<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Intip Menu Saham Pilihan Hari Ini, Ada ASII hingga ERAA</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada perdagangan hari ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/23/278/2382376/intip-menu-saham-pilihan-hari-ini-ada-asii-hingga-eraa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/23/278/2382376/intip-menu-saham-pilihan-hari-ini-ada-asii-hingga-eraa"/><item><title>Intip Menu Saham Pilihan Hari Ini, Ada ASII hingga ERAA</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/23/278/2382376/intip-menu-saham-pilihan-hari-ini-ada-asii-hingga-eraa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/23/278/2382376/intip-menu-saham-pilihan-hari-ini-ada-asii-hingga-eraa</guid><pubDate>Selasa 23 Maret 2021 07:33 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/23/278/2382376/intip-menu-saham-pilihan-hari-ini-ada-asii-hingga-eraa-SICpHnkyxK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/23/278/2382376/intip-menu-saham-pilihan-hari-ini-ada-asii-hingga-eraa-SICpHnkyxK.jpg</image><title>IHSG (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada perdagangan hari ini. Belum ada sentimen positif yang bisa angkat IHSG. IHSG diprediksi akan bergerak di kisaran 6.254-6.345.

Berdasarkan indikator, MACD, Stochastic dan RSI mulai menunjukkan sinyal netral. Sementara, berdasarkan rasio fibonacci, adapun support maupun resistance minimum berada pada 6.254,33 hingga 6.345,93.

&quot;Sementara itu, terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG,&quot; ujar Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama dalam risetnya, Selasa (23/3/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;IHSG Diprediksi Melemah ke Level 6.254-6.345&amp;nbsp;
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut;
&amp;nbsp;
1. ASII
Daily (5575) (RoE: 8.27%; PER: 13.91x; EPS: 399.11; PBV: 1.15x; Beta: 0.81): Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20, sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. &amp;ldquo;Akumulasi&amp;rdquo; pada area level 5500 &amp;ndash; 5600, dengan target harga secara bertahap di level 5700, 5800, 6600, 6650 dan 7775. Support: 5400 &amp;amp; 5000.
&amp;nbsp;
2. BBNI
Daily (6100) (RoE: 2.91%; PER: 34.54x; EPS: 177.32; PBV: 1.00x; Beta: 1.99): Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. &amp;ldquo;Akumulasi&amp;rdquo; pada area 6000 &amp;ndash; 6100, dengan target harga di level 6300, 6500, 6725 dan 7950. Support: 5875.

3. BBTN
Daily (1890) (RoE: 8.02%; PER: 12.68x; EPS: 152.61; PBV: 1.01x; Beta: 2.37): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. &amp;ldquo;Akumulasi&amp;rdquo; pada area 1870 &amp;ndash; 1890, dengan target harga secara bertahap di level 2000, 2250, 2500 dan 2860. Support: 1810.

4. ERAA
Daily (2680) (RoE: 7.22%; PER: 22.12x; EPS: 122.96; PBV: 1.59x; Beta: 1.76): Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. &amp;ldquo;Akumulasi&amp;rdquo; pada area 2650 &amp;ndash; 2680, dengan target harga secara bertahap di level 2780, 2840, 2990 dan 3130. Support: 2550.

5. EXCL
Daily (2160) (RoE: 1.94%; PER: 63.63x; EPS: 34.73; PBV: 1.24x; Beta: 1): PergPergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. &amp;ldquo;Akumulasi&amp;rdquo; pada area level 2140 &amp;ndash; 2160, dengan target harga secara bertahap di 2280, 2640, 3000 dan 3360. Support: 2090.

6. IPCC
Daily (620) (RoE: -4.27%; PER: -25.78x; EPS: -24.24; PBV: 1.11x; Beta: N/A): Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. &amp;ldquo;Akumulasi&amp;rdquo; pada area 600 &amp;ndash; 620, dengan target harga secara bertahap di level 665, 710, 820 dan 1000. Support: 570 &amp;amp; 530.</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada perdagangan hari ini. Belum ada sentimen positif yang bisa angkat IHSG. IHSG diprediksi akan bergerak di kisaran 6.254-6.345.

Berdasarkan indikator, MACD, Stochastic dan RSI mulai menunjukkan sinyal netral. Sementara, berdasarkan rasio fibonacci, adapun support maupun resistance minimum berada pada 6.254,33 hingga 6.345,93.

&quot;Sementara itu, terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG,&quot; ujar Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama dalam risetnya, Selasa (23/3/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;IHSG Diprediksi Melemah ke Level 6.254-6.345&amp;nbsp;
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut;
&amp;nbsp;
1. ASII
Daily (5575) (RoE: 8.27%; PER: 13.91x; EPS: 399.11; PBV: 1.15x; Beta: 0.81): Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20, sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. &amp;ldquo;Akumulasi&amp;rdquo; pada area level 5500 &amp;ndash; 5600, dengan target harga secara bertahap di level 5700, 5800, 6600, 6650 dan 7775. Support: 5400 &amp;amp; 5000.
&amp;nbsp;
2. BBNI
Daily (6100) (RoE: 2.91%; PER: 34.54x; EPS: 177.32; PBV: 1.00x; Beta: 1.99): Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. &amp;ldquo;Akumulasi&amp;rdquo; pada area 6000 &amp;ndash; 6100, dengan target harga di level 6300, 6500, 6725 dan 7950. Support: 5875.

3. BBTN
Daily (1890) (RoE: 8.02%; PER: 12.68x; EPS: 152.61; PBV: 1.01x; Beta: 2.37): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. &amp;ldquo;Akumulasi&amp;rdquo; pada area 1870 &amp;ndash; 1890, dengan target harga secara bertahap di level 2000, 2250, 2500 dan 2860. Support: 1810.

4. ERAA
Daily (2680) (RoE: 7.22%; PER: 22.12x; EPS: 122.96; PBV: 1.59x; Beta: 1.76): Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. &amp;ldquo;Akumulasi&amp;rdquo; pada area 2650 &amp;ndash; 2680, dengan target harga secara bertahap di level 2780, 2840, 2990 dan 3130. Support: 2550.

5. EXCL
Daily (2160) (RoE: 1.94%; PER: 63.63x; EPS: 34.73; PBV: 1.24x; Beta: 1): PergPergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. &amp;ldquo;Akumulasi&amp;rdquo; pada area level 2140 &amp;ndash; 2160, dengan target harga secara bertahap di 2280, 2640, 3000 dan 3360. Support: 2090.

6. IPCC
Daily (620) (RoE: -4.27%; PER: -25.78x; EPS: -24.24; PBV: 1.11x; Beta: N/A): Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. &amp;ldquo;Akumulasi&amp;rdquo; pada area 600 &amp;ndash; 620, dengan target harga secara bertahap di level 665, 710, 820 dan 1000. Support: 570 &amp;amp; 530.</content:encoded></item></channel></rss>
