<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Habiskan Rp500 Miliar, Menhub: Depo Kereta Cipinang Ini Paling Besar</title><description>Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengunjungi Depo Lokomotif Cipinang, Jakarta Timur.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/20/320/2381189/habiskan-rp500-miliar-menhub-depo-kereta-cipinang-ini-paling-besar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/20/320/2381189/habiskan-rp500-miliar-menhub-depo-kereta-cipinang-ini-paling-besar"/><item><title>Habiskan Rp500 Miliar, Menhub: Depo Kereta Cipinang Ini Paling Besar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/20/320/2381189/habiskan-rp500-miliar-menhub-depo-kereta-cipinang-ini-paling-besar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/20/320/2381189/habiskan-rp500-miliar-menhub-depo-kereta-cipinang-ini-paling-besar</guid><pubDate>Sabtu 20 Maret 2021 17:31 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/20/320/2381189/habiskan-rp500-miliar-menhub-depo-kereta-cipinang-ini-paling-besar-TYsQINDScq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dipo Kereta Cipinang (Foto: Aditya)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/20/320/2381189/habiskan-rp500-miliar-menhub-depo-kereta-cipinang-ini-paling-besar-TYsQINDScq.jpg</image><title>Dipo Kereta Cipinang (Foto: Aditya)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengunjungi Depo Lokomotif Cipinang, Jakarta Timur. Kunjungan Budi ke depo yang telah dioperasikan sejak tahun 2020 ini dilakukan setelah meninjau Stasiun Jatinegara yang telah selesai dilakukan renovasi.
Budi Karya menjelaskan, depo yang dibangun oleh Kementerian Perhubungan  dan dilaksanakan oleh PPK Paket B pada tahun 2016 ini merupakan depo terbesar dan telah menghabiskan anggaran Rp500 miliar.
Baca Juga: Tarif Tes GeNose Naik Jadi Rp30.000 di Stasiun, KAI: Sebelumnya Harga Prelaunching
&quot;Ini depo cipinang adalah depo paling besar sekarang ini. Kami mendapatkan uang fiskal hampir Rp500 miliar untuk ini saja,&quot; ujar Budi Karya di sela-sela kunjungan ke Depo Lokomotif Cipinang, Jakarta, Sabtu (20/3/2021).
Dengan anggaran sebesar itu, dia juga meminta Direktur Jenderal Perkeretaapian untuk memfinalisasi Depo Lokomotif Cipinang agar dapat memberikan layanan yang maksimal. Sebab, menurutnya ukuran keselamatan diukur dari depo terlebih dahulu.
Baca Juga: Menhub Targetkan GeNose Bisa Digunakan di 44 Stasiun Kereta
&quot;Di depo ini ada yang setiap hari kita kontrol. Ada yang setiap pekan, bulanan, enam bulanan, sehingga lokomotif, gerbong dalam keadaan fit. Setelah dinyatakan ini fit, baru bisa beroperasi,&quot; kata dia.
Budi Karya menyebut Depo Lokomotif Cipinang merupakan hasil kolaborasi dengan Stasiun Manggarai dan Cipinang, di mana sebelumnya depo terdapat di beberapa tempat namun saat ini disatukan.&quot;Model yang kita lakukan di sini adalah satu model yang ideal hang  bisa kita lakukan tidak hanya di Jakarta tapi juga di Surabaya, sehingga  kita punya beberapa depo,&quot; ucapnya.
Dia juga menyebut Kementerian Perhubungan secara insentif memikirkan  apa yang ada di moda transportasi kereta api agar lebih intensif, lebih  safe, lebih cepat, dengan harga terjangkau.
&quot;Hari ini bisa dilihat lokomotif harian dan lokomotif bulanan lengkap  dan sangat bersih. Mari kita bangun Kereta Api, Kereta Api menjadi satu  hal yang banggakan bangsa Indonesia,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengunjungi Depo Lokomotif Cipinang, Jakarta Timur. Kunjungan Budi ke depo yang telah dioperasikan sejak tahun 2020 ini dilakukan setelah meninjau Stasiun Jatinegara yang telah selesai dilakukan renovasi.
Budi Karya menjelaskan, depo yang dibangun oleh Kementerian Perhubungan  dan dilaksanakan oleh PPK Paket B pada tahun 2016 ini merupakan depo terbesar dan telah menghabiskan anggaran Rp500 miliar.
Baca Juga: Tarif Tes GeNose Naik Jadi Rp30.000 di Stasiun, KAI: Sebelumnya Harga Prelaunching
&quot;Ini depo cipinang adalah depo paling besar sekarang ini. Kami mendapatkan uang fiskal hampir Rp500 miliar untuk ini saja,&quot; ujar Budi Karya di sela-sela kunjungan ke Depo Lokomotif Cipinang, Jakarta, Sabtu (20/3/2021).
Dengan anggaran sebesar itu, dia juga meminta Direktur Jenderal Perkeretaapian untuk memfinalisasi Depo Lokomotif Cipinang agar dapat memberikan layanan yang maksimal. Sebab, menurutnya ukuran keselamatan diukur dari depo terlebih dahulu.
Baca Juga: Menhub Targetkan GeNose Bisa Digunakan di 44 Stasiun Kereta
&quot;Di depo ini ada yang setiap hari kita kontrol. Ada yang setiap pekan, bulanan, enam bulanan, sehingga lokomotif, gerbong dalam keadaan fit. Setelah dinyatakan ini fit, baru bisa beroperasi,&quot; kata dia.
Budi Karya menyebut Depo Lokomotif Cipinang merupakan hasil kolaborasi dengan Stasiun Manggarai dan Cipinang, di mana sebelumnya depo terdapat di beberapa tempat namun saat ini disatukan.&quot;Model yang kita lakukan di sini adalah satu model yang ideal hang  bisa kita lakukan tidak hanya di Jakarta tapi juga di Surabaya, sehingga  kita punya beberapa depo,&quot; ucapnya.
Dia juga menyebut Kementerian Perhubungan secara insentif memikirkan  apa yang ada di moda transportasi kereta api agar lebih intensif, lebih  safe, lebih cepat, dengan harga terjangkau.
&quot;Hari ini bisa dilihat lokomotif harian dan lokomotif bulanan lengkap  dan sangat bersih. Mari kita bangun Kereta Api, Kereta Api menjadi satu  hal yang banggakan bangsa Indonesia,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
