<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cara BKN Berantas Calo dan Joki di Seleksi CPNS</title><description>Pemerintah menyiapkan pelaksanaan seleksi CPNS, calon PPPK dan  sekolah kedinasan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/25/320/2383697/cara-bkn-berantas-calo-dan-joki-di-seleksi-cpns</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/25/320/2383697/cara-bkn-berantas-calo-dan-joki-di-seleksi-cpns"/><item><title>Cara BKN Berantas Calo dan Joki di Seleksi CPNS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/25/320/2383697/cara-bkn-berantas-calo-dan-joki-di-seleksi-cpns</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/25/320/2383697/cara-bkn-berantas-calo-dan-joki-di-seleksi-cpns</guid><pubDate>Kamis 25 Maret 2021 09:58 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/25/320/2383697/cara-bkn-berantas-calo-dan-joki-di-seleksi-cpns-POlkEkZL7Z.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Tes SKD CPNS 2019. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/25/320/2383697/cara-bkn-berantas-calo-dan-joki-di-seleksi-cpns-POlkEkZL7Z.jpeg</image><title>Tes SKD CPNS 2019. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah menyiapkan pelaksanaan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS), calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dan sekolah kedinasan. Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengatakan salah satu yang disiapkan adalah mencegah terjadinya kecurangan atau percaloan dalam seleksi penerimaan PNS tersebut.
&amp;ldquo;(Kami) akan tetap menjaga kualitas transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan seleksi ASN, termasuk mencegah terjadinya tindak kecurangan atau percaloan,&amp;rdquo; ujarnya dikutip dari pers rilis Humas BKN, Kamis (25/3/2021).
Baca Juga: Daftar Seleksi CPNS dan PPPK Tak Perlu Upload Ijazah dan Dokumen Lainnya
 
Untuk mengantisipasi hal itu, Bima mengatakan tengah mempersiapkan fitur tambahan pada sistem CAT BKN yakni face recognition.
&amp;ldquo;Face recognition yang diperuntukkan untuk mengidentifikasi peserta yang melakukan ujian, sehingga dapat meminimalkan adanya percaloan dalam pelaksanaan ujian,&amp;rdquo; ungkapnya.
Seperti diketahui pada seleksi CPNS 2019 yang dilaksanakan tahun lalu terjadi praktik kecurangan terjadi dalam pelaksanaan tes seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS. Dimana kecurangan tersebut ditemukan dalam aksi perjokian.
Baca Juga: Daftar Lowongan CPNS dan PPPK 2021, dari Penjaga Tahanan hingga Perawat
 
Kecurangan ini terjadi di titik lokasi tes SKB CPNS Kantor Regional (Kanreg) BKN Medan. Aksi ini dilakukan oleh oknum PNS Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan berinisial EW (37). VS (33) si pelamar CPNS merupakan sepupu EW yang melamar menjadi guru di instansi Pemerintah Kota Pematangsiantar.VS disebut EW sebagai saudara sepupu. Pada Rabu (23/09/2020) EW dan  VS tiba di Kantor Regional VI BKN Medan Sunggal dengan pakaian hitam  putih layaknya peserta ujian pada umumnya. Saat melakukan pemeriksaan,  panitia menemukan gelagat yang mencurigakan di antaranya tampak dari  kehadiran EW saat injury time dan langsung ke ruang ujian tanpa lebih  dahulu registrasi pin.
Akhirnya pihak BKN Medan meminta kerja sama pihak Kepolisian Medan  Sunggal untuk mengusut kecurigaan tersebut. Awalnya kedua oknum tersebut  tidak mengakui perbuatannya. Setelah diperiksa lebih lanjut, EW dan VS  mengakui tindakan tersebut.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah menyiapkan pelaksanaan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS), calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dan sekolah kedinasan. Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengatakan salah satu yang disiapkan adalah mencegah terjadinya kecurangan atau percaloan dalam seleksi penerimaan PNS tersebut.
&amp;ldquo;(Kami) akan tetap menjaga kualitas transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan seleksi ASN, termasuk mencegah terjadinya tindak kecurangan atau percaloan,&amp;rdquo; ujarnya dikutip dari pers rilis Humas BKN, Kamis (25/3/2021).
Baca Juga: Daftar Seleksi CPNS dan PPPK Tak Perlu Upload Ijazah dan Dokumen Lainnya
 
Untuk mengantisipasi hal itu, Bima mengatakan tengah mempersiapkan fitur tambahan pada sistem CAT BKN yakni face recognition.
&amp;ldquo;Face recognition yang diperuntukkan untuk mengidentifikasi peserta yang melakukan ujian, sehingga dapat meminimalkan adanya percaloan dalam pelaksanaan ujian,&amp;rdquo; ungkapnya.
Seperti diketahui pada seleksi CPNS 2019 yang dilaksanakan tahun lalu terjadi praktik kecurangan terjadi dalam pelaksanaan tes seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS. Dimana kecurangan tersebut ditemukan dalam aksi perjokian.
Baca Juga: Daftar Lowongan CPNS dan PPPK 2021, dari Penjaga Tahanan hingga Perawat
 
Kecurangan ini terjadi di titik lokasi tes SKB CPNS Kantor Regional (Kanreg) BKN Medan. Aksi ini dilakukan oleh oknum PNS Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan berinisial EW (37). VS (33) si pelamar CPNS merupakan sepupu EW yang melamar menjadi guru di instansi Pemerintah Kota Pematangsiantar.VS disebut EW sebagai saudara sepupu. Pada Rabu (23/09/2020) EW dan  VS tiba di Kantor Regional VI BKN Medan Sunggal dengan pakaian hitam  putih layaknya peserta ujian pada umumnya. Saat melakukan pemeriksaan,  panitia menemukan gelagat yang mencurigakan di antaranya tampak dari  kehadiran EW saat injury time dan langsung ke ruang ujian tanpa lebih  dahulu registrasi pin.
Akhirnya pihak BKN Medan meminta kerja sama pihak Kepolisian Medan  Sunggal untuk mengusut kecurigaan tersebut. Awalnya kedua oknum tersebut  tidak mengakui perbuatannya. Setelah diperiksa lebih lanjut, EW dan VS  mengakui tindakan tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
