<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Holding Ultra Mikro Incar 30 Juta Nasabah Baru</title><description>Holding Ultra Mikro ditargetkan mendapat 30 juta nasabah baru. Jumlah itu akan terintegrasi dalam tiga entitas holding.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/18/320/2379917/holding-ultra-mikro-incar-30-juta-nasabah-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/18/320/2379917/holding-ultra-mikro-incar-30-juta-nasabah-baru"/><item><title>Holding Ultra Mikro Incar 30 Juta Nasabah Baru</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/18/320/2379917/holding-ultra-mikro-incar-30-juta-nasabah-baru</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/18/320/2379917/holding-ultra-mikro-incar-30-juta-nasabah-baru</guid><pubDate>Kamis 18 Maret 2021 14:12 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/18/320/2379917/holding-ultra-mikro-incar-30-juta-nasabah-baru-4YWCNWv7wI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/18/320/2379917/holding-ultra-mikro-incar-30-juta-nasabah-baru-4YWCNWv7wI.jpg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Holding BUMN Ultra Mikro ditargetkan mendapat 30 juta nasabah baru. Jumlah itu akan terintegrasi dalam tiga entitas holding. Wakil Menteri II BUMN Kartika Wirjoatmodjo atau Tiko menyebut, proyeksi tersebut didasari pada upaya memberikan akses pembiayaan formal dengan biaya yang lebih murah.
&quot;Tentunya jangkauan ini jadi kunci utama. Oleh karena itu, kami yakini integrasi tiga entitas usaha ini bisa memberikan layanan usaha yang semakin lengkap terintegrasi dan luas, sehingga targetnya dalam 4 tahun ke depan meng on board sekitar 30 juta nasabah baru di tiga entitas bisnis ini secara terintegrasi,&quot; ujar Tiko, Kamis (18/3/2021).
Baca Juga: Holding Ultra Mikro, Dijamin Tak Ada PHK dan Gaji Dipotong
 
Dalam prosesnya, tidak ada perubahan bisnis dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Pegadaian (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM. BRI selaku induk holding dan PNM dan BRI sebagai anggota tetap fokus pada core business masing-masing.
Dimana, Bank BRI akan fokus pada Kredit Usaha Rakyat (KUR), Pegadaian fokus pada produk gadai, dan PNM tetap memperkuat pemberdayaan Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar). Dengan begitu, ketiga perseroan mampu menjangkau masyarakat yang lebih luas dengan jaringan yang terintegrasi.
Baca Juga: Holding Ultra Mikro, Wamen BUMN Jamin Tak Ada PHK
 
&quot;Sebagaimana yang kami sampaikan, saat ini ada piramid usaha di Indonesia, dimana, pada segmen terbawah ada 60 juta nasabah ultra mikro yang saat ini baru setengahnya yang mampu mengakses pembiayaan formal,&quot; kata dia.Kementerian BUMN pun telah melakukan pemetaan cabang-cabang BRI di  Indonesia. Cabang tersebut akan dilengkapi dengan loket Pegadaian dan  post para Account Officer (AO) PNM Mekaar.
&quot;Di saat ini pun kami sudah lakukan piloting location, dimana,  cabang-cabang BRI akan dilengkapi loket Pegadaian, bagaimana masyarakat  bisa menggadaikan barangnya.  Maupun menjadi post untuk para AO dari  Mekaar yang nantinya akan menjangkau pemberdayaan masyarakat khususnya  ibu-ibu dengan konsep social lending,&quot; tutur Tiko.</description><content:encoded>JAKARTA - Holding BUMN Ultra Mikro ditargetkan mendapat 30 juta nasabah baru. Jumlah itu akan terintegrasi dalam tiga entitas holding. Wakil Menteri II BUMN Kartika Wirjoatmodjo atau Tiko menyebut, proyeksi tersebut didasari pada upaya memberikan akses pembiayaan formal dengan biaya yang lebih murah.
&quot;Tentunya jangkauan ini jadi kunci utama. Oleh karena itu, kami yakini integrasi tiga entitas usaha ini bisa memberikan layanan usaha yang semakin lengkap terintegrasi dan luas, sehingga targetnya dalam 4 tahun ke depan meng on board sekitar 30 juta nasabah baru di tiga entitas bisnis ini secara terintegrasi,&quot; ujar Tiko, Kamis (18/3/2021).
Baca Juga: Holding Ultra Mikro, Dijamin Tak Ada PHK dan Gaji Dipotong
 
Dalam prosesnya, tidak ada perubahan bisnis dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Pegadaian (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM. BRI selaku induk holding dan PNM dan BRI sebagai anggota tetap fokus pada core business masing-masing.
Dimana, Bank BRI akan fokus pada Kredit Usaha Rakyat (KUR), Pegadaian fokus pada produk gadai, dan PNM tetap memperkuat pemberdayaan Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar). Dengan begitu, ketiga perseroan mampu menjangkau masyarakat yang lebih luas dengan jaringan yang terintegrasi.
Baca Juga: Holding Ultra Mikro, Wamen BUMN Jamin Tak Ada PHK
 
&quot;Sebagaimana yang kami sampaikan, saat ini ada piramid usaha di Indonesia, dimana, pada segmen terbawah ada 60 juta nasabah ultra mikro yang saat ini baru setengahnya yang mampu mengakses pembiayaan formal,&quot; kata dia.Kementerian BUMN pun telah melakukan pemetaan cabang-cabang BRI di  Indonesia. Cabang tersebut akan dilengkapi dengan loket Pegadaian dan  post para Account Officer (AO) PNM Mekaar.
&quot;Di saat ini pun kami sudah lakukan piloting location, dimana,  cabang-cabang BRI akan dilengkapi loket Pegadaian, bagaimana masyarakat  bisa menggadaikan barangnya.  Maupun menjadi post untuk para AO dari  Mekaar yang nantinya akan menjangkau pemberdayaan masyarakat khususnya  ibu-ibu dengan konsep social lending,&quot; tutur Tiko.</content:encoded></item></channel></rss>
