<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sepeda Nonlipat Bisa Masuk MRT Jakarta Pekan Depan, Ini Kriterianya</title><description>PT MRT Jakarta sedang  menggodok kebijakan agar sepeda non lipat diperbolehkan masuk ke dalam  kereta.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/17/320/2379243/sepeda-nonlipat-bisa-masuk-mrt-jakarta-pekan-depan-ini-kriterianya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/17/320/2379243/sepeda-nonlipat-bisa-masuk-mrt-jakarta-pekan-depan-ini-kriterianya"/><item><title>Sepeda Nonlipat Bisa Masuk MRT Jakarta Pekan Depan, Ini Kriterianya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/17/320/2379243/sepeda-nonlipat-bisa-masuk-mrt-jakarta-pekan-depan-ini-kriterianya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/17/320/2379243/sepeda-nonlipat-bisa-masuk-mrt-jakarta-pekan-depan-ini-kriterianya</guid><pubDate>Rabu 17 Maret 2021 13:48 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/17/320/2379243/sepeda-nonlipat-bisa-masuk-mrt-jakarta-pekan-depan-ini-kriterianya-shdtOfbrvc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">MRT (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/17/320/2379243/sepeda-nonlipat-bisa-masuk-mrt-jakarta-pekan-depan-ini-kriterianya-shdtOfbrvc.jpg</image><title>MRT (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Mass Rapid Transit atau Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta sedang menggodok kebijakan agar sepeda non lipat diperbolehkan masuk ke dalam kereta. Hal tersebut untuk memfasilitasi dan mendukung gerakan bersepeda di Provinsi DKI Jakarta mulai 24 Maret.

Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) William Sabandar menyebut selama ini MRT Jakarta hanya memperbolehkan sepeda lipat (folded bike) untuk bisa masuk ke dalam kereta. Nantinya, perusahaan juga akan menyiapkan fasilitas bagi sepeda non lipat.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Penumpang MRT Jakarta Kian Banyak Pasca-vaksinasi
&quot;Jadi kebetulan apabila yang dinaiki bukan 'folded bike', memang harus dipersiapkan dengan hati-hati, tapi kami ingin laporkan dulu persiapannya. Soft launching direncanakan di 24 Maret pada tiga stasiun,&quot; ujar William dalam diskusi virtual, Selasa (17/3/2021).

Kemudian, kata dia, penyediaan fasilitas untuk sepeda non lipat itu rencananya akan diluncurkan pada 24 Maret 2021 di tiga stasiun, yakni Lebak Bulus Grab, Blok M BCA, dan Bundaran HI.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Daftar Proyek yang Ditawarkan ke LPI, dari Bandara hingga MRT dan LRT
&quot;Untuk ketentuan sepeda lipat yang diizinkan masuk MRT adalah sepeda reguler dengan dimensi tidak melewati 200 cm x 55 cm x 120 cm, dengan lebar ban maksimal 15 cm,&quot; ungkap dia.Dia menegaskan, sepeda tandem atau sepeda dengan dimensi melebihi  ketentuan tersebut tidak diizinkan masuk kereta. Di mana untuk  menghindari penumpukan penumpang, MRT Jakarta menerapkan jam  ketersediaan akses sepeda non lipat, yakni Senin--Jumat di luar jam  sibuk pukul 07.00 WIB-09.00 WIB dan pukul 17.00 WIB-19.00 WIB, sedangkan  Sabtu-Minggu mengikuti jam operasional MRT.

&quot;Nantinya akan ada gerbong khusus yang akan kita peruntukkan. Ini  sedang kita godok konsepnya. Dengan inisiatif ini, Jakarta akan semakin  ramah bukan hanya pada pejalan kaki, tapi juga para pesepeda,&quot; pungkas  dia.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Mass Rapid Transit atau Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta sedang menggodok kebijakan agar sepeda non lipat diperbolehkan masuk ke dalam kereta. Hal tersebut untuk memfasilitasi dan mendukung gerakan bersepeda di Provinsi DKI Jakarta mulai 24 Maret.

Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) William Sabandar menyebut selama ini MRT Jakarta hanya memperbolehkan sepeda lipat (folded bike) untuk bisa masuk ke dalam kereta. Nantinya, perusahaan juga akan menyiapkan fasilitas bagi sepeda non lipat.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Penumpang MRT Jakarta Kian Banyak Pasca-vaksinasi
&quot;Jadi kebetulan apabila yang dinaiki bukan 'folded bike', memang harus dipersiapkan dengan hati-hati, tapi kami ingin laporkan dulu persiapannya. Soft launching direncanakan di 24 Maret pada tiga stasiun,&quot; ujar William dalam diskusi virtual, Selasa (17/3/2021).

Kemudian, kata dia, penyediaan fasilitas untuk sepeda non lipat itu rencananya akan diluncurkan pada 24 Maret 2021 di tiga stasiun, yakni Lebak Bulus Grab, Blok M BCA, dan Bundaran HI.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Daftar Proyek yang Ditawarkan ke LPI, dari Bandara hingga MRT dan LRT
&quot;Untuk ketentuan sepeda lipat yang diizinkan masuk MRT adalah sepeda reguler dengan dimensi tidak melewati 200 cm x 55 cm x 120 cm, dengan lebar ban maksimal 15 cm,&quot; ungkap dia.Dia menegaskan, sepeda tandem atau sepeda dengan dimensi melebihi  ketentuan tersebut tidak diizinkan masuk kereta. Di mana untuk  menghindari penumpukan penumpang, MRT Jakarta menerapkan jam  ketersediaan akses sepeda non lipat, yakni Senin--Jumat di luar jam  sibuk pukul 07.00 WIB-09.00 WIB dan pukul 17.00 WIB-19.00 WIB, sedangkan  Sabtu-Minggu mengikuti jam operasional MRT.

&quot;Nantinya akan ada gerbong khusus yang akan kita peruntukkan. Ini  sedang kita godok konsepnya. Dengan inisiatif ini, Jakarta akan semakin  ramah bukan hanya pada pejalan kaki, tapi juga para pesepeda,&quot; pungkas  dia.</content:encoded></item></channel></rss>
