<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menkes: Tidak Usah Investasi Buat RS Baru</title><description>Budi Gunadi Sadikin menyebutkan , Indonesia tidak perlu berinvestasi membangun Rumah Sakit (RS) baru untuk pasien Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/19/320/2380653/menkes-tidak-usah-investasi-buat-rs-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/19/320/2380653/menkes-tidak-usah-investasi-buat-rs-baru"/><item><title>Menkes: Tidak Usah Investasi Buat RS Baru</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/19/320/2380653/menkes-tidak-usah-investasi-buat-rs-baru</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/19/320/2380653/menkes-tidak-usah-investasi-buat-rs-baru</guid><pubDate>Jum'at 19 Maret 2021 15:37 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/19/320/2380653/menkes-tidak-usah-investasi-buat-rs-baru-obT0xOubb3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rumah Sakit (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/19/320/2380653/menkes-tidak-usah-investasi-buat-rs-baru-obT0xOubb3.jpg</image><title>Rumah Sakit (Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin menyebutkan, Indonesia tidak perlu berinvestasi membangun Rumah Sakit (RS) baru untuk pasien Covid-19. Pasalnya, rumah sakit yang ada saat ini bisa menampung lebih banyak pasien Covid-19.

Hal ini dikarenakan, rumah sakit yang ada di Indonesia saat ini memiliki kapasitas tempat tidur yang cukup untuk penanganan pasien Covid-19. Namun, alokasinya belum optimal.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sri Mulyani: Kata Investor, Indonesia is So Mumet Bikin Pusing
&quot; Sebenarnya tidak usah investasi membuat rumah sakit baru, yang penting bagaimana kita menata kelola rumah sakit yang ada untuk bisa menampung pasien Covid-19 lebih banyak terlebih dahulu,&quot; jelas Budi dalam Rakor BLU 2021: BLU Berstrategi Pulihkan Ekonomi secara virtual, Jumat (19/3/2021).

Di rumah sakit Badan Layanan Umum(BLU) Kemenkes, misalnya kata Budi, memiliki kapasitas 15.000 tempat tidur. Namun, ketika dia mulai menjabat sebagai Menkes, yang baru dialokasikan untuk Covid-19 saat itu hanya 10 persen atau sekitar 1.500.
 
&amp;nbsp;Baca juga: RI Jadi Tujuan Investasi Favorit, Menko Airlangga: Pemerintah Terus Dorong Kemudahan Berinvestasi
&quot;Yasudah kita naikkan saja menjadi 30 persen, itu bisa menambah sekitar 4.000 tempat tidur,&quot; bebernya.Dia menambahkan Indonesia tidak perlu tergesa untuk mendirikan rumah  sakit baru. Selain karena kapasitas tempat tidur yang dinilai masih  mencukupi, seiring waktu dia meyakini kasus Covid-19 akan terus menurun.

&quot;Saat ini sedang banyak-banyaknya, kalau nanti sudah turun kita  kembalikan untuk merawat pasien lain. Jadi tidak usah terburu membangun  rumah sakit baru,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin menyebutkan, Indonesia tidak perlu berinvestasi membangun Rumah Sakit (RS) baru untuk pasien Covid-19. Pasalnya, rumah sakit yang ada saat ini bisa menampung lebih banyak pasien Covid-19.

Hal ini dikarenakan, rumah sakit yang ada di Indonesia saat ini memiliki kapasitas tempat tidur yang cukup untuk penanganan pasien Covid-19. Namun, alokasinya belum optimal.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sri Mulyani: Kata Investor, Indonesia is So Mumet Bikin Pusing
&quot; Sebenarnya tidak usah investasi membuat rumah sakit baru, yang penting bagaimana kita menata kelola rumah sakit yang ada untuk bisa menampung pasien Covid-19 lebih banyak terlebih dahulu,&quot; jelas Budi dalam Rakor BLU 2021: BLU Berstrategi Pulihkan Ekonomi secara virtual, Jumat (19/3/2021).

Di rumah sakit Badan Layanan Umum(BLU) Kemenkes, misalnya kata Budi, memiliki kapasitas 15.000 tempat tidur. Namun, ketika dia mulai menjabat sebagai Menkes, yang baru dialokasikan untuk Covid-19 saat itu hanya 10 persen atau sekitar 1.500.
 
&amp;nbsp;Baca juga: RI Jadi Tujuan Investasi Favorit, Menko Airlangga: Pemerintah Terus Dorong Kemudahan Berinvestasi
&quot;Yasudah kita naikkan saja menjadi 30 persen, itu bisa menambah sekitar 4.000 tempat tidur,&quot; bebernya.Dia menambahkan Indonesia tidak perlu tergesa untuk mendirikan rumah  sakit baru. Selain karena kapasitas tempat tidur yang dinilai masih  mencukupi, seiring waktu dia meyakini kasus Covid-19 akan terus menurun.

&quot;Saat ini sedang banyak-banyaknya, kalau nanti sudah turun kita  kembalikan untuk merawat pasien lain. Jadi tidak usah terburu membangun  rumah sakit baru,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
