<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bangun 8 Pelabuhan, Menko Luhut: Yang Menghalangi Kita Buldoser</title><description>Pemerintah telah meluncurkan ekosistem logistik di Batam atau Batam Logistic Ecosystem (BLE).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/18/320/2379950/bangun-8-pelabuhan-menko-luhut-yang-menghalangi-kita-buldoser</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/18/320/2379950/bangun-8-pelabuhan-menko-luhut-yang-menghalangi-kita-buldoser"/><item><title>Bangun 8 Pelabuhan, Menko Luhut: Yang Menghalangi Kita Buldoser</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/18/320/2379950/bangun-8-pelabuhan-menko-luhut-yang-menghalangi-kita-buldoser</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/18/320/2379950/bangun-8-pelabuhan-menko-luhut-yang-menghalangi-kita-buldoser</guid><pubDate>Kamis 18 Maret 2021 14:54 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/18/320/2379950/bangun-8-pelabuhan-menko-luhut-yang-menghalangi-kita-buldoser-Go4E7xJJXC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/18/320/2379950/bangun-8-pelabuhan-menko-luhut-yang-menghalangi-kita-buldoser-Go4E7xJJXC.jpg</image><title>Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah telah meluncurkan ekosistem logistik di Batam atau Batam Logistic Ecosystem (BLE). Peluncuran itu sebagai percontohan untuk ekosistem logistik nasional (National Logistic Ecosystem/NLE).
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa pemerintah pada 2021 ini menargetkan untuk merampungkan pengembangan NLE di 8 pelabuhan Tanah Air.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Tes GeNose di Pelabuhan Tanjung Priok Dimulai Hari Ini
Pihaknya juga akan membuldoser siapa saja yang menghalangi rencana duplikasi ekosistem logistik nasional tersebut.
&quot;Ada 8 pelabuhan yang besar-besar. Di sini (Batam), Jakarta, (Tanjung) Priok nanti iya, lalu Patimban, Tanjung Emas Semarang dan Surabaya, terus Medan, Makassar, pokoknya 8. Jadi siapa yang menghalangi kita buldoser itu,&quot; ujar dia dalam telekonfrensi Kamis (18/3/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Proyek Dermaga Batam Rp60 Miliar, Menhub: Tanda Negara Hadir
Kemudian kata Luhut platform NLE tersebut nantinya semua akan terintegrasi ke dalam satu sistem. &quot;Masalah kita di republik ini kita tak pernah kerja holistik. Bandar udara sama. Supaya tertib. Kan terlalu banyak ketemu sama ini. Tadi kita buat efisiensi tapi efektif,&quot; tutur dia.Dia juga menyoroti, jika negara lain bisa melakukan efisiensi  pembiayaan dengan ekosistem logistiknya, kenapa Indonesia tidak. Maka  itu pemerintah akan menerapkan kebijakan antidumping untuk menghadapi  praktik dumping yang dilakukan oleh negara eksportir.
&quot;Jadi kita punya barang kita dikenakan antidumping. Menteri  Perdagangan teriak-teriak. Kita bisa efisien. Kita kenakan antidumping.  Kita betul kompetitif,&quot; tandas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah telah meluncurkan ekosistem logistik di Batam atau Batam Logistic Ecosystem (BLE). Peluncuran itu sebagai percontohan untuk ekosistem logistik nasional (National Logistic Ecosystem/NLE).
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa pemerintah pada 2021 ini menargetkan untuk merampungkan pengembangan NLE di 8 pelabuhan Tanah Air.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Tes GeNose di Pelabuhan Tanjung Priok Dimulai Hari Ini
Pihaknya juga akan membuldoser siapa saja yang menghalangi rencana duplikasi ekosistem logistik nasional tersebut.
&quot;Ada 8 pelabuhan yang besar-besar. Di sini (Batam), Jakarta, (Tanjung) Priok nanti iya, lalu Patimban, Tanjung Emas Semarang dan Surabaya, terus Medan, Makassar, pokoknya 8. Jadi siapa yang menghalangi kita buldoser itu,&quot; ujar dia dalam telekonfrensi Kamis (18/3/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Proyek Dermaga Batam Rp60 Miliar, Menhub: Tanda Negara Hadir
Kemudian kata Luhut platform NLE tersebut nantinya semua akan terintegrasi ke dalam satu sistem. &quot;Masalah kita di republik ini kita tak pernah kerja holistik. Bandar udara sama. Supaya tertib. Kan terlalu banyak ketemu sama ini. Tadi kita buat efisiensi tapi efektif,&quot; tutur dia.Dia juga menyoroti, jika negara lain bisa melakukan efisiensi  pembiayaan dengan ekosistem logistiknya, kenapa Indonesia tidak. Maka  itu pemerintah akan menerapkan kebijakan antidumping untuk menghadapi  praktik dumping yang dilakukan oleh negara eksportir.
&quot;Jadi kita punya barang kita dikenakan antidumping. Menteri  Perdagangan teriak-teriak. Kita bisa efisien. Kita kenakan antidumping.  Kita betul kompetitif,&quot; tandas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
