konsisten sejak Juni 2020,&quot; jelas Mukti.
 
&amp;nbsp;Baca juga:  Strategi Ofensif RI Lawan Kampanye Hitam Sawit
Sebaliknya, konsumsi untuk oleokimia di Januari 2021 lebih rendah (-9,6%) dari konsumsi Desember 2020 dan merupakan penurunan pertama sejak Januari 2020. Konsumsi untuk biodiesel sedikit lebih rendah (-0,7%) dari bulan Desember 2020.

Secara total, konsumsi dalam negeri naik 1,1% dari bulan Desember 2020. Sementara jika dibandingkan dari bulan Januari 2020, konsumsi dalam negeri juga naik 1,5%.
</content:encoded></item></channel></rss>
