<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Mixed, Indeks Nasdaq Menguat 99 Poin</title><description>Wall Street beragam pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/20/278/2381019/wall-street-mixed-indeks-nasdaq-menguat-99-poin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/20/278/2381019/wall-street-mixed-indeks-nasdaq-menguat-99-poin"/><item><title>Wall Street Mixed, Indeks Nasdaq Menguat 99 Poin</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/20/278/2381019/wall-street-mixed-indeks-nasdaq-menguat-99-poin</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/20/278/2381019/wall-street-mixed-indeks-nasdaq-menguat-99-poin</guid><pubDate>Sabtu 20 Maret 2021 08:55 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/20/278/2381019/wall-street-mixed-indeks-nasdaq-menguat-99-poin-ACrR1i8LDa.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Bursa saham Wall Street ditutup mixed (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/20/278/2381019/wall-street-mixed-indeks-nasdaq-menguat-99-poin-ACrR1i8LDa.jpeg</image><title>Bursa saham Wall Street ditutup mixed (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Wall Street beragam pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), dengan Nasdaq berakhir lebih tinggi terangkat oleh Facebook dan saham energi, sementara S&amp;amp;P 500 melemah karena imbal hasil obligasi pemerintah AS istirahat dari lonjakan baru-baru ini.
Indeks Dow Jones Industrial Average terpangkas 234,33 poin atau 0,71% menjadi berakhir di 32.627,97 poin. Indeks S&amp;amp;P 500 menyusut 2,36 poin atau 0,06%, menjadi menetap di 3.913,10 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup menguat 99,07 poin atau 0,76% menjadi 13.215,24 poin, dilansir dari Antara, Sabtu (20/3/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Wall Street Melesat Setelah The Fed Meyakini Pertumbuhan Ekonomi AS
Enam dari 11 sektor utama S&amp;amp;P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor jasa-jasa komunikasi dan consumer discretionary keduanya terangkat 0,8%, memimpin kenaikan. Sementara itu, sektor real estat dan keuangan tergelincir masing-masing 1,26% dan 1,2%, merupakan kelompok berkinerja buruk. Untuk minggu ini, S&amp;amp;P 500 dan Nasdaq turun 0,8%, sedangkan Dow kehilangan 0,5%.
Membalik tren baru-baru ini, apa yang disebut growth stocks (saham yang berpotensi mengungguli pasar secara keseluruhan karena potensinya di masa depan) sebagian besar mengungguli value stocks (saham yang saat ini harganya di bawah nilai yang sebenarnya) yang dipandang mungkin paling diuntungkan saat ekonomi pulih dari pandemi virus corona.
Baca Juga:&amp;nbsp;Wall Street Lesu Menanti Hasil Kebijakan The Fed
Imbal hasil surat utang AS 10-tahun, yang telah meningkat tajam dalam tujuh minggu terakhir karena ekspektasi pertumbuhan, mendekati puncak 14 bulan di 1,742%.
&amp;ldquo;Apa yang kami lihat hari ini adalah lingkungan suku bunga yang lebih stabil di seluruh kurva setelah kenaikan beberapa minggu, dan kami melihat beberapa derajat pembalikan kepemimpinan di pasar ekuitas,&amp;rdquo; kata Bill Northey, direktur investasi senior di US Bank Wealth Management di Minneapolis.
Facebook Inc melonjak 4,1% dan memberikan dorongan terbesar untuk Nasdaq dan S&amp;amp;P 500 setelah Kepala Eksekutif Mark Zuckerberg mengatakan perubahan kebijakan privasi Apple Inc yang akan segera terjadi pada penjualan iklan akan meninggalkan jaringan sosial dalam &quot;posisi yang lebih kuat.&quot;
Indeks bank S&amp;amp;P 500 jatuh 1,6% setelah Federal Reserve AS  mengatakan tidak akan memperpanjang keringanan persyaratan modal  sementara yang diberlakukan untuk meredakan tekanan yang dipicu pandemi  di pasar pendanaan.
&quot;Bank-bank telah mengalami kenaikan yang signifikan tahun ini dan  berita ini hanya bertindak sebagai katalis untuk aksi ambil untung,&quot;  kata Art Hogan, kepala strategi pasar di National Securities di New  York.
Optimisme tentang paket fiskal 1,9 triliun dolar AS dan janji Fed  untuk mempertahankan sikap kebijakan ultra-longgar selama bertahun-tahun  telah mempercepat peralihan ke saham-saham yang terkait dengan ekonomi,  mendorong S&amp;amp;P 500 dan Dow ke level tertinggi minggu ini.
Namun, Nasdaq masih sekitar 6,0% di bawah penutupan tertinggi  sepanjang masa 12 Februari karena saham-saham teknologi dan pertumbuhan  tinggi telah kehilangan dukungan dalam beberapa bulan terakhir, dengan  penilaian mereka terlihat kurang menarik saat imbal hasil obligasi naik.
Beberapa manajer obligasi percaya langkah kenaikan imbal hasil  baru-baru ini telah meresahkan dan juga khawatir pasar dapat dipandang  kacau jika momentum terus berlanjut.
Visa Inc turun lebih dari 6,0%, menghapus hampir 30 miliar dolar AS  kapitalisasi pasar setelah laporan bahwa perusahaan tersebut sedang  diselidiki oleh Departemen Kehakiman AS.
FedEx Corp menguat 6,1% setelah perusahaan pengiriman AS itu  mengatakan laba kuartalannya melonjak lebih dari yang diharapkan karena  harga yang lebih tinggi dan melonjaknya volume dari pengiriman  e-commerce yang dipicu pandemi selama musim pengiriman liburan.</description><content:encoded>JAKARTA - Wall Street beragam pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), dengan Nasdaq berakhir lebih tinggi terangkat oleh Facebook dan saham energi, sementara S&amp;amp;P 500 melemah karena imbal hasil obligasi pemerintah AS istirahat dari lonjakan baru-baru ini.
Indeks Dow Jones Industrial Average terpangkas 234,33 poin atau 0,71% menjadi berakhir di 32.627,97 poin. Indeks S&amp;amp;P 500 menyusut 2,36 poin atau 0,06%, menjadi menetap di 3.913,10 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup menguat 99,07 poin atau 0,76% menjadi 13.215,24 poin, dilansir dari Antara, Sabtu (20/3/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Wall Street Melesat Setelah The Fed Meyakini Pertumbuhan Ekonomi AS
Enam dari 11 sektor utama S&amp;amp;P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor jasa-jasa komunikasi dan consumer discretionary keduanya terangkat 0,8%, memimpin kenaikan. Sementara itu, sektor real estat dan keuangan tergelincir masing-masing 1,26% dan 1,2%, merupakan kelompok berkinerja buruk. Untuk minggu ini, S&amp;amp;P 500 dan Nasdaq turun 0,8%, sedangkan Dow kehilangan 0,5%.
Membalik tren baru-baru ini, apa yang disebut growth stocks (saham yang berpotensi mengungguli pasar secara keseluruhan karena potensinya di masa depan) sebagian besar mengungguli value stocks (saham yang saat ini harganya di bawah nilai yang sebenarnya) yang dipandang mungkin paling diuntungkan saat ekonomi pulih dari pandemi virus corona.
Baca Juga:&amp;nbsp;Wall Street Lesu Menanti Hasil Kebijakan The Fed
Imbal hasil surat utang AS 10-tahun, yang telah meningkat tajam dalam tujuh minggu terakhir karena ekspektasi pertumbuhan, mendekati puncak 14 bulan di 1,742%.
&amp;ldquo;Apa yang kami lihat hari ini adalah lingkungan suku bunga yang lebih stabil di seluruh kurva setelah kenaikan beberapa minggu, dan kami melihat beberapa derajat pembalikan kepemimpinan di pasar ekuitas,&amp;rdquo; kata Bill Northey, direktur investasi senior di US Bank Wealth Management di Minneapolis.
Facebook Inc melonjak 4,1% dan memberikan dorongan terbesar untuk Nasdaq dan S&amp;amp;P 500 setelah Kepala Eksekutif Mark Zuckerberg mengatakan perubahan kebijakan privasi Apple Inc yang akan segera terjadi pada penjualan iklan akan meninggalkan jaringan sosial dalam &quot;posisi yang lebih kuat.&quot;
Indeks bank S&amp;amp;P 500 jatuh 1,6% setelah Federal Reserve AS  mengatakan tidak akan memperpanjang keringanan persyaratan modal  sementara yang diberlakukan untuk meredakan tekanan yang dipicu pandemi  di pasar pendanaan.
&quot;Bank-bank telah mengalami kenaikan yang signifikan tahun ini dan  berita ini hanya bertindak sebagai katalis untuk aksi ambil untung,&quot;  kata Art Hogan, kepala strategi pasar di National Securities di New  York.
Optimisme tentang paket fiskal 1,9 triliun dolar AS dan janji Fed  untuk mempertahankan sikap kebijakan ultra-longgar selama bertahun-tahun  telah mempercepat peralihan ke saham-saham yang terkait dengan ekonomi,  mendorong S&amp;amp;P 500 dan Dow ke level tertinggi minggu ini.
Namun, Nasdaq masih sekitar 6,0% di bawah penutupan tertinggi  sepanjang masa 12 Februari karena saham-saham teknologi dan pertumbuhan  tinggi telah kehilangan dukungan dalam beberapa bulan terakhir, dengan  penilaian mereka terlihat kurang menarik saat imbal hasil obligasi naik.
Beberapa manajer obligasi percaya langkah kenaikan imbal hasil  baru-baru ini telah meresahkan dan juga khawatir pasar dapat dipandang  kacau jika momentum terus berlanjut.
Visa Inc turun lebih dari 6,0%, menghapus hampir 30 miliar dolar AS  kapitalisasi pasar setelah laporan bahwa perusahaan tersebut sedang  diselidiki oleh Departemen Kehakiman AS.
FedEx Corp menguat 6,1% setelah perusahaan pengiriman AS itu  mengatakan laba kuartalannya melonjak lebih dari yang diharapkan karena  harga yang lebih tinggi dan melonjaknya volume dari pengiriman  e-commerce yang dipicu pandemi selama musim pengiriman liburan.</content:encoded></item></channel></rss>
