<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kementan: Tugas Kami Menjaga Produksi dan Kesejahteraan Petani</title><description>Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan produksi pangan untuk tetap memenuhi kebutuhan masyarakat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/20/320/2381124/kementan-tugas-kami-menjaga-produksi-dan-kesejahteraan-petani</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/20/320/2381124/kementan-tugas-kami-menjaga-produksi-dan-kesejahteraan-petani"/><item><title>Kementan: Tugas Kami Menjaga Produksi dan Kesejahteraan Petani</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/20/320/2381124/kementan-tugas-kami-menjaga-produksi-dan-kesejahteraan-petani</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/20/320/2381124/kementan-tugas-kami-menjaga-produksi-dan-kesejahteraan-petani</guid><pubDate>Sabtu 20 Maret 2021 14:34 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/20/320/2381124/kementan-tugas-kami-menjaga-produksi-dan-kesejahteraan-petani-KogKlx1wzj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Petani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/20/320/2381124/kementan-tugas-kami-menjaga-produksi-dan-kesejahteraan-petani-KogKlx1wzj.jpg</image><title>Petani (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan produksi pangan untuk tetap memenuhi kebutuhan masyarakat. Saat ini produksi pertanian terbilang memadai seiring masifnya pembangunan sarana prasarana pertanian, mekanisasi dan pemanfaatan teknologi mekanisasi, serta upaya-upaya lainnya.
Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri mengatakan sesuai amanat UU, Kementan terus menjaga produksi dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Baca Juga: Buka Keran Impor Beras, Pemerintah Perlu Waspadai Mafia Pangan
 
&quot;Kita berkomitmen menjaga produksi dan kesejahteraan petani. Bahkan di masa panen raya ini, kami aktif turun ke lapangan untuk menjaga harga jual gabah petani. Petani harus kita jaga kegembiraannya di masa panen,&amp;rdquo; jelas Kuntoro.
Baca Juga: Penduduk Lebih Banyak tapi Beras Belum Terpenuhi, Ketahanan Pangan RI Rentan
 
Upaya Kementan salah satunya dengan membentuk Tim Terpadu Gerakan Serap Gabah Petani. Mentan menerbitkan surat Menteri Pertanian Nomor 28/TP.100/M/03/2021, dengan komposisi tim jajaran Kementerian Pertanian, jajaran Perum Bulog, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kodim, Polres, Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi), serta Komando Strategi Penggilingan Padi (Kostraling).
&quot;Tim tersebut bergerak menyerap produksi dengan membeli gabah di tingkat petani sesuai dengan HPP. Itu yg ingin dipastikan,&quot; jelasnya.Hasil survei kerangka sampel area (KSA) BPS menunjukkan potensi luas  panen padi pada musim Januari&amp;ndash;April 2021 mencapai 4,86 juta ha atau naik  sekitar 1,02 juta ha (26,53 persen) dibandingkan dengan subround  Januari&amp;ndash;April 2020 yang sebesar 3,84 juta ha. Kenaikan terjadi karena  panen raya di awal tahun, terutama di sejumlah daerah terus menunjukan  tren positif.
&amp;ldquo;Pak Mentan sudah bersurat juga pada KaBulog agar mempercepat  penyerapan gabah petani. Kita ingin harga tidak anjlok dan petani dapat  menikmati hasil panen. Ini langkah kongkret pemerintah,&amp;rdquo; tutup Kuntoro.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan produksi pangan untuk tetap memenuhi kebutuhan masyarakat. Saat ini produksi pertanian terbilang memadai seiring masifnya pembangunan sarana prasarana pertanian, mekanisasi dan pemanfaatan teknologi mekanisasi, serta upaya-upaya lainnya.
Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri mengatakan sesuai amanat UU, Kementan terus menjaga produksi dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Baca Juga: Buka Keran Impor Beras, Pemerintah Perlu Waspadai Mafia Pangan
 
&quot;Kita berkomitmen menjaga produksi dan kesejahteraan petani. Bahkan di masa panen raya ini, kami aktif turun ke lapangan untuk menjaga harga jual gabah petani. Petani harus kita jaga kegembiraannya di masa panen,&amp;rdquo; jelas Kuntoro.
Baca Juga: Penduduk Lebih Banyak tapi Beras Belum Terpenuhi, Ketahanan Pangan RI Rentan
 
Upaya Kementan salah satunya dengan membentuk Tim Terpadu Gerakan Serap Gabah Petani. Mentan menerbitkan surat Menteri Pertanian Nomor 28/TP.100/M/03/2021, dengan komposisi tim jajaran Kementerian Pertanian, jajaran Perum Bulog, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kodim, Polres, Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi), serta Komando Strategi Penggilingan Padi (Kostraling).
&quot;Tim tersebut bergerak menyerap produksi dengan membeli gabah di tingkat petani sesuai dengan HPP. Itu yg ingin dipastikan,&quot; jelasnya.Hasil survei kerangka sampel area (KSA) BPS menunjukkan potensi luas  panen padi pada musim Januari&amp;ndash;April 2021 mencapai 4,86 juta ha atau naik  sekitar 1,02 juta ha (26,53 persen) dibandingkan dengan subround  Januari&amp;ndash;April 2020 yang sebesar 3,84 juta ha. Kenaikan terjadi karena  panen raya di awal tahun, terutama di sejumlah daerah terus menunjukan  tren positif.
&amp;ldquo;Pak Mentan sudah bersurat juga pada KaBulog agar mempercepat  penyerapan gabah petani. Kita ingin harga tidak anjlok dan petani dapat  menikmati hasil panen. Ini langkah kongkret pemerintah,&amp;rdquo; tutup Kuntoro.</content:encoded></item></channel></rss>
