<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laris Manis, Penjualan Sukuk Ritel SR014 Tembus Rp16,7 Triliun</title><description>Penjualan sukuk ritel seri SR014  sebesar Rp16,7 triliun dengan menjangkau 35.626 orang di seluruh  provinsi di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/23/278/2382540/laris-manis-penjualan-sukuk-ritel-sr014-tembus-rp16-7-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/23/278/2382540/laris-manis-penjualan-sukuk-ritel-sr014-tembus-rp16-7-triliun"/><item><title>Laris Manis, Penjualan Sukuk Ritel SR014 Tembus Rp16,7 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/23/278/2382540/laris-manis-penjualan-sukuk-ritel-sr014-tembus-rp16-7-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/23/278/2382540/laris-manis-penjualan-sukuk-ritel-sr014-tembus-rp16-7-triliun</guid><pubDate>Selasa 23 Maret 2021 11:45 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/23/278/2382540/laris-manis-penjualan-sukuk-ritel-sr014-tembus-rp16-7-triliun-RsTI8SpSLF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/23/278/2382540/laris-manis-penjualan-sukuk-ritel-sr014-tembus-rp16-7-triliun-RsTI8SpSLF.jpg</image><title>Rupiah (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan  menetapkan penjualan sukuk ritel seri SR014 sebesar Rp16,7 triliun dengan menjangkau 35.626 orang di seluruh provinsi di Indonesia.
&amp;ldquo;Jumlah investor SR014 sebanyak 35.626 orang merupakan yang terbesar ketiga sepanjang penerbitan SBSN Ritel setelah SR008 dan SR013,&amp;rdquo; demikian kutipan dari keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kabar Gembira, Ritel Sukuk SR014 dengan Imbal Hasil 5,47 Persen Bisa Dibeli Melalui BRI 
Hasil penjualan SR014 yang mencapai Rp16,7 triliun ini oversubscribed sebesar 1,67 kali dari target penerbitan sebesar Rp10 triliun di tengah kondisi pasar keuangan yang belum stabil.
Rata-rata pemesanan SR014 yang memiliki kupon terendah sepanjang sejarah penerbitan SBN ritel yakni 5,47 persen ini adalah sebesar Rp468,90 juta.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kemenkeu Ungkap Alasan Terbitkan Sukuk Ritel SR014
DJPPR mencatatkan investor generasi Y atau milenial yang membeli SR014 adalah sebanyak 12.968 orang atau 36,4 persen dari total investor dengan nominal pembelian Rp3,1 triliun atau 18,56 persen dari total penjualan.Sementara itu pembelian SR014 oleh investor generasi Z tercatat  dilakukan oleh 331 orang yang merupakan 0,93 persen dari total investor  dengan nominal sebesar Rp119,44 miliar atau 0,71 persen dari total  penjualan.
Kemudian jika dilihat dari sisi profesi maka investor wiraswasta  mencatat nominal pembelian terbesar yaitu Rp7,24 triliun atau 43,35  persen dari total penjualan, sedangkan pegawai swasta merupakan investor  terbanyak yaitu 12.098 orang atau 33,96 persen.
Untuk partisipasi investor ASN, TNI, dan Polri pada SR014 adalah  sebesar Rp641,52 miliar atau 3,84 persen dari total penjualan dengan  jumlah investor sebanyak 2.110 orang atau 5,92 persen dari total  investor.
Dari segi wilayah, nominal penjualan terbesar terjadi pada provinsi  DKI Jakarta yaitu Rp6,14 triliun atau 36,77 persen dari total penjualan  dari 11.548 orang atau 32,41 persen dari total investor.
Untuk porsi penjualan SR014 di wilayah Indonesia timur adalah 0,89  persen dari total penjualan dengan porsi investor sebanyak 0,62 persen  dari total investor.
&amp;ldquo;Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan SR012 dan SR013 baik  dari sisi nominal penjualan maupun jumlah investor,&amp;rdquo; tulisnya.
Selanjutnya juga terdapat investor baru SR014 yang berjumlah 11.928  orang atau 33,48 persen dari total investor dengan nominal pembelian  sebesar Rp4,28 triliun atau 25,63 persen dari total penjualan.
Investor baru SR014 tersebut paling banyak berasal dari generasi Y  atau milenial yaitu 5.293 orang atau 44,37 persen dari total investor  baru.
Dengan penerbitan SR014, maka hingga Maret 2021 pemerintah telah  menerbitkan sebanyak dua instrumen SBN Ritel yaitu ORI019 dan SR014  dengan total nominal penerbitan mencapai Rp42,7 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan  menetapkan penjualan sukuk ritel seri SR014 sebesar Rp16,7 triliun dengan menjangkau 35.626 orang di seluruh provinsi di Indonesia.
&amp;ldquo;Jumlah investor SR014 sebanyak 35.626 orang merupakan yang terbesar ketiga sepanjang penerbitan SBSN Ritel setelah SR008 dan SR013,&amp;rdquo; demikian kutipan dari keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kabar Gembira, Ritel Sukuk SR014 dengan Imbal Hasil 5,47 Persen Bisa Dibeli Melalui BRI 
Hasil penjualan SR014 yang mencapai Rp16,7 triliun ini oversubscribed sebesar 1,67 kali dari target penerbitan sebesar Rp10 triliun di tengah kondisi pasar keuangan yang belum stabil.
Rata-rata pemesanan SR014 yang memiliki kupon terendah sepanjang sejarah penerbitan SBN ritel yakni 5,47 persen ini adalah sebesar Rp468,90 juta.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kemenkeu Ungkap Alasan Terbitkan Sukuk Ritel SR014
DJPPR mencatatkan investor generasi Y atau milenial yang membeli SR014 adalah sebanyak 12.968 orang atau 36,4 persen dari total investor dengan nominal pembelian Rp3,1 triliun atau 18,56 persen dari total penjualan.Sementara itu pembelian SR014 oleh investor generasi Z tercatat  dilakukan oleh 331 orang yang merupakan 0,93 persen dari total investor  dengan nominal sebesar Rp119,44 miliar atau 0,71 persen dari total  penjualan.
Kemudian jika dilihat dari sisi profesi maka investor wiraswasta  mencatat nominal pembelian terbesar yaitu Rp7,24 triliun atau 43,35  persen dari total penjualan, sedangkan pegawai swasta merupakan investor  terbanyak yaitu 12.098 orang atau 33,96 persen.
Untuk partisipasi investor ASN, TNI, dan Polri pada SR014 adalah  sebesar Rp641,52 miliar atau 3,84 persen dari total penjualan dengan  jumlah investor sebanyak 2.110 orang atau 5,92 persen dari total  investor.
Dari segi wilayah, nominal penjualan terbesar terjadi pada provinsi  DKI Jakarta yaitu Rp6,14 triliun atau 36,77 persen dari total penjualan  dari 11.548 orang atau 32,41 persen dari total investor.
Untuk porsi penjualan SR014 di wilayah Indonesia timur adalah 0,89  persen dari total penjualan dengan porsi investor sebanyak 0,62 persen  dari total investor.
&amp;ldquo;Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan SR012 dan SR013 baik  dari sisi nominal penjualan maupun jumlah investor,&amp;rdquo; tulisnya.
Selanjutnya juga terdapat investor baru SR014 yang berjumlah 11.928  orang atau 33,48 persen dari total investor dengan nominal pembelian  sebesar Rp4,28 triliun atau 25,63 persen dari total penjualan.
Investor baru SR014 tersebut paling banyak berasal dari generasi Y  atau milenial yaitu 5.293 orang atau 44,37 persen dari total investor  baru.
Dengan penerbitan SR014, maka hingga Maret 2021 pemerintah telah  menerbitkan sebanyak dua instrumen SBN Ritel yaitu ORI019 dan SR014  dengan total nominal penerbitan mencapai Rp42,7 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
