<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Gerakkan 3 Mesin Pendorong Ekonomi Indonesia</title><description>Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati optimis bahwa pemulihan ekonomi Indonesia akan terus berlanjut pada tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/25/320/2383677/sri-mulyani-gerakkan-3-mesin-pendorong-ekonomi-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/25/320/2383677/sri-mulyani-gerakkan-3-mesin-pendorong-ekonomi-indonesia"/><item><title>Sri Mulyani Gerakkan 3 Mesin Pendorong Ekonomi Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/25/320/2383677/sri-mulyani-gerakkan-3-mesin-pendorong-ekonomi-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/25/320/2383677/sri-mulyani-gerakkan-3-mesin-pendorong-ekonomi-indonesia</guid><pubDate>Kamis 25 Maret 2021 08:50 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/25/320/2383677/sri-mulyani-gerakkan-3-mesin-pendorong-ekonomi-indonesia-aIpc4S3aDf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/25/320/2383677/sri-mulyani-gerakkan-3-mesin-pendorong-ekonomi-indonesia-aIpc4S3aDf.jpg</image><title>Sri Mulyani (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati optimis bahwa pemulihan ekonomi Indonesia akan terus berlanjut pada tahun ini. Tren perbaikan yang terjadi di awal tahun ini didorong oleh tiga mesin pertumbuhan, yakni investasi, ekspor, dan konsumsi.

&amp;ldquo;Kami melihat kepercayaan konsumen pulih. Investasi meningkat. Ekspor sekarang sudah tumbuh 8,5% pada 3 bulan pertama. Impor barang modal juga meningkat. Jadi, ini adalah pertanda baik dari pemulihan,&amp;rdquo; kata Menkeu dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (25/3/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ekonomi Indonesia Membaik? Begini Kata Sri Mulyani
Dengan aktifnya tiga mesin pertumbuhan tersebut, APBN tidak lagi bekerja sendiri seperti pada tahun 2020.

&amp;ldquo;Tahun 2020, APBN adalah satu-satunya mesin yang melakukan semua pekerjaan ini. Itulah mengapa saya selalu berkata bahwa APBN bekerja sangat keras. Tapi kali ini semua mesin mulai bergerak. Pemerintah akan mengamati dan mengawasi pemulihan ini dengan cermat,&amp;rdquo; ujar Menkeu.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Bertemu Standard &amp;amp; Poor's, Menko Airlangga: Pemerintah Optimistis Ekonomi Segera Pulih
Pemerintah juga terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar Indonesia berada pada jalur pemulihan yang tepat.&amp;ldquo;Bank Indonesia memiliki pandangan tersendiri bagaimana jalur  pemulihannya, terutama kombinasi antara pemulihan bagaimana mereka akan  merancang respon moneter. Kami sangat erat berkomunikasi dalam hal  melihat situasi ekonomi dan koordinasi berbagai kebijakan. Ini akan  menjadi cara yang paling efektif dalam mendukung pemulihan,&amp;rdquo; kata  Menkeu.

Di sisi lain, Indonesia juga memiliki Lembaga Pengelola Investasi  (LPI/INA) yang ditujukan untuk menarik investasi agar Indonesia dapat  tetap mengembangkan infrastruktur yang dibutuhkan tanpa membebani APBN.

&amp;ldquo;Kami berharap Sovereign Wealth Fund ini menjadi salah satu sarana  yang dapat melengkapi kebutuhan untuk melanjutkan pemulihan sekaligus  pembangunan, khususnya infrastruktur, tanpa menimbulkan tekanan langsung  pada APBN,&amp;rdquo; ujar Menkeu.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati optimis bahwa pemulihan ekonomi Indonesia akan terus berlanjut pada tahun ini. Tren perbaikan yang terjadi di awal tahun ini didorong oleh tiga mesin pertumbuhan, yakni investasi, ekspor, dan konsumsi.

&amp;ldquo;Kami melihat kepercayaan konsumen pulih. Investasi meningkat. Ekspor sekarang sudah tumbuh 8,5% pada 3 bulan pertama. Impor barang modal juga meningkat. Jadi, ini adalah pertanda baik dari pemulihan,&amp;rdquo; kata Menkeu dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (25/3/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ekonomi Indonesia Membaik? Begini Kata Sri Mulyani
Dengan aktifnya tiga mesin pertumbuhan tersebut, APBN tidak lagi bekerja sendiri seperti pada tahun 2020.

&amp;ldquo;Tahun 2020, APBN adalah satu-satunya mesin yang melakukan semua pekerjaan ini. Itulah mengapa saya selalu berkata bahwa APBN bekerja sangat keras. Tapi kali ini semua mesin mulai bergerak. Pemerintah akan mengamati dan mengawasi pemulihan ini dengan cermat,&amp;rdquo; ujar Menkeu.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Bertemu Standard &amp;amp; Poor's, Menko Airlangga: Pemerintah Optimistis Ekonomi Segera Pulih
Pemerintah juga terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar Indonesia berada pada jalur pemulihan yang tepat.&amp;ldquo;Bank Indonesia memiliki pandangan tersendiri bagaimana jalur  pemulihannya, terutama kombinasi antara pemulihan bagaimana mereka akan  merancang respon moneter. Kami sangat erat berkomunikasi dalam hal  melihat situasi ekonomi dan koordinasi berbagai kebijakan. Ini akan  menjadi cara yang paling efektif dalam mendukung pemulihan,&amp;rdquo; kata  Menkeu.

Di sisi lain, Indonesia juga memiliki Lembaga Pengelola Investasi  (LPI/INA) yang ditujukan untuk menarik investasi agar Indonesia dapat  tetap mengembangkan infrastruktur yang dibutuhkan tanpa membebani APBN.

&amp;ldquo;Kami berharap Sovereign Wealth Fund ini menjadi salah satu sarana  yang dapat melengkapi kebutuhan untuk melanjutkan pemulihan sekaligus  pembangunan, khususnya infrastruktur, tanpa menimbulkan tekanan langsung  pada APBN,&amp;rdquo; ujar Menkeu.</content:encoded></item></channel></rss>
