<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Melesat Setelah The Fed Meyakini Pertumbuhan Ekonomi AS</title><description>Indeks S&amp;amp;P 500 dan Dow Jones Industrial Average pun kembali cetak rekor tertinggi</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/18/278/2379637/wall-street-melesat-setelah-the-fed-meyakini-pertumbuhan-ekonomi-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/18/278/2379637/wall-street-melesat-setelah-the-fed-meyakini-pertumbuhan-ekonomi-as"/><item><title>Wall Street Melesat Setelah The Fed Meyakini Pertumbuhan Ekonomi AS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/18/278/2379637/wall-street-melesat-setelah-the-fed-meyakini-pertumbuhan-ekonomi-as</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/18/278/2379637/wall-street-melesat-setelah-the-fed-meyakini-pertumbuhan-ekonomi-as</guid><pubDate>Kamis 18 Maret 2021 07:18 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/18/278/2379637/wall-street-melesat-setelah-the-fed-meyakini-pertumbuhan-ekonomi-as-ma6HXQKoY1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wall Street. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/18/278/2379637/wall-street-melesat-setelah-the-fed-meyakini-pertumbuhan-ekonomi-as-ma6HXQKoY1.jpg</image><title>Wall Street. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>NEW YORK - Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Rabu waktu setempat. Indeks S&amp;amp;P 500 dan Dow Jones Industrial Average pun kembali cetak rekor tertinggi, setelah The Fed memperkirakan pemulihan ekonomi cepat dari pandemi virus korona dan mempertahankan suku bunga rendah.&amp;nbsp;
Dow Jones Industrial Average naik 0,58% menjadi 33.015,37 poin, S&amp;amp;P 500 naik 0,29% menjadi 3.974,12. Sedangkan Nasdaq Composite naik 0,4% menjadi 13.525,20.
Baca Juga:&amp;nbsp;Wall Street Lesu Menanti Hasil Kebijakan The Fed
Dow ditutup pada level 33.000 poin atau untuk pertama kalinya. Hal ini ditopang sentimen The Fed yang memproyeksikan bahwa pertumbuhan ekonomi akan mengalami lonjakan.
Selain itu, The Fed juga mengulangi janjinya untuk mempertahankan suku bunga mendekati nol selama bertahun-tahun.
Wall Street juga memperpanjang kenaikan setelah Ketua Fed Jerome Powell menilai terlalu dini untuk membahas langkah-langkah tapering-off untuk mendukung ekonomi yang sedang berjuang.
Baca Juga:&amp;nbsp;S&amp;amp;P 500 dan Dow Jones Cetak Rekor, Wall Street Berakhir Menguat
&amp;ldquo;Pernyataan Fed hari ini lebih optimis dari perkiraan. The Fed menaikkan prospek mereka untuk pertumbuhan ekonomi dan pasar tenaga kerja. Pandangan pasar atas pernyataan itu adalah cukup optimis,&amp;rdquo; kata Kepala Investasi Lenox Wealth Advisors, David Carter, dilansir dari Reuters, Kamis (18/3/2021).
Sementara itu, paket stimulus Covid-19 sebesar USD1,9 triliun dan peluncuran vaksin telah memicu rotasi ke dalam saham yang dipandang mungkin berkinerja lebih baik saat ekonomi pulih dari pandemi virus korona.
Pada saat yang sama, kekhawatiran bahwa stimulus dapat memanaskan ekonomi secara berlebihan dan menyebabkan tingkat inflasi lebih tinggi telah memicu kenaikan yang kuat dalam imbal hasil obligasi pemerintah berjangka panjang dan membuat teknologi dan saham-saham pertumbuhan lainnya menjadi kurang menarik.Amazon.com Inc naik 1,4% dan Tesla Inc bertambah 3,7%. Dua perusahaan ini memberikan peningkatan terbesar ke S&amp;amp;P 500 Enam dari 11 indeks sektor S&amp;amp;P 500 naik, dengan industri dan kebijakan konsumen menjadi pemain terkuat dan keduanya naik lebih dari 1%.
Kemudian pengecer makanan cepat saji McDonald's Corp naik 1,9% setelah Deutsche Bank menaikkan harga targetnya dan juga meningkatkan rekomendasinya menjadi &quot;beli&quot; dari &quot;tahan&quot;.
Adapun volume di bursa AS adalah 11,9 miliar saham atau lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata 14,2 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.</description><content:encoded>NEW YORK - Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Rabu waktu setempat. Indeks S&amp;amp;P 500 dan Dow Jones Industrial Average pun kembali cetak rekor tertinggi, setelah The Fed memperkirakan pemulihan ekonomi cepat dari pandemi virus korona dan mempertahankan suku bunga rendah.&amp;nbsp;
Dow Jones Industrial Average naik 0,58% menjadi 33.015,37 poin, S&amp;amp;P 500 naik 0,29% menjadi 3.974,12. Sedangkan Nasdaq Composite naik 0,4% menjadi 13.525,20.
Baca Juga:&amp;nbsp;Wall Street Lesu Menanti Hasil Kebijakan The Fed
Dow ditutup pada level 33.000 poin atau untuk pertama kalinya. Hal ini ditopang sentimen The Fed yang memproyeksikan bahwa pertumbuhan ekonomi akan mengalami lonjakan.
Selain itu, The Fed juga mengulangi janjinya untuk mempertahankan suku bunga mendekati nol selama bertahun-tahun.
Wall Street juga memperpanjang kenaikan setelah Ketua Fed Jerome Powell menilai terlalu dini untuk membahas langkah-langkah tapering-off untuk mendukung ekonomi yang sedang berjuang.
Baca Juga:&amp;nbsp;S&amp;amp;P 500 dan Dow Jones Cetak Rekor, Wall Street Berakhir Menguat
&amp;ldquo;Pernyataan Fed hari ini lebih optimis dari perkiraan. The Fed menaikkan prospek mereka untuk pertumbuhan ekonomi dan pasar tenaga kerja. Pandangan pasar atas pernyataan itu adalah cukup optimis,&amp;rdquo; kata Kepala Investasi Lenox Wealth Advisors, David Carter, dilansir dari Reuters, Kamis (18/3/2021).
Sementara itu, paket stimulus Covid-19 sebesar USD1,9 triliun dan peluncuran vaksin telah memicu rotasi ke dalam saham yang dipandang mungkin berkinerja lebih baik saat ekonomi pulih dari pandemi virus korona.
Pada saat yang sama, kekhawatiran bahwa stimulus dapat memanaskan ekonomi secara berlebihan dan menyebabkan tingkat inflasi lebih tinggi telah memicu kenaikan yang kuat dalam imbal hasil obligasi pemerintah berjangka panjang dan membuat teknologi dan saham-saham pertumbuhan lainnya menjadi kurang menarik.Amazon.com Inc naik 1,4% dan Tesla Inc bertambah 3,7%. Dua perusahaan ini memberikan peningkatan terbesar ke S&amp;amp;P 500 Enam dari 11 indeks sektor S&amp;amp;P 500 naik, dengan industri dan kebijakan konsumen menjadi pemain terkuat dan keduanya naik lebih dari 1%.
Kemudian pengecer makanan cepat saji McDonald's Corp naik 1,9% setelah Deutsche Bank menaikkan harga targetnya dan juga meningkatkan rekomendasinya menjadi &quot;beli&quot; dari &quot;tahan&quot;.
Adapun volume di bursa AS adalah 11,9 miliar saham atau lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata 14,2 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.</content:encoded></item></channel></rss>
