<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BSDE Ambil Alih PT Itomas Kembangan</title><description>PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mengambil alih saham seri A dan seri B di PT Itomas Kembangan (IKP).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/24/278/2383334/bsde-ambil-alih-pt-itomas-kembangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/24/278/2383334/bsde-ambil-alih-pt-itomas-kembangan"/><item><title>BSDE Ambil Alih PT Itomas Kembangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/24/278/2383334/bsde-ambil-alih-pt-itomas-kembangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/24/278/2383334/bsde-ambil-alih-pt-itomas-kembangan</guid><pubDate>Rabu 24 Maret 2021 15:49 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/24/278/2383334/bsde-ambil-alih-pt-itomas-kembangan-w3aHyIzION.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BSD (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/24/278/2383334/bsde-ambil-alih-pt-itomas-kembangan-w3aHyIzION.jpg</image><title>BSD (Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Dalam rangka mempertahankan persentase kepemilikan saham, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mengambil alih saham seri A dan seri B di PT Itomas Kembangan (IKP). Di mana, transaksi tersebut lewat anak usaha perseroan yaitu PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI).

Kata Direktur Bumi Serpong Damai, Hermawan Wijaya, pengambilalihan saham seri A dan seri B di PT Itomas Kembangan Perdana (IKP) masing-masing sebanyak 14.700 saham atau senilai Rp147 miliar dan 25.068 saham atau senilai Rp146,24 miliar dilakukan oleh PT Duta Pertiwi Tbk.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Laba BSD Turun 79,67% Jadi Rp469,55 Miliar di Kuartal III
&amp;ldquo;Pengambilalihan saham tersebut mengakibatkan IKP menjadi entitas anak DUTI,&amp;rdquo; ujar Hermawan mengutip neraca.

Adapun pertimbangan melakukan transaksi adalah untuk mempertahankan persentase kepemilikan saham DUTI dalam IKP dan mengembangkan kegiatan usaha IKP. Di dalam transaksi ini dijelaskan tidak ada hubungan afiliasi antara para pihak yaitu DUTI dengan PT JCREAL dan TPB Development Pte. Ltd. Adapun, PT Itomas Kembangan Perdana merupakan perusahaan yang didirikan untuk mengembangkan proyek real estat di Taman Permata Buana.
Baca juga: Anak dan Cucu Pendiri Sinarmas Kompak Borong Saham BSDE
Di dalam perusahaan ini, DUTI bekerjasama dengan PT JCREAL dan TPB Development Pte. Ltd. Tahun ini, BSDE menargetkan pra-penjualan tahun ini mencapai Rp7 triliun. Target itu ditopang oleh tiga segmen utama, yakni; segmen perumahan, komersial dan lain-lain.Kata Hermawan, kinerja perseroan akan tetap tumbuh meski terbatas  dibandingkan masa sebelum pandemi, karena minat konsumen atas  produk-produk yang ditawarkan tetap tinggi,&amp;rdquo;Kami optimis prospek  industri properti, baik itu residensial maupun komersial akan tumbuh  berkelanjutan tahun 2021,&amp;rdquo;ujarnya.

Dia menambahkan, minat itu terlihat dari tingginya angka penjualan  pada tiga bulan terakhir 2020 lalu. Pada triwulan tersebut, BSDE  membukukan angka pra-penjualan sebesar Rp1,8 triliun atau setara 28  persen dari total angka pra-penjualan sepanjang 2020, yang tercatat  sebesar Rp6,5 triliun. Kemudian segmen residensial menjadi kontributor  utama dengan mengusung target Rp4,4 triliun.

Angka tersebut bersumber dari kawasan hunian, seperti; BSD City, Nava  Park, Kota Wisata, Grand Wisata, Taman Permata Buana, Taman Banjar  Wijaya, Legenda Wisata, Grand City Balikpapan dan The Zora. Adapun tiga  besar kawasan residensial yang menjadi kontributor pra-penjualan  terbesar untuk segmen ini diantaranya; BSD City dengan target Rp2,2  triliun atau setara 50% dari total target residensial.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Dalam rangka mempertahankan persentase kepemilikan saham, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mengambil alih saham seri A dan seri B di PT Itomas Kembangan (IKP). Di mana, transaksi tersebut lewat anak usaha perseroan yaitu PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI).

Kata Direktur Bumi Serpong Damai, Hermawan Wijaya, pengambilalihan saham seri A dan seri B di PT Itomas Kembangan Perdana (IKP) masing-masing sebanyak 14.700 saham atau senilai Rp147 miliar dan 25.068 saham atau senilai Rp146,24 miliar dilakukan oleh PT Duta Pertiwi Tbk.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Laba BSD Turun 79,67% Jadi Rp469,55 Miliar di Kuartal III
&amp;ldquo;Pengambilalihan saham tersebut mengakibatkan IKP menjadi entitas anak DUTI,&amp;rdquo; ujar Hermawan mengutip neraca.

Adapun pertimbangan melakukan transaksi adalah untuk mempertahankan persentase kepemilikan saham DUTI dalam IKP dan mengembangkan kegiatan usaha IKP. Di dalam transaksi ini dijelaskan tidak ada hubungan afiliasi antara para pihak yaitu DUTI dengan PT JCREAL dan TPB Development Pte. Ltd. Adapun, PT Itomas Kembangan Perdana merupakan perusahaan yang didirikan untuk mengembangkan proyek real estat di Taman Permata Buana.
Baca juga: Anak dan Cucu Pendiri Sinarmas Kompak Borong Saham BSDE
Di dalam perusahaan ini, DUTI bekerjasama dengan PT JCREAL dan TPB Development Pte. Ltd. Tahun ini, BSDE menargetkan pra-penjualan tahun ini mencapai Rp7 triliun. Target itu ditopang oleh tiga segmen utama, yakni; segmen perumahan, komersial dan lain-lain.Kata Hermawan, kinerja perseroan akan tetap tumbuh meski terbatas  dibandingkan masa sebelum pandemi, karena minat konsumen atas  produk-produk yang ditawarkan tetap tinggi,&amp;rdquo;Kami optimis prospek  industri properti, baik itu residensial maupun komersial akan tumbuh  berkelanjutan tahun 2021,&amp;rdquo;ujarnya.

Dia menambahkan, minat itu terlihat dari tingginya angka penjualan  pada tiga bulan terakhir 2020 lalu. Pada triwulan tersebut, BSDE  membukukan angka pra-penjualan sebesar Rp1,8 triliun atau setara 28  persen dari total angka pra-penjualan sepanjang 2020, yang tercatat  sebesar Rp6,5 triliun. Kemudian segmen residensial menjadi kontributor  utama dengan mengusung target Rp4,4 triliun.

Angka tersebut bersumber dari kawasan hunian, seperti; BSD City, Nava  Park, Kota Wisata, Grand Wisata, Taman Permata Buana, Taman Banjar  Wijaya, Legenda Wisata, Grand City Balikpapan dan The Zora. Adapun tiga  besar kawasan residensial yang menjadi kontributor pra-penjualan  terbesar untuk segmen ini diantaranya; BSD City dengan target Rp2,2  triliun atau setara 50% dari total target residensial.</content:encoded></item></channel></rss>
