<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jual Saham Bir Delta Djakarta, Pemprov DKI Tak Pakai Diskresi</title><description>Pemprov DKI tidak akan mengambil diskresi demi melepas saham pabrik bir PT Delta Djakarta Tbk (DLTA).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/19/278/2380562/jual-saham-bir-delta-djakarta-pemprov-dki-tak-pakai-diskresi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/19/278/2380562/jual-saham-bir-delta-djakarta-pemprov-dki-tak-pakai-diskresi"/><item><title>Jual Saham Bir Delta Djakarta, Pemprov DKI Tak Pakai Diskresi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/19/278/2380562/jual-saham-bir-delta-djakarta-pemprov-dki-tak-pakai-diskresi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/19/278/2380562/jual-saham-bir-delta-djakarta-pemprov-dki-tak-pakai-diskresi</guid><pubDate>Jum'at 19 Maret 2021 14:10 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/19/278/2380562/jual-saham-bir-delta-djakarta-pemprov-dki-tak-pakai-diskresi-xQbB5uWJgV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saham (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/19/278/2380562/jual-saham-bir-delta-djakarta-pemprov-dki-tak-pakai-diskresi-xQbB5uWJgV.jpg</image><title>Saham (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, pemprov tidak akan mengambil diskresi demi melepas saham pabrik bir PT Delta Djakarta Tbk (DLTA). Pasalnya, tetap mengupayakan duduk bersama DPRD untuk pembahasan lebih lanjut.

&amp;rdquo;Kami tidak pernah membicarakan, semua keputusan yang menjadi kewenangan eksekutif dan legislatif selalu kami jalankan, diambil bersama eksekutif legislatif, kami tidak pernah mengambil diskresi-diskresi di luar yang tidak lazim,&quot; ujarnya di Jakarta mengutip Neraca.
 
&amp;nbsp;Baca juga:  Pemprov DKI Sebut Pelepasan Saham Bir di PT Delta Terganjal Persetujuan DPRD 
Disampaikannya bahwa Pemprov DKI Jakarta tetap akan memberikan kajian komprehensif terkait dengan penjualan saham produsen bir Anker tersebut sesuai dengan permintaan DPRD dan meyakini dewan merestui langkah yang diupayakan pemprov mengingat adanya &quot;kedekatan&quot; hubungan dengan para pimpinan DPRD.

&amp;rdquo;Terkait dengan saham bir masih kami diskusikan bersama, dari DPRD minta kajian, prinsipnya Pemprov DKI bersama DPRD eksekutif dan legislatif sejauh ini selama kepemimpinan Anies-Sandi,&quot; katanya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sebelum Ada Perpres Investasi Miras, Jakarta Punya Pabrik Bir 
Dia melanjutkan, &quot;Anies-Ariza sekarang kami punya hubungan yang sangat baik dengan Pak Pras, dengan Pak Taufik, dengan Pak Suhaimi, dengan Bu Zita, dengan Pak Misan dari Demokrat, semuanya baik dengan ketua fraksi dan ketua komisi semua baik selama ini.&quot;tuturnya.

Riza menerangkan bahwa sejauh ini Pemprov DKI masih dalam pengajuan penjualan saham bir itu dan pemprov masih menunggu persetujuan DPRD Provinsi DKI.&amp;rdquo;Mudah-mudahan kami bisa duduk sama-sama. Kajian yang diminta DPRD kami akan penuhi, kami diskusikan. Ini 'kan masalah janji Anies-Sandi ketika itu yang harus memenuhi,&quot; katanya.Dalam rangka memenuhi itu, pihaknya melakukan pengajuan penjualan  saham kepada DPRD.&amp;rdquo;Sepenuhnya kembali kepada teman-teman DPRD. Kami  yakin teman-teman DPRD akan memberikan kajian dan keputusan yang baik  bagi semuanya,&quot; ucapnya.

Seperti diinformasikan Pemprov DKI Jakarta sudah empat kali menyurati  DPRD terkait dengan penjualan saham bir di PT Delta Djakarta. Surat  terakhir dikirimkan pada tanggal 4 Maret 2021. Namun, hingga kini Plt.  BP BUMD Riyadi belum menerima respons maupun balasan dari DPRD Provinsi  DKI.

Di sisi lain, Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi  menegaskan bahwa merestui penjualan saham ini bukan hal mudah, mengingat  PT Delta adalah salah satu penyumbang dividen terbesar bagi Ibu Kota.  Politikus PDIP ini menilai penjualan saham tidak bisa sembarang, apalagi  secara menggebu-gebu.

Dia meminta Pemprov DKI melakukan kajian komprehensif terkait hal  ini. Asal tahu saja, Pemprov DKI Jakarta masih menggenggam 26,25% saham  di perusahaan tersebut. Posisi kepemilikan saham lainnya diisi oleh San  Miguel Malaysia 58,33% dan sisanya milik masyarakat.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, pemprov tidak akan mengambil diskresi demi melepas saham pabrik bir PT Delta Djakarta Tbk (DLTA). Pasalnya, tetap mengupayakan duduk bersama DPRD untuk pembahasan lebih lanjut.

&amp;rdquo;Kami tidak pernah membicarakan, semua keputusan yang menjadi kewenangan eksekutif dan legislatif selalu kami jalankan, diambil bersama eksekutif legislatif, kami tidak pernah mengambil diskresi-diskresi di luar yang tidak lazim,&quot; ujarnya di Jakarta mengutip Neraca.
 
&amp;nbsp;Baca juga:  Pemprov DKI Sebut Pelepasan Saham Bir di PT Delta Terganjal Persetujuan DPRD 
Disampaikannya bahwa Pemprov DKI Jakarta tetap akan memberikan kajian komprehensif terkait dengan penjualan saham produsen bir Anker tersebut sesuai dengan permintaan DPRD dan meyakini dewan merestui langkah yang diupayakan pemprov mengingat adanya &quot;kedekatan&quot; hubungan dengan para pimpinan DPRD.

&amp;rdquo;Terkait dengan saham bir masih kami diskusikan bersama, dari DPRD minta kajian, prinsipnya Pemprov DKI bersama DPRD eksekutif dan legislatif sejauh ini selama kepemimpinan Anies-Sandi,&quot; katanya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sebelum Ada Perpres Investasi Miras, Jakarta Punya Pabrik Bir 
Dia melanjutkan, &quot;Anies-Ariza sekarang kami punya hubungan yang sangat baik dengan Pak Pras, dengan Pak Taufik, dengan Pak Suhaimi, dengan Bu Zita, dengan Pak Misan dari Demokrat, semuanya baik dengan ketua fraksi dan ketua komisi semua baik selama ini.&quot;tuturnya.

Riza menerangkan bahwa sejauh ini Pemprov DKI masih dalam pengajuan penjualan saham bir itu dan pemprov masih menunggu persetujuan DPRD Provinsi DKI.&amp;rdquo;Mudah-mudahan kami bisa duduk sama-sama. Kajian yang diminta DPRD kami akan penuhi, kami diskusikan. Ini 'kan masalah janji Anies-Sandi ketika itu yang harus memenuhi,&quot; katanya.Dalam rangka memenuhi itu, pihaknya melakukan pengajuan penjualan  saham kepada DPRD.&amp;rdquo;Sepenuhnya kembali kepada teman-teman DPRD. Kami  yakin teman-teman DPRD akan memberikan kajian dan keputusan yang baik  bagi semuanya,&quot; ucapnya.

Seperti diinformasikan Pemprov DKI Jakarta sudah empat kali menyurati  DPRD terkait dengan penjualan saham bir di PT Delta Djakarta. Surat  terakhir dikirimkan pada tanggal 4 Maret 2021. Namun, hingga kini Plt.  BP BUMD Riyadi belum menerima respons maupun balasan dari DPRD Provinsi  DKI.

Di sisi lain, Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi  menegaskan bahwa merestui penjualan saham ini bukan hal mudah, mengingat  PT Delta adalah salah satu penyumbang dividen terbesar bagi Ibu Kota.  Politikus PDIP ini menilai penjualan saham tidak bisa sembarang, apalagi  secara menggebu-gebu.

Dia meminta Pemprov DKI melakukan kajian komprehensif terkait hal  ini. Asal tahu saja, Pemprov DKI Jakarta masih menggenggam 26,25% saham  di perusahaan tersebut. Posisi kepemilikan saham lainnya diisi oleh San  Miguel Malaysia 58,33% dan sisanya milik masyarakat.</content:encoded></item></channel></rss>
