<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi Indonesia Lebih Baik dari AS dan Singapura, Nih Buktinya</title><description>Apabila dibandingkan dengan berbagai negara lain, pertumbuhan ekonomi Indonesia lumayan baik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/17/320/2379346/ekonomi-indonesia-lebih-baik-dari-as-dan-singapura-nih-buktinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/17/320/2379346/ekonomi-indonesia-lebih-baik-dari-as-dan-singapura-nih-buktinya"/><item><title>Ekonomi Indonesia Lebih Baik dari AS dan Singapura, Nih Buktinya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/17/320/2379346/ekonomi-indonesia-lebih-baik-dari-as-dan-singapura-nih-buktinya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/17/320/2379346/ekonomi-indonesia-lebih-baik-dari-as-dan-singapura-nih-buktinya</guid><pubDate>Rabu 17 Maret 2021 15:59 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/17/320/2379346/ekonomi-indonesia-lebih-baik-dari-as-dan-singapura-nih-buktinya-ShJZodGCIP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/17/320/2379346/ekonomi-indonesia-lebih-baik-dari-as-dan-singapura-nih-buktinya-ShJZodGCIP.jpg</image><title>Rupiah (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa apabila dibandingkan dengan berbagai negara lain, pertumbuhan ekonomi Indonesia lumayan baik.

Terlihat dari data, pertumbuhan ekonomi Indonesia -2,07% yoy full year, sementara Singapura -5,75% yoy full year, Amerika Serikat -3,5% yoy full year dan Jerman -5,0 yoy full year.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ekonomi Tren Positif, Jokowi: Tak Ada Kata Lelah dalam Kamus Saya
&quot;Dengan adanya program vaksinasi dan pembatasan sosial, pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada triwulan IV-2020 mulai menunjukkan perbaikan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional,&amp;rdquo; kata Purbaya di Jakarta, Rabu(17/3/2021).


Purbaya mengatakan ada beberapa indikator kegiatan usaha dan konsumsi yang menunjukkan perbaikan. Namun, lanjutnya hal tersebut masih memerlukan dorongan untuk pulih lebih cepat. Indikator tersebut menurut data dari BI, Bloomberg dan juga CEIC mencatat beberapa hal.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ekonomi RI Mau seperti China Tumbuh 2 Digit? Lakukan Hal Ini
&quot;Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur yang sebelumnya menunjukkan grafik penurunan, terutama di bulan April 2020, dimana hanya tumbuh sekitar 30%, sekarang grafiknya terus mengalami peningkatan, dan pada bulan Februari tahun ini angka pertumbuhannya sebesar 50,9%,&quot; tambahnya.Sedangkan penjualan kendaraan bermotor, setelah mengalami penurunan  signifikan di pertengahan tahun 2020 atau pada bulan Juni 2020, angka  penjualan mobil merosot hingga -80% atau hanya terjual sekitar 200.000  unit, namun hingga awal tahun ini atau pada bulan Januari 2021 grafiknya  meningkat dan naik hingga -34,22% atau terjual sebanyak 394.733 unit.

Kemudian, dia juga menjelaskan mengenai outlook pertumbuhan ekonomi  global, dimana menurutnya perekonomian global akan sangat bergantung  terhadap keberhasilan negara dalam mengatasi pandemi, termasuk di  dalamnya ialah penyaluran vaksin kepada masyarakat.

&amp;ldquo;Data pertumbuhan ekonomi Indonesia berdasarkan perhitungan World  Bank pada bulan Januari 2021 tumbuh sebesar 4,4% dan IMF mencatat  pertumbuhan ekonomi sebesar 4,8%, namun hingga bulan Maret 2021,  pertumbuhan ekonomi Indonesia menurut OECD naik sebesar 4,9%,&amp;rdquo; pungkas  Purbaya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa apabila dibandingkan dengan berbagai negara lain, pertumbuhan ekonomi Indonesia lumayan baik.

Terlihat dari data, pertumbuhan ekonomi Indonesia -2,07% yoy full year, sementara Singapura -5,75% yoy full year, Amerika Serikat -3,5% yoy full year dan Jerman -5,0 yoy full year.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ekonomi Tren Positif, Jokowi: Tak Ada Kata Lelah dalam Kamus Saya
&quot;Dengan adanya program vaksinasi dan pembatasan sosial, pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada triwulan IV-2020 mulai menunjukkan perbaikan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional,&amp;rdquo; kata Purbaya di Jakarta, Rabu(17/3/2021).


Purbaya mengatakan ada beberapa indikator kegiatan usaha dan konsumsi yang menunjukkan perbaikan. Namun, lanjutnya hal tersebut masih memerlukan dorongan untuk pulih lebih cepat. Indikator tersebut menurut data dari BI, Bloomberg dan juga CEIC mencatat beberapa hal.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ekonomi RI Mau seperti China Tumbuh 2 Digit? Lakukan Hal Ini
&quot;Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur yang sebelumnya menunjukkan grafik penurunan, terutama di bulan April 2020, dimana hanya tumbuh sekitar 30%, sekarang grafiknya terus mengalami peningkatan, dan pada bulan Februari tahun ini angka pertumbuhannya sebesar 50,9%,&quot; tambahnya.Sedangkan penjualan kendaraan bermotor, setelah mengalami penurunan  signifikan di pertengahan tahun 2020 atau pada bulan Juni 2020, angka  penjualan mobil merosot hingga -80% atau hanya terjual sekitar 200.000  unit, namun hingga awal tahun ini atau pada bulan Januari 2021 grafiknya  meningkat dan naik hingga -34,22% atau terjual sebanyak 394.733 unit.

Kemudian, dia juga menjelaskan mengenai outlook pertumbuhan ekonomi  global, dimana menurutnya perekonomian global akan sangat bergantung  terhadap keberhasilan negara dalam mengatasi pandemi, termasuk di  dalamnya ialah penyaluran vaksin kepada masyarakat.

&amp;ldquo;Data pertumbuhan ekonomi Indonesia berdasarkan perhitungan World  Bank pada bulan Januari 2021 tumbuh sebesar 4,4% dan IMF mencatat  pertumbuhan ekonomi sebesar 4,8%, namun hingga bulan Maret 2021,  pertumbuhan ekonomi Indonesia menurut OECD naik sebesar 4,9%,&amp;rdquo; pungkas  Purbaya.</content:encoded></item></channel></rss>
