<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>OECD: BUMN Punya Peran Penting Kerek Ekonomi RI</title><description>Lembaga Keuangan Dunia OECD menilai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan memainkan peran vital dalam pemulihan ekonomi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/18/320/2380095/oecd-bumn-punya-peran-penting-kerek-ekonomi-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/18/320/2380095/oecd-bumn-punya-peran-penting-kerek-ekonomi-ri"/><item><title>OECD: BUMN Punya Peran Penting Kerek Ekonomi RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/18/320/2380095/oecd-bumn-punya-peran-penting-kerek-ekonomi-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/18/320/2380095/oecd-bumn-punya-peran-penting-kerek-ekonomi-ri</guid><pubDate>Kamis 18 Maret 2021 17:36 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/18/320/2380095/oecd-bumn-punya-peran-penting-kerek-ekonomi-ri-0Ez1Om6EUa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/18/320/2380095/oecd-bumn-punya-peran-penting-kerek-ekonomi-ri-0Ez1Om6EUa.jpg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Lembaga Keuangan Dunia OECD menilai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan memainkan peran vital dalam pemulihan ekonomi. Sekretaris Jenderal OECD Angel Gurr&amp;iacute;a merekomendasikan penyelarasan tata kelola BUMN dengan praktik terbaik global, termasuk menjaga manajemen dan dewan bebas dari campur tangan pemerintah, dan menerapkan standar integritas yang tinggi, transparansi, dan perilaku bisnis yang bertanggung jawab.
Baca Juga: Pembangunan Ibu Kota Baru Sumbang Pertumbuhan Ekonomi 2,2%
&quot;Menyederhanakan peraturan dan menurunkan hambatan persaingan akan membantu menarik investor swasta dan asing,&quot; kata Angel dalam video virtual, Kamis (18/3/2021).
Indonesia juga harus menjaga kemandirian dan otoritas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memastikan dapat secara efektif mendeteksi, menyelidiki dan mencegah pelanggaran.
Baca Juga:&amp;nbsp; Ekonomi Indonesia Lebih Baik dari AS dan Singapura, Nih Buktinya
 
Dia punmerekomendasikan upaya penggandaan untuk meningkatkan hasil lingkungan. Tindakan berkelanjutan untuk mengatasi deforestasi di Indonesia - sebagian besar karena pembersihan &amp;ldquo;tebang dan bakar&amp;rdquo; untuk menanam kelapa sawit - adalah kuncinya.
&quot;Ini termasuk perlindungan yang lebih baik, pembasahan dan pemulihan lahan gambut dan hutan, dan peningkatan sumber daya untuk perlindungan lingkungan, serta penetapan harga karbon,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Lembaga Keuangan Dunia OECD menilai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan memainkan peran vital dalam pemulihan ekonomi. Sekretaris Jenderal OECD Angel Gurr&amp;iacute;a merekomendasikan penyelarasan tata kelola BUMN dengan praktik terbaik global, termasuk menjaga manajemen dan dewan bebas dari campur tangan pemerintah, dan menerapkan standar integritas yang tinggi, transparansi, dan perilaku bisnis yang bertanggung jawab.
Baca Juga: Pembangunan Ibu Kota Baru Sumbang Pertumbuhan Ekonomi 2,2%
&quot;Menyederhanakan peraturan dan menurunkan hambatan persaingan akan membantu menarik investor swasta dan asing,&quot; kata Angel dalam video virtual, Kamis (18/3/2021).
Indonesia juga harus menjaga kemandirian dan otoritas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memastikan dapat secara efektif mendeteksi, menyelidiki dan mencegah pelanggaran.
Baca Juga:&amp;nbsp; Ekonomi Indonesia Lebih Baik dari AS dan Singapura, Nih Buktinya
 
Dia punmerekomendasikan upaya penggandaan untuk meningkatkan hasil lingkungan. Tindakan berkelanjutan untuk mengatasi deforestasi di Indonesia - sebagian besar karena pembersihan &amp;ldquo;tebang dan bakar&amp;rdquo; untuk menanam kelapa sawit - adalah kuncinya.
&quot;Ini termasuk perlindungan yang lebih baik, pembasahan dan pemulihan lahan gambut dan hutan, dan peningkatan sumber daya untuk perlindungan lingkungan, serta penetapan harga karbon,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
