<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Cerita Buruh Sulitnya Cairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan, seperti Pengemis</title><description>Buruh kesulitan mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/22/320/2381417/cerita-buruh-sulitnya-cairkan-jht-bpjs-ketenagakerjaan-seperti-pengemis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/22/320/2381417/cerita-buruh-sulitnya-cairkan-jht-bpjs-ketenagakerjaan-seperti-pengemis"/><item><title>   Cerita Buruh Sulitnya Cairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan, seperti Pengemis</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/22/320/2381417/cerita-buruh-sulitnya-cairkan-jht-bpjs-ketenagakerjaan-seperti-pengemis</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/22/320/2381417/cerita-buruh-sulitnya-cairkan-jht-bpjs-ketenagakerjaan-seperti-pengemis</guid><pubDate>Senin 22 Maret 2021 04:02 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/21/320/2381417/cerita-buruh-sulitnya-cairkan-jht-bpjs-ketenagakerjaan-seperti-pengemis-VKeFQe7gXF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BPJS Ketenagakerjaan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/21/320/2381417/cerita-buruh-sulitnya-cairkan-jht-bpjs-ketenagakerjaan-seperti-pengemis-VKeFQe7gXF.jpg</image><title>BPJS Ketenagakerjaan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Buruh kesulitan mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan. Saking sulitnuya, buruh seperti pengemis saat mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan.

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) pun mengeluhkan pelayanan BPJS Ketenagakerjaan terhadap para buruh.

&quot;Ketika buruh ter-PHK dan THR dibayar seenaknya, mereka datang ke BPJSTK untuk klaim Rp2 juta saja sudah seperti pengemis,&quot; ucap dalam konferensi pers virtual di Jakarta.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Pekerja Migran Kian Susut, Ada Apa?&amp;nbsp;
Dia mengatakan, informasi tersebut dia dapatkan langsung dari rekan-rekannya di KSPI. &quot;Mau Rp1 triliun atau Rp2 triliun yang hilang akibat kerugian bisnis, kita tidak terlalu peduli selama pelayanannya ke buruh benar dan tidak korupsi,&quot; ucap Said.

Karena ada kasus indikasi korupsi seperti ini dan ada potensi kerugian yang mencapai Rp20 triliun, hal ini membuat buruh pun merasa sakit hati.

&quot;Giliran buruh mau ngambil Rp2 juta saja dipersulit. Yang biasa dapat profit 10% dari JHT, tiba-tiba cuma 7%. Kita bukan mempersoalkan sehatnya likuiditas, tapi kenapa terjadi unrealized loss yang diduga merugikan negara,&quot; tegas Said.

Baca Selengkapnya: Sulitnya Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan, Buruh Seperti Mengemis
</description><content:encoded>JAKARTA - Buruh kesulitan mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan. Saking sulitnuya, buruh seperti pengemis saat mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan.

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) pun mengeluhkan pelayanan BPJS Ketenagakerjaan terhadap para buruh.

&quot;Ketika buruh ter-PHK dan THR dibayar seenaknya, mereka datang ke BPJSTK untuk klaim Rp2 juta saja sudah seperti pengemis,&quot; ucap dalam konferensi pers virtual di Jakarta.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Pekerja Migran Kian Susut, Ada Apa?&amp;nbsp;
Dia mengatakan, informasi tersebut dia dapatkan langsung dari rekan-rekannya di KSPI. &quot;Mau Rp1 triliun atau Rp2 triliun yang hilang akibat kerugian bisnis, kita tidak terlalu peduli selama pelayanannya ke buruh benar dan tidak korupsi,&quot; ucap Said.

Karena ada kasus indikasi korupsi seperti ini dan ada potensi kerugian yang mencapai Rp20 triliun, hal ini membuat buruh pun merasa sakit hati.

&quot;Giliran buruh mau ngambil Rp2 juta saja dipersulit. Yang biasa dapat profit 10% dari JHT, tiba-tiba cuma 7%. Kita bukan mempersoalkan sehatnya likuiditas, tapi kenapa terjadi unrealized loss yang diduga merugikan negara,&quot; tegas Said.

Baca Selengkapnya: Sulitnya Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan, Buruh Seperti Mengemis
</content:encoded></item></channel></rss>
