<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Percantik Rumah Subsidi Papua, Menteri PUPR Habiskan Rp3,7 Miliar</title><description>Kementerian PUPR terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas perumahan, khususnya bagi MBR.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/17/470/2379127/percantik-rumah-subsidi-papua-menteri-pupr-habiskan-rp3-7-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/17/470/2379127/percantik-rumah-subsidi-papua-menteri-pupr-habiskan-rp3-7-miliar"/><item><title>Percantik Rumah Subsidi Papua, Menteri PUPR Habiskan Rp3,7 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/17/470/2379127/percantik-rumah-subsidi-papua-menteri-pupr-habiskan-rp3-7-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/17/470/2379127/percantik-rumah-subsidi-papua-menteri-pupr-habiskan-rp3-7-miliar</guid><pubDate>Rabu 17 Maret 2021 10:54 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/17/470/2379127/percantik-rumah-subsidi-papua-menteri-pupr-habiskan-rp3-7-miliar-1qDI2ey8py.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rumah (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/17/470/2379127/percantik-rumah-subsidi-papua-menteri-pupr-habiskan-rp3-7-miliar-1qDI2ey8py.jpg</image><title>Rumah (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas perumahan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Hal ini salah satunya diwujudkan melalui penyaluran bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU).

Pada TA 2021, Kementerian PUPR menargetkan akan menyalurkan 25.000 unit bantuan PSU.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Butuh Rp780 Triliun Bereskan Masalah Backlog, dari Mana Duitnya?
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan adanya bantuan PSU sebagai stimulan bagi pelaku pembangunan rumah untuk membangun rumah MBR dalam rangka pencapaian target program satu juta rumah.

&amp;ldquo;Program ini merupakan bentuk nyata keseriusan pemerintah untuk mewujudkan cita-cita terpenuhinya kebutuhan rumah bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama rumah terjangkau layak huni dan berkualitas bagi MBR,&amp;rdquo; kata Menteri Basuki di Jakarta, Rabu (17/3/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Backlog Perumahan Turun 4,5 Juta Rumah pada 2030
Pada TA 2021, PSU salah satunya disalurkan ke Provinsi Papua sebesar Rp3,7 miliar untuk pembangunan jalan lingkungan 395 unit rumah bersubsidi di daerah tersebut. Rinciannya, PSU disalurkan ke Kota Jayapura sebanyak 235 unit, Kabupaten Jayapura sebanyak 60 unit dan Kabupaten Merauke sebanyak 100 unit.Direktur Jenderal Perumahan Khalawi Abdul Hamid mengatakan bantuan  PSU disalurkan oleh Kementerian PUPR agar masyarakat yang tinggal di  rumah bersubsidi merasa nyaman. Di samping itu, pemberian bantuan ini  diharapkan dapat mendorong semangat para pengembang untuk membangun  lebih banyak rumah bersubsidi untuk masyarakat serta mendorong  tercapainya Program Sejuta Rumah.

Pelaksanaan bantuan PSU dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri  Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 03/PRT/M/2018 tentang  Perubahan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Nomor  38/PRT/M/2015 tentang Bantuan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum Untuk  Perumahan Umum. Di samping pembangunan jalan lingkungan, bantuan PSU  juga dapat mencakup penyediaan jaringan air bersih dan tempat pembuangan  sampah terpadu kepada pengembang perumahan yang membangun perumahan  MBR.

Berdasarkan data yang ada di Direktorat Rumah Umum dan Komersial  Ditjen Perumahan, target pembangunan bantuan PSU Perumahan mulai tahun  anggaran 2015-2019 selalu memenuhi target bahkan selalu melebihi jumlah  unit yang ditargetkan. Capaiannya penyaluran bantuan PSU tahun 2015  sebanyak 29.956 unit, 2016  sebanyak 26.884 unit, 2017 sebanyak 17.218  unit, 2018 sebanyak 30.406 unit dan 2019 sebanyak 15.148 unit.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas perumahan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Hal ini salah satunya diwujudkan melalui penyaluran bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU).

Pada TA 2021, Kementerian PUPR menargetkan akan menyalurkan 25.000 unit bantuan PSU.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Butuh Rp780 Triliun Bereskan Masalah Backlog, dari Mana Duitnya?
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan adanya bantuan PSU sebagai stimulan bagi pelaku pembangunan rumah untuk membangun rumah MBR dalam rangka pencapaian target program satu juta rumah.

&amp;ldquo;Program ini merupakan bentuk nyata keseriusan pemerintah untuk mewujudkan cita-cita terpenuhinya kebutuhan rumah bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama rumah terjangkau layak huni dan berkualitas bagi MBR,&amp;rdquo; kata Menteri Basuki di Jakarta, Rabu (17/3/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Backlog Perumahan Turun 4,5 Juta Rumah pada 2030
Pada TA 2021, PSU salah satunya disalurkan ke Provinsi Papua sebesar Rp3,7 miliar untuk pembangunan jalan lingkungan 395 unit rumah bersubsidi di daerah tersebut. Rinciannya, PSU disalurkan ke Kota Jayapura sebanyak 235 unit, Kabupaten Jayapura sebanyak 60 unit dan Kabupaten Merauke sebanyak 100 unit.Direktur Jenderal Perumahan Khalawi Abdul Hamid mengatakan bantuan  PSU disalurkan oleh Kementerian PUPR agar masyarakat yang tinggal di  rumah bersubsidi merasa nyaman. Di samping itu, pemberian bantuan ini  diharapkan dapat mendorong semangat para pengembang untuk membangun  lebih banyak rumah bersubsidi untuk masyarakat serta mendorong  tercapainya Program Sejuta Rumah.

Pelaksanaan bantuan PSU dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri  Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 03/PRT/M/2018 tentang  Perubahan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Nomor  38/PRT/M/2015 tentang Bantuan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum Untuk  Perumahan Umum. Di samping pembangunan jalan lingkungan, bantuan PSU  juga dapat mencakup penyediaan jaringan air bersih dan tempat pembuangan  sampah terpadu kepada pengembang perumahan yang membangun perumahan  MBR.

Berdasarkan data yang ada di Direktorat Rumah Umum dan Komersial  Ditjen Perumahan, target pembangunan bantuan PSU Perumahan mulai tahun  anggaran 2015-2019 selalu memenuhi target bahkan selalu melebihi jumlah  unit yang ditargetkan. Capaiannya penyaluran bantuan PSU tahun 2015  sebanyak 29.956 unit, 2016  sebanyak 26.884 unit, 2017 sebanyak 17.218  unit, 2018 sebanyak 30.406 unit dan 2019 sebanyak 15.148 unit.</content:encoded></item></channel></rss>
